Slider[Style1]

PSKQ dalam Liputan

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Style6

Style7

Style8

Style9


Assiry, 1 November 2013


Tidak ada satu peristiwa apa pun dalam kehidupan yang dihuni oleh manusia ini yang tidak bersifat hijrah. Seandainya pun ada benda yang beku, diam dan seolah sunyi abadi: ia tetap berhijrah dari jengkal waktu ke jengkal waktu berikutnya.Orang jualan celana dalam menghijrahkan dagangannya ke pembelinya, dan si pembeli menghijrahkan uang ke penjual CD tersebut. Orang buang ingus, buang air besar, buang kentut,buang pacar nakal,melakukan transaksi, banking, ekspor impor, suksesi politik, revolusi, apapun saja, adalah hijrah.Inti ajaran Islam adalah hijrah. Icon Islam bukan Muhammad,melainkan hijrah. Muhammad hanya utusan, dan Allah dulu bisa memutuskan utusan itu Lek Harsono atau Mbah Waginah tanpa ummat manusia men-demo Tuhan kenapa bukan Muhammad yang dijadikan sebagai Rasul atau utusan. Oleh karena itu hari lahirnya Muhammad saw. Tidak wajib diperingati. Juga tidak diletakkan sebagai peristiwa nilai Islam. Hari lahir Muhammad kita ingat dan kita selenggarakan peringatannya semata-mata sebagai peristiwa cinta dan ucapan terima kasih atas jasa-jasanya melaksanakan perintah Tuhan.


12 Rabiul Awal sebagai hari kelahiran Nabi bukan sebagai hari besar Islam sebagaimana Natal bagi ummat Kristiani. Sekali lagi, itu karena Islam sangat menghindarkan ummatnya dari kultus individu. Wajah Muhammad tidak boleh di lukis meskipun saya pernah melukis wajah tetangga saya yang kebetulan juga bernama Muhammad dan itu tidak dilarang agama. Nabi kita Muhammad bukan founding father of islam. Muhammad bukan pencipta ajaran, melainkan pembawa titipan. Tahun Masehi berdasarkan kelahiran Yesus Kristus, sementara Tahun Hijriyah berdasarkan peristiwa hijrah Nabi. Hijrah adalah pusat jaring nilai dan ilmu. Dari gerak dalam fisika dan kosmologi hingga perubahan dan transformasi dalam kehidupan sosial manusia. Manusia Muslim tinggal bersyukur bahwa wacana dasar hijrah sedemikian bersahaja, bisa langsung dipakai untuk mempermatang cara memasak makanan, cara menangani pendidikan anak-anak, cara mengurus organisasi dan negara.Hijrah Muhammad saw. dan kaum Anshor ke Madinah, di samping merupakan pelajaran tentang pluralisme politik dan budaya, juga bermakna lebih esoterik dari itu
Peristiwa Isra' Mi'raj misalnya, bisa dirumuskan sebagai peristiwa hijrah, perpindahan, atau lebih tepatnya transformasi, semacam proses perubahan atau 'penjelmaan' dari materi ke (menjadi) energi dan ke (menjadi) cahaya.Sebenarnya sederhana saja. Kalau dalam ekonomi: uang itu materi, kalau diputar atau dihijrahkan atau 'dilemparkan' maka menjadi energi. Itu kejadian isro' namanya. Tinggal kemudian enerji ekonomi itu akan digunakan (dimi'rajkan) untuk keputusan budaya apa. Kalau sudah didagangkan dan labanya untuk beli motor: motornya dipakai untuk membantu anak sekolah atau sesekali dipakai ke tempat pelacuran atau mboking PK seperti budaya pemuda sekarang yang makin marak dan memprihatinkan.Di dalam teknologi, tanah itu materi. Ia bisa dihijrahkan menjadi genting atau batu-bata. Logam menjadi handphone, besi menjadi tiang listrik, atau apapun. Tinggal untuk apa atau ke mana mi'rajnya.Peristiwa isro' bergaris horisontal. Negara-negara berteknologi tinggi adalah pelopor isro' dalam pengertian ini.Pertanyaannya terletak pada garis vertikal tahap mi'raj sesudahnya. Kalau vertikal ke atas, berarti transform ke atau menjadi cahaya. Artinya produk-produk teknologi didayagunakan untuk budaya kehidupan manusia dan masyarakat yang menyehatkan jiwa raga mereka dunia akhirat. 

Kalau garis vertikalnya ke bawah, berati transform ke atau menjadi kegelapan. Kondom di produksi besar 2an di distribusikan keseluruh penjuru bumi,dengan dalih alt kpntrasepsi dan mencegah aids tapi faktanya justru akhrnya di salh gunakan ank 2 muda untuk free sex. Kita bisa dengan gampang menghitung beribu macam produk teknologi isro' pemusnah manusia, perusak mental dan moral masyarakat.Dalam pengertian umum dan baku selama ini, Isra' Mi'raj selain merupakan peristiwa besar dalam sejarah, namun pada umumnya berhenti sebagai wacana dongeng, dan belum digali simbol-simbol berharganya atas idealitas etos tranformatif.Dalam kehidupan sehari-hari, sesuai dengan rumus di atas, segala sesuatu yang menyangkut kehidupan manusia-baik dibidang ekonomi, politik, sosial budaya dan sebagainya-terjadi secara berputar membentuk bulatan. Yang sehari-hari sajapun: badan kita (materi), tentu, jika tidak diolah-ragakan (dienergikan), mengakibatkan tidak sehat. Tidak sehat adalah kegelapan.Setelah badan kita sehat dan menyehatkan, lantas dipergunakan untuk kegiatan yang baik, yang memproduk cahaya bagi batin kehidupan kita, serta bermanfaat seoptimal mungkin bagi sesama manusia dan alam-lingkungan.

Tidak usah yang rumit -rumit lah, anda mngumpulkan sampah kemudian sampah itu kita hijrahkan mnjadi pupuk ,itu sudah bisa memberikn nilai 2 kmnfaatan bagi manusia.Asal jangan kemudian anda tadi ke masjid jumatan bawa sandal butut kemudian karena terobsesi dengn hijrah yg baik, lantas sandal butut anda tukar dengan sandal yang baik, jika ditanya "kenapa anda menukar sandal butut dengan sandal kulit yang mahal?"... dengan yakin dan tegas anda mnjawab" Ini namanya hijrah yang baik pak"..........heuheuheuheu....diheningnya siang terdengar suara,
Pluakkkkkkkkk........memar .hiiiiiiiiiiiiio


About Elsya Vera Indraswari

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung di Pesantren Seni Kaligrafi Al Quran, silahkan meninggalkan pesan, terima kasih


Top