Slider[Style1]

PSKQ dalam Liputan

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Style6

Style7

Style8

Style9

Assiry gombal mukiyo, 28 Oktober 2014

Betapa hebatnya manusia, sukses, tingginya kadar intelektualitasnya, kekuasaan yang luas dan bahkan mapan dalam sisi karir, tak pantas bersombong atau takabbur. Semuanya berpuncak pada kekuasaan Allah. Allah yang menentukan semuanya, manusia hanya berikhtiar dan berseru.

Hidup sukses atau simpelnya yang bisa bahagia itu seperti apa?
Kebanyakan manusia melihat kesuksesan terletak pada materi( benda) jabatan ,kedudukan dan kekayaan .
Padahal jika kita betul-betul berhasil dan sukses secara hakiki, maka kita pasti melewati duka suka, duka lara berulang -ulang dan berputar berkali -kali. Agar kita tahu fase -fase tersebut adalah tangga menuju ma'rifat kita kepada Allah bahwa Dialah sumber kebahagiaan yang sempurna dan hakiki.

Apabila manusia telah merasa mampu menemukan sesuatu, mengadakan yang tak ada, menciptakan sesuatu, dan berkat itu ia menjadi seniman Nobel, doktor akademik atau sarjana kehidupan, maka karya-karyanya, kata-katanya, lukisannya, musiknya, tak bisa disebut semuanya adalah miliknya (hamba) melainkan berkat kasih karya Allah semata. Kalau kita membaca karya itu, kita membaca karya Allah. Kalau kita dengarkan ia baca Tilawah Al Quran yang merdu, itu kemerduan Allah. Kalau kita nonton pameran lukisan, patung, atau melihat indahnya torehan warna yang padu-padan dengan harmoni dari komposisi kaligrafi yang indah hakikatnya kita nonton lukisan keindahan Allah.

About Elsya Vera Indraswari

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung di Pesantren Seni Kaligrafi Al Quran, silahkan meninggalkan pesan, terima kasih


Top