Slider[Style1]

PSKQ dalam Liputan

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Style6

Style7

Style8

Style9

PAMERAN KALIGRAFI JUARA NASIONAL, ASEAN & INTERNASIONAL DI ARJUNA REST &ASSIRY GALLERY KUDUS, JATENG.INDONESIA

Assiry gombal mukiyo, 29 Januari 2015


Dalam beberapa ungkapan kaligrafi juga disebut dengan istilah "art of Islamic art" artinya seninya seni Islam. Hal ini menggambarkan kedudukan kaligrafi yang lebih tinggi dari seni-seni Islam yang lainnya.

Dengan maraknya kaligrafi ini, maka bermunculan pula lomba-lomba kaligrafi, baik yang hanya berskala Sekolah, daerah bahkan nasional. Seperti MKQ (Musabaqah Khattil Qur’an ) pada MTQ, lomba Kaligrafi pada MTQ Mahasiswa, POSPENAS (Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Nasional), dan banyak lagi event-event lainnya.

Kaligrafi juga dilombakan pada ajang tingkat ASEAN, yaitu Peraduan Menulis Khat ASEAN di Brunai Darussalam yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali yang terakhir event ini diadakan pada 2006. Lomba Kaligrafi Internasional di Turki yang diadakan empat tahun sekali juga lomba Kaligrafi Internasional yang diadakan 3 th berturut -turut oleh negeri jiran Malaysia.

Pameran atau gelar karya Kaligrafipun tak kalah semakin binal menarik perhatian publik. Inilah juga moment yang sangat syahdu bagi Arjuna Rest & Assiry Gallery dengan berkesempatan mennggelar 40an lebih karya Kaligrafer Juara 1 tingkat Nasional, Juara 1 tingkat Asean, dan juara Internasional.

Para Seniman kaligrafi tersebut adalah Ustaz Haji Purwanto Zain S.Pdi Juara Kaligrafi tingkat Nasional, Ustaz Nukman santri senior PSKQ Modern sekaligus guru pengajar kaligrafi di PSKQ yang akan menampilkan karya LAUHAH kertas Muqohhar dengan Khath Tsulust inilah karya pameran Kaligrafi pertama di Indonesia yang menampilkan karya Lauhah.

Saya sendiri Assiry gombal Mukiyo juga menyuguhkan 20 an karya terbaru 2015. Ada juga beberapa karya santri Senior lainnya seperti Mas Muallimin dan sebagian karya santri angkatan2014/ 2015.

Pembukaan pameran Kaligrafi tersebut akan dibuka Besok siang Jumat 30 Januari 2015, Pukul 14.00 WIB oleh Bupati Kudus itupun jika tidak berhalangan hadir. Juga Insya Allah dihadiri oleh Dinas dari Kabupaten Kudus beserta jajarannya dan masyarakat umum.Acara tersebut diramaikan dengan Life Music dan Ceramah Budaya.

KALIGRAFI MASJID PT.INDONESIA CHEMI-CON CIKARANG. 2015



By CV.Assiry Art.
Tampak beberapa item karya CV.Assiry art. Goresan Tsulust oleh Mas Muallimin Santri PSKQ Modern Angkatan 2011. Motif illuminasi Ahmad Ainun Najib Santri PSKQ Modern angkatan 2013 dan Bang Rio Santri PSKQ Modern angkatan 2014.
Menebar virus-virus kaligrafi makin menggila.
www.assirykaligrafimasjid.com

KEMBANG API TANDA DIBUKANYA RESTO ARJUNA & ASSIRY GALLERY

Assiry gombal mukiyo, 25 Januari 2015



Jumat malam sabtu 23 Januari 2015. Adalah hari yang sangat mengharukan bagi saya, betapa tidak sebagian temen -temen yang saya undang maupun tidak berbondong -bondong datang untuk menikmati hidangan alakadarnya. Istilah "wong njowo" netepi syarat atau sebagai syarat saja bahwa Resto PSKQ Modern yakni Arjuna Rest & Assiry Gallery resmi telah dibuka untuk umum.
Semoga dimudahkan Allah Amiiin.

