Slider[Style1]

PSKQ dalam Liputan

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Style6

Style7

Style8

Style9


1. Labolatorium Multimedia
Seiring dengan berkembangnya teknologi komunikasi dan informasi (TIK), dunia kini memasuki era digital. Lembaga pendidikan sebagai dunia mempersiapkan generasi yang akan menjadi pemain di dunia masa depan, dituntut untuk membekali mereka dengan kemampuan teknologi tersebut.
Maka, sebuah lembaga pendidikan memerlukan media yang mendukung dalam pengadaan TIK. Pengajaran terkait TIK akan sangat menarik jika dapat terhubung langsung dengan internet.
Pesantren Seni Kaligrafi Al Quran PSKQ telah mengajarkan dan mewajibkan para santrinya menguasai teknologi komputer dan desain grafis sebagai unsur pendukung dalam membuat karya lukisan dan iluminasi, sejak permulaan berdirinya. Saat itu, pesantren telah memfasilitasi para santri dengan labolatorium komputer yang menjadi pusat kegiatan TIK meskipun belum mencukupi untuk kebutuhan santri secara maksimal.
Kini, ruang-ruang labolatorium komputer tersebut telah terkoneksi dengan internet sebagai penghubung dengan dunia global.

2.Perpustakaan Mini
“Maju, maju, maju! Ya, awas hati-hati! Okeh…” terdengar suara seperti tukang parkir. Sebenarnya, yang terjadi bukanlah seperti itu, namun itulah suara komando dari seorang pengurus OS-PSKQ (Organisasi Santri Pesantren Seni Kaligrafi Al Quran PSKQ) yang tengah mengkomando teman-temannya sesama pengurus dalam mengangkat almari dan beberapa peralatan lain milik bagian perpustakaan. hari Jum’at (9/06/2012) itu, semua pengurus OSDC dan koordinator pramuka bergotong royong memindahkan inventaris perpustakaan ke ruangan baru.
Di bawah bimbingan Ustaz Assirry, semua pengurus terlihat kompak dalam bersinergi. Hal ini patut diacungi 2 jempol. “Senang banget, semua pengurus bisa ikut berpartisipasi. Satu dengan yang lainnya tidak saling mengandalkan. Inilah arti penting dari berorganisasi. Tidakbisa dibawa dan digotong sendiri, yak arena adanya organisasi jadinya beramai-ramai. Tetap semangat dan pertahankan kekompakan pengurus!!!” kata Aziz Kurniawan, ketua PSKQ
Kekompakan penggurus dalam kegiatan ini juga mendapat acungan jempol dari para ‘kutu buku’. Dengan perpindahan ini, mereka mengharapkan akan dapat berlama-lama dan berkutat dengan buku dengan lebih nyaman dan aman.
“Alhamdalillah, sekarang perpustakaan sudah jauh lebih menarik. Dengan tempat yang strategis, bisa lebih sering dan bolak-balik buat pinjam buku nih”.
Menurut keterangan Ustadz Assirry, maksud dari perpindahan buku-buku ini (perpustakaan) sendiri sebagai bentuk pelayanan kepada para santri. Diharapkan, dengan pelayanan yang baik itu akan berakibat kepada meningkatnya jumlah pengunjung. Jika pengunjung meningkat, bukankah itu tandanya minat baca buku santri PSKQ meningkat.
“Alhamdulillah, akhirnya perpustakaan kita lebih baik. Mudah-mudahan bukunya lebih aman dan mudah dikontrol. Insya Allah kita juga akan tambah berinovasi dan kreasi untuk kemajuan perpustakaan ini”

3. Asrama Santri Putra dan Putri
Asrama santri putra dibangun sejak awal berdirinya pesantren, yang menampung kurang lebih 50 santri, untuk setiap tahunnya .sementara asrama putri terpisah jauh kira –kira 500 m,dari asrama putra ini diharapkan tidak terjadi kontak secara langsung antara santri putra dan santri putri. Asrama santri putri menampung kurang lebih 20 santriwati, pesantren masih terus mengupayakan untuk pembangunan sejumlah tempat asrama dan ruang praktek Al Qolam melukis dan gedung kreasi santri, untuk itu bagi para dermawan bisa menyalurkan infaqnya ke pesantren bisa berupa material atau sumbangan dana.
4. Kamar Mandi Putra dan Putri
Kamar mandi santri sengaja terpisah antara santri putra dan santri putri, kamar mandi putra terdiri dari 3 kamar, dan kamar mandi putri terdiri dari 3 kamar, dan sekarang dalam tahap penambahan fasilitas bangunan kamar mandi baik putra maupun kamar mandi putri.

5. Ruang Belajar Santri Putra dan Putri.
Ruang belajar santri putra dan putri di jadikan satu gedung Al-Qolam untuk memudahkan proses belajar mengajar dengan posisi santri putra di depan dan santri putra di belakang untuk koreksian dan evaluasi santri putri di sediakan ruang khusus, terpisah dengan santri putra.

6. Asrama Ustaz (Pembimbing)
Asrama guru terdiri dari 3 kamar, untuk ustadz (pembimbing), dan yang lainnya untuk tamu atau wali santri yang kebetulan menginap di pesantren.

7. Gedung Ekspresi Santri
Gedung dengan gaya bangunan etnik dan bambu, dengan nuansa alam (back to nature)
Menambah keasyikan para santri dalam menorehkan kuas dan kalam mengolah berbagai gaya kaligrafi dan lukisan,

8. Masjid
Masjid terletak di sebelah Selatan asrama santri putra, untuk santri putri tidak di wajibkkan untuk jamaah di masjid, dan melakukan solat berjamaah di asrama putri, khusus untuk mernjalankan aktivitas sholat dan qiyamul lail.

9. Syahadah / Ijazah (Bukti Kelulusan)
Syahadah / Ijazah hanya di berikan kepada santriwan-santriwati setelah menyelesaikan program diklat setahun dengan mengikuti program PPL (praktik pesantren lapangan) selama 2 minggu dan memberikan buku kenangan buat perpustakaan pesantren sekaligus membuat kenang-kenangan untuk pesantren (kolektif). Syahadah/ijazah terdiri dari:
  1. Ijazah kaligrafi murni bagi yang mengikuti diklat setahun
  2. Ijazah seni murni bagi yang mengikuti program tersebut
  3. Piagam penghargaan/sertifikat bagi program kilat Ramadhan
  4. Ijazah kaligrafi murni bagi yang mengikuti diklat 6 bulan
  5. Bagi santri diklat yang mengikuti PPL (praktik pesantren lapangan) juga mendapatkan sertifikat dari pengurus masjid yang bersangkutan yang ditanda tangani oleh pengurus masjid dan pimpinan pesantren seni kaligrafi Al-Quran

About Muhammad Assiry

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
This is the last post.

No comments:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung di Pesantren Seni Kaligrafi Al Quran, silahkan meninggalkan pesan, terima kasih


Top