Illustrasi:
÷ kembang api waktu tengah malam.
÷Ustaz Agus Al Hafiz sedang memotong ayam jawa ingkung 3 ekor dengan dihadiri ketua Rt / Rw dan tokoh masyarakat setempat.
÷Aksi narsis dan cantik temen -temen karyawan Resto Taman " Arjuna Rest & Assiry Gallery".

MEMBELI KARENA INGIN MEMBERI

Assiry gombal mukiyo, 24 Januari 2015

Di Indonesia, manusia miskin masih sangat banyak jumlahnya. Setiap Pemimpin di negeri ini hampir sudah bisa dipastikan memberikan informasi yang cenderung subyektif dengan berkurangnya rakyat yang miskin ketika dipimpin oleh Presiden tertentu. Biar seolah -olah membuktikan kinerjanya telah berhasil.Apalagi di kota-kota besar, kaum miskin kota berserakan di seluruh penjuru. Negara belum bisa menyejahterakan mereka, walaupun saya optimis pelan namun pasti negara akan memperhatikan mereka.

Saya sangat jarang ngopi di mall-mall kecuali kalau ketemu dengan teman. Sekarang malah tidak perlu jauh -jauh karena saya bisa ngopi semaleman sambil melukis di Arjuna Test & Assiry Gallery di sebelah barat UMK ( Universitas Muria Kudus).

Kalau saya sedang sendiri , menu makan saya selalu warteg dan minum seadanya, kesukaan saya adalah jus buah 5 ribuan dipinggir jalan.Namun ketika bertemu dengan kakek-kakek renta yang berjualan hingga malam hari atau ibu-ibu pemulung yang mukanya hitam mengkilat, saya selalu berusaha mengulurkan tangan dengan memberi 10 sampai 50 ribu bahkan terkadang saya kasih lebih dari itu. Saya jarang sekali memberi pengemis, karena saya memberi kadang cenderung suudzon. Karena saya tahu banyak di antara mereka cuma malas bekerja.

Bukan berarti saya dermawan. Saya hanya kagum atas perjuangan para wanita-wanita tangguh yang berpeluh berdarah menghidupi keluarganya, saya merasa menjerit dan meraung -raung hati saya ketika teringat persis betapa perjuangan ibu saya ketika saya masih kecil bekerja dari pagi hari hingga larut malam sebagai pedagang kecil di Pasar itupun tidak memiliki lapak.

Kalau Bapak bekerja keras di sawah, biasanya sebagian hasilnya baru setelah 3 bulan sekali bisa panen padi dan punya uang. Sehingga tanpa peran Ibu mungkin saya dulu tidak bisa sekolah minimal SMA. Betapa perjuangan mereka adalah "madu" untuk masa depan saya sekarang ini.

Saya sering sesenggukan sendiri dan berlinang air mata ketika seorang kakek paruh baya didepan dagangan lusuhnya yang sebetulnya tidak memungkinkan lagi untuk mencari nafkah tapi dengan kondisi fisiknya yang renta tetap saja bekerja dan tidak menjadikan keadaannya sebagai pembenaran atas dirinya untuk mengemis.

Kepada merekalah kita harus membantu walaupun sedikit, yang punya keperkasaan jiwa untuk tidak mengemis. Mereka berdagang apapun dan memulung apapun, di tengah terik mentari dan derasnya hujan. Belilah dagangan mereka walau kita tidak butuh, hanya untuk sekedar alasan untuk memberi mereka sedikit bantuan agar mereka tidak malu diberi uang tanpa berbuat apa-apa.

Uang 20 ribu atau bahkan 30 ribu mungkin tidak ada apa-apanya buat kaum menengah dan berpendidikan di kota-kota besar, digemerlapnya kota yang menyilaukan rasa humanisme yang mulai bias. Harga kopi Starbucks pun lebih mahal dari itu. Tapi uang itu akan sangat berharga bagi mereka.

Duh Gusti.....Sebagaimana saya pernah melihat seorang Ibu pemulung dan anaknya yang hanya membeli sayur seribu rupiah di warteg karena tidak mampu membeli nasi dan lauk lainnya.Jika anda semua para kaum menengah dan berpendidikan berempati kepada mereka, niscaya kemanusiaan akan terasa lebih indah adanya. Negara memang belum mampu merawat rakyatnya, tapi sesama manusia kita harus merawat kemanusiaan kita.

ISLAM KAFIR YANG ISLAMI

Assiry gombal mukiyo, 24 Januari 2015

Sebuah studi oleh Professor Hossein Askari dari George Washington University atas 208 negara dunia tentang negara paling Islami di dunia malah memunculkan semua negara kafir di kategori negara yang paling Islami. 32 negara teratas adalah negara non muslim dan negara islam yang paling atas cuma di peringkat 33 yaitu Malaysia. Itupun Malaysia sebagaimana kita tahu korupsinya masih cukup parah, penghormatan atas minoritasnya masih kurang, dan negara setengah sejahtera belum setingkat Eropa Barat atau Amerika Serikat atau Asia Timur.

Peringkat pertama negara Islami adalah Irlandia, disusul Denmark, Luxembourg, Selandia Baru, dan seterusnya.Bahwa tujuan sebuah negara itu bukan negara Islam, tapi negara yang islami haruslah disadari. Negara islami yang rahmat bagi semesta alam, yang melindungi kaum lemah, yang minim korupsi, yang amanah mengemban daulat rakyat.Sehingga tampak jelas sudah bahwa negara Islam atau yang mayoritas penduduknya Islam harus mengejar ketertinggalannya secepat mungkin. Dan juga tampak jelas bahwa keislaman tanpa disertai dengan usaha sistemik untuk mengurangi korupsi, menebarkan kesejahteraan, dan tentunya pengelolaan baitul maal (pajak) yang adil dan merata akan justru mempermalukan Islam itu sendiri, karena dalam penyelenggaraan negara tidak ada nilai-nilai Islam yang kelihatan.

Sungguh tiada berguna Alquran, Hadits, dan ribuan masjid bersahut-sahutan menyerukan Allahu Akbar jika rahmatallilalamin tak nampak dalam kehidupan sehari-hari dan negara dalam keadaan anarki. Ini tugas semua umat Islam dan penelitian ini seharusnya menjadi cambuk agar kesadaran itu membahana di dada semua umat Islam beserta para pemimpinnya yang sudah terlalu lama berbangga-bangga atas Islam tapi sejatinya menginjak-injak nilai Islami di kubangan lumpur peradaban.

BERKUNJUNG KE PESANTREN SALAFIYYAH "ARIS"

Assiry gombal mukiyo, 24 Januari 2015




Al Hamdulillah siang tadi sekitar Pukul 10.00 wib, saya di undang secara langsung oleh KH.Khafidzin Pengasuh pesantren Salafiyyah "ARIS".

Dalam pertemuan tersebut KH.Khafidzin Selaku pengasuh ribuan Santri Putri Pesantren Salafiyyah tersebut meminta saya untuk mengajar kaligrafi di Pesantren Putri Aris. Itu agenda yang pertama. Seketika itu saya langsung shok. Ya membayangkan saja mengajar Kaligrafi dengan beberapa puluh santri di PSKQ Modern kudus Jateng saja sudah repot apalagi ini, mengajar Kaligrafi Ribuan Santri Putri, ini yang membuat saya shok, shok karena terasa muda kembali...heuheuheu...

Agenda kedua saya diminta oleh KH. Khafidzin untuk mendekorasi Motif GRC Kerawangan untuk Masjid Jami Al Muttaqin kaliwungu, Jateng, Nah ini yang asik.

Menebar virus-virus kaligrafi dimana -mana, sekarang memasuki wilayah basis Pesantren Salaf terbesar di Kaliwungu Jateng.

Illustrasi:
-Bersama Bp KH.Khafidzin saya ngintil dibelakang beliau, saat ditunjukkan ribuan santriwati Pesantren ARIS yang menunggu saya.

KALIGRAFI MASJID DARUL ILMI UMK ( UNIVERSITAS MURIA KUDUS)

Assiry gombal mukiyo, 23 Januari 2015



Salah satu karya Master Piece CV.Assiry art adalah karya Kaligrafi GRC di Masjid Kampus Universitas Muria Kudus ( UMK) yang dikerjakan pada TH.2010.

Masih tampak megah dan cantik illuminasi GRC dan Kaligrafi timbul yang ditorehkan oleh art team works Cv.Assiry art. Kemarin waktu Gladi Resik Resto PSKQ "Arjuna Resto & Assiry Gallery" saya mampir Sholat berjamaah di Masjid tersebut karena kebetulan lokasinya sangat dekat dengan Resto.
Dengan konsep desain Minimalis Modern karya Kaligrafi di Masjid UMK tersebut terlihat lebih simple dan anggun.

Karya ini menyimpan segudang peluang sehingga mengantarkan saya dengan beberapa Masjid di Kementerian RI di Jakarta. Banyak sekali kenangan saat proses pengerjaannya, sehingga setelah selesai karya tersebut Alhamdulillah menjadi acuan beberapa Masjid di wilayah Kudus, Pati, Jepara, Demak dan sekitarnya.

Bahkan beberapa hari lagi team Cv.Assiry Art akan mengerjakan kembali desain dengan konsep Kaligrafi Minimalis Modern serupa dengan desain karya Kaligrafi Masjid Darul Ilmi UMK Kudus Jateng. Meskipun serupa tapi saya pastikan tidak sama hasilnya. Kami hanya mengiyakan karena konsep desain tersebut justru yang diinginkan oleh DKM Masjid An Nur di Gembong Pati, Jateng.

Yang terpenting sebenarnya adalah bukan konsep desainnya yang sama dengan karya -karya Cv. Assiry Art di Masjid Kampus UMK tersebut, tetapi saya sebagai Art Directur Cv. Assiry Art tentu akan memberikan hasil karya terbaik di Masjid Annur Gembong Pati tetap sebagai karya perdana bukan karya tiruan dari karya -karya saya sebelumnya.

Semoga selalu bisa menaburkan keindahan dan menebar virus -virus Kaligrafi yang meneduhkan jiwa dimanapun berada.Amiin.

Illustrasi:
-Salah satu karya fenomenal Cv. Assiry Art 2010. Saya katakan karya fenomenal karena banyak sekali beberapa team kaligrafi di internet ( Mbah Google), yang mengklaim dan mengaku ini sebagai karya group -group kaligrafi tertentu tersebut. Saran saya hargailah hak cipta atas kekayaan dan kreatifitas karya orang lain dengan tidak mengakui sebagai hasil karya sendiri.
Kunjungi lapak kami di: www.assirykaligrafimasjid.com

PURITANISME AGAMA

Assiry gombal mukiyo, 22 Januari 2015

Gejala cukup mengkhawatirkan keberagamaan di Indonesia sekarang ini adalah gejala puritanisme. Celakanya ini tidak hanya terjadi di agama Islam, tapi juga di agama Hindu dan Kristen.Yang beragama Islam berlomba-lomba menjadi kearab-araban, dan lambat laun meninggalkan Islam nusantara yang lebih fleksibel dan sinkretis. Padahal Islam nusantara inilah yang bisa menjadi alternatif dari Islam gersang dari Arabia yang menjadi momok kemanusiaan dengan menjadikan Islam sebagai agama anti seni, anti kemajuan, sekaligus anti emansipasi perempuan.

Yang beragama Hindu juga berlomba-lomba menjadi keIndia-indiaan, padahal Hindu nusantara yang sinkretis adalah peradaban indah yang sedikit banyak menetralisir kejahatan Hindu India. Hindu nusantara yang toleran dan bahkan sinkretis dengan Buddha dan budaya lokal telah menjadi kekuatan kejayaan masa lalu nusantara.

Yang beragama Kristen pun sama, bertaburan Kristen-Kristen fundamentalis yang anti sosial dan membentuk enklave-enklave yang tercerabut dari keseharian masyarakat kebanyakan seperti Mawar Sharon, Bethany, Pentakosta, dsb. Padahal Kristen Nusantara seperti Katolik Jawa atau Protestan Batak yang menyatu dengan adat adalah alternatif jauh lebih baik dari puritanisme global perkotaan.

Gejala puritanisme ini juga menggerogoti toleransi antar umat beragama, dimana masing-masing agama semakin menjauhkan diri dari matriks-matriks pertemuan peradaban dengan agama lainnya. Apalagi sejatinya , Kristen itu bukan Barat, Hindu itu bukan India, sebagaimana Islam juga bukan Arab. Sayangnya orang Indonesia sudah mulai lupa bahwa agama itu input, bukan output. Agama itu membantu budaya, bukan budaya tunduk pada agama.

Apalagi kini telah datang genre puritanisme baru yang coba mengoyak kembali kebhinekaan negeri ini. Islamic State of Iraq and Sham/Syria (ISIS) namanya. Kendati saya sangat tidak setuju label Islamic yang digunakan mereka. Sebab saya yakin, Islam tak pernah mengajarkan pengikutnya untuk membunuh rasa kemanusiaan agama manapun.

Dari titik ini saya sadar, betapa isu keberagama(a)n senantiasa krusial dan relevan untuk diamalkan dalam setiap relung zaman. Sebab itu, izinkan saya menulis sepucuk risalah pada Anda tentang toleransi. Tentang kebhinekaan. Tentang warna-warni Nusantara ke depan yang kini nasibnya kian tak kunjung terang. Tentang tenun kebangsaan yang sudah dirajut dan dirawat hingga kini dengan peluh dan nanah oleh para founding father’s negeri ini kini makin terkoyak.

Dalam relung hati terdalam, sungguh mengiris kalbuku. "Duh Sembok -sembok!".

BUKA REST0" ARJUNA REST& ASSIRY GALLERY" BELAJAR DARI OM BOB

Assiry gombal mukiyo, 22 Januari 2015

Bob Sadino banyak menginspirasi gaya bisnis dan usaha kecil yang saya geluti dari mulai Usaha Resto yang sedianya saya buka ( Grand Opening) besok hari jumat malam ( malam Sabtu) dengan mengundang beberapa Band Papan Atas dan Bawah pada tanggal 23 Januari 2015, usaha CV.Assiry Art, dan clothing maupun yang lainnya. Disambung Pameran Kaligrafi tgl 27Januari juga sengaja saya tempatkan di Resto Arjuna biar makin "mak nyus" bisa makan -makan sambil menikmati kepuasan bathin dengan karya -karya kaligrafi yang indah nan menawan.

Om Bob Sapaan akrabnya mengaku mendapatkan ilmu bisnis di "jalanan", bukan di bangku kuliah. Dari "ilmu jalanan" itu, menurut dia, wirausaha adalah sesuatu yang dilaksanakan, bukan dibicarakan atau didiskusikan.

Saya sangat sependapat dengan Om Bob bahwa Kita tidak perlu menanyakan prospek usaha yang kita geluti. Yang penting jalankan saja dulu. Prospek itu tidak perlu dibicarakan. Prospek itu dilakukan, bukan dipikir, dilamunkan, begitulah yang menjadi rujukan dan kunci sukses Om Bob berbisnis.Itupun yang saya lakukan, meskipun masih sangat pemula tapi saya begitu menikmatinya karena saya senang dengan apapun bisnis yang saya jalani.

Sementara itu, sebagian besar orang berlomba-lomba mengejar gelar dari berbagai perguruan tinggi, Bob mengaku beruntung tidak lama tinggal di kampus.Bob bercerita, jika berkuliah, ia tak akan menjadi seperti sekarang. Ia dikenal sebagai wiraswasta sukses, manajer kawakan, dan sesekali menjadi pemain film.
Menurut dia juga, di kampus, mahasiswa ibarat pemulung. Mereka memunguti barang-barang yang kemudian memenuhi otak.

"Akhirnya, itu menjadi sampah di otak Anda. Maka, makin belajar, jadi semakin penuh,".
Bob yang lahir di Tanjungkarang, Lampung, 9 Maret 1933, dikenal sukses sebagai pengusaha agrobisnis. Ia adalah pemilik PT Boga Catur Rata, PT Kem Foods, dan PT Kem Farm.
Semoga selalu menjadi inspirasi, semoga Om Bob damai di Surga.amiin

KEMUNAFIKAN BELANDA

Assiry gombal mukiyo, 22 Januari 2015

Diluar ketidaksetujuan saya atas adanya hukuman mati, Belanda ini menurut saya sangat munafik dan "ndeso" karena menarik duta besarnya.

Singapura dan Malaysia juga melaksanakan hukuman mati, warga Belanda juga ada yang dihukum mati disana, lalu apa mereka menarik dubesnya? Mentang-mentang Indonesia negara berkembang sok-sokan mengancam.

Jokowi termasuk Pemimpin yang berani ketika menolak permintaan Raja dan Perdana Menteri Belanda dan juga Presiden Brazil dengan resiko hubungan bilateral memanas. Terutama menurut saya Belanda sekali-kali harus ditampar dan "diplonco" karena faktanya bahwa kesombongan mereka atas sejarah masa lalu bahkan tidak meminta maaf atas genosida Belanda di Indonesia adalah jauh lebih memuakkan daripada hukuman mati atas produsen narkoba skala besar.

Belanda perlu belajar menghormati bangsa lain sebelum minta dihormati.

BILL GATES

Assiry gombal mukiyo, 22 Januari 2015


Dalam Al-Qur'an, kalau anda beramal sebaiknya secara terbuka kalau tujuannya untuk menginspirasi orang lain untuk berbuat yang sama ' Bill Gates
  1. Sang agnostik Bill Gates ternyata lebih kenal Islam daripada orang Islam sendiri
  2. Bill Gates juga mirip Nabi Muhammad yang menyerahkan hampir semua hartanya ketika meninggal, mana ada orang Islam yang mau mencontoh Nabi Muhammad dalam soal harta
  3. Kalau Nabi Muhammad masih hidup, Bill Gates pasti jadi sahabat dekatnya,sedangkan orang Islam malah jadi musuhnya Nabi Muhammad karena kelakuannya mirip Quraisy...
  4. Sekiranya orang seperti Bill Gate, yakni orang “kafir” yang berakhlak baik, dilaporkan kepada kita, kita pasti akan mengatakan bahwa ia langsung masuk neraka. Kita bahkan akan menaruh kecurigaan besar kepadanya. Kita akan bergumam: Kasihan ya, walaupun berakhlak baik mereka tetap saja masuk neraka, karena tidak masuk Islam. Tapi ketika anak perempuan Hatim al-Thayy yang kafir dihadapkan kepada Nabi, Rasulullah Muhammad SAW. membebaskannya karena penghormatannya kepada akhlak bapaknya yang mulia. Nabi saw, mungkin akan menggumamkan dalam hatinya seperti yang dikutib dalam Al-Quran: "Innallaha yuhibbul muhsinin".

HARLAH PSKQ MODERN & ULANG TAHUN ANAKKU KE 8

Assiry gombal mukiyo, 18 Januari 2015




Tak ada yang bisa aku kadokan kecuali ucapan “selamat ulang tahun, di hari ulang tahunmu wahai anakku Divani Bilqyz Assiry, namun hanya Doa yang bisa Aby panjatkan “semoga Allah senantiasa memberikan Rahmat dan kasih sayang Untukmu selalu. Semoga Allah menjadikanmu yang diinginkan oleh keluarga, masyarakat, bangsa dan negaramu kelak.

Hari ini Adalah Hari terindah untukmu anakku, dan juga bertepatan dengan HARLAH PSKQ Modern. Sengaja aku dirikan bangun gubug PSKQ Modern sebagai oase kaligrafi Dunia untuk menyambut kegembiraanku dan jutaan bahkan tak terhingga rasa sykurku atas hadiah Tuhan sehingga aku disebut sebagai "ayah".

Sebuah kebahagian terindah akan slalu hadir, Saat ada yang menyayangimu, saat ada yang merindukanmu, saat ada yang selalu ingin mendidik dan mengajarimu akan apapun hal tentang hidup.
Kado yang paling berharga untuk PSKQ Modern saat menapak usia yang ke 8 Th, tentu tak lain agar bisa terus berkiprah, terus menggila, sinthing tanpa embel -embel kepentingan materialistik semata, memberikan pelayanan atas apapun sehingga selalu menabur manfaat untuk Dunia yang lebih luas.Amiiin

Illustrasi:
Bersama anakku Divani Bilqyz Assiry dan Sulthan Katibi Al Hakim
dan Sebagian Santri -Santri PSKQ Modern syukuran dan selamatan.

PEMBUNUHAN KARTUNIS CHARLIE HEBDO

Assiry gombal mukiyo, 17 Januari 2015


Kalau kita bicara kasus pembunuhan kartunis Charlie Hebdo, ada berbagai jenis pendapat tentangnya. Ada yang menentang sama sekali, bahwa pembunuhan atas nama agama sudah seharusnya dihapuskan. Ada juga yang mendukung, terutama para kaum fundamentalis, dan sebagian besar terutama yang beragama Islam, tidak setuju pembunuhan itu terjadi tapi juga diam-diam menyalahkan Charlie Hebdo karena membuat kartun. Terlebih lagi mereka menyalahkan Barat yang munafik melarang pengingkaran Holocaust walaupun teriak-teriak freedom of speech.

Saya kira ada benarnya bahwa Barat munafik dalam hal ini, bukan hanya munafik tapi sering bertindak gegabah menjajah negara lain termasuk negara-negara Islam.Namun perlu juga dicatat disini bahwa saling menjajah itu sudah menjadi kemakluman sejarah. Dahulu di jaman khalifah Ottoman Turki umat Islam juga menjajah Eropa, bahkan membunuh ratusan ribu manusia termasuk di Armenia. Belum termasuk khalifah Mughal yang juga membunuh ratusan ribu orang Hindu di India. Jadi umat Islam juga munafik jika hanya menyalahkan Barat tanpa introspeksi bahwa hal yang sama juga pernah dilakukan oleh umat Islam sendiri.

Diantara kemunafikan-kemunafikan itulah seharusnya baik Islam ataupun Barat seharusnya sadar bahwa siklus saling membunuh dan menjajah ini harus diakhiri, bahwa bekerja sama itu adalah jalan terbaik untuk masa depan semua manusia. Sudah sejak manusia ada siklus ini berlangsung tanpa akhir, dan di abad 21 dimana bukti sains sudah menunjukkan bahwa semua manusia satu adanya, semua keturunan Afrika tanpa terkecuali maka sebaiknya konsep dikotomi mutlak negara dan terutama ras dan agama perlu dihapuskan. Saatnya membentuk perserikatan bumi dimana semua anggotanya punya hak dan kewajiban yang sama, saling bekerja sama tanpa dirusuhi oleh konsep semu negara dan ras.

Apakah Barat dan Islam siap untuk itu? mungkin saat ini belum siap, tapi ini bukan masalah siap atau tidak, ini adalah keharusan peradaban. Tanpa diakhirinya siklus kekerasan, penguasaan, dan penjajahan ini , maka umat manusia hanyalah binatang-binatang belaka yang tidak lebih bagus dari semua binatang lainnya di planet amat sangat kecil bernama bumi .

MAHATMA GANDHI PENDOBRAK KASTA

Assiry gombal mukiyo, 16 Januari 2015

MAHATMA GANDHI PENDOBRAK KASTA
Assiry gombal mukiyo, 2015

Mahatma Gandhi, seorang pejuang kemanusiaan.  Sangat trenyuh melihat nasib ratusan juta manusia-manusia berkasta rendah atau bahkan tidak berkasta yang dalam bahasa kolonial Inggris disebut Untouchables atau Yang Tak Bisa Disentuh, karena memang menurut agama Hindu India jutaan manusia ini tak boleh disentuh sama sekali karena akan mengotori karma seseorang. 
Dalam bahasa lokal India sering disebut Dhalit, manusia tanpa kasta yang bahkan lebih hina dari kasta Shudra. Mereka sangat termarjinalkan, tidak punya properti, bahkan mereka dianggap properti oleh kasta-kasta lebih tinggi. Perempuan-perempuannya diperkosa dan disiksa, anak-anaknya tak berpendidikan bahkan yang bersekolah pun tak boleh menyentuh teman lain yang berkasta lebih tinggi dan selalu duduk paling belakang. Gandhi mencoba mengangkat derajat mereka dengan menyebut mereka Harijan, anak-anak Tuhan, karena bagi Gandhi semua manusia adalah sama di hadapan Tuhan. 

Gandhi yang Hindu tulen hampir memiliki cermin pantulan ajaran Muhammad SAW. Dalam Islam sebenarnya tidak ada tempat untuk kasta-kasta. Semua orang sama kedudukannya di hadapan Allah, yang membedakan hanyalah amalan hidupnya. Tapi yang lucu, setelah Muhammad  SAW.meninggal, banyak umatnya yang mencoba membuat kasta-kasta dalam Islam. Mereka berusaha membuat kasta spesial buat keturunan Muhammad. Ada yang menyebut mereka habib bagi lelaki, dan habibah bagi perempuan. Ada juga yang menyebut Syarif/Syarifah. Mereka dihormati sedemikian rupa, bahkan dalam sejarah banyak dianggap seolah-olah tidak pernah salah dan dijamin pasti Syurga. Dan mereka mendapatkan insentif politik ekonomi yang tidak sepantasnya mereka dapatkan. Dalam tradisi Arab yang patrilineal pun ini termasuk hal aneh, karena sejatinya Muhammad SAW.tidak punya garis keturunan, karena tidak punya anak laki-laki. Anak laki -lakinya meninggal sebelum menikah. Trah keturunan yang diambil adalah dari garis Fathimah RA. Ini yang terlalu berlebihan.

Islam adalah rahmatallilalamin, rahmat bagi semesta, itu janji Muhammad SAW. Untuk mewujudkannya, harus dimulai dari hal mendasar yaitu derajat manusia yang seharusnya sama persis buat semua manusia tanpa ada perbedaan derajat sedikitpun ketika seseorang lahir. Mau anak tukang sol sepatu, anak pedagang asongan atau anak Presiden semua memiliki kedudukan dan derajat sama. Dihadapan Tuhan yang membedakan adalah dia baik dalam konteks yang lebiy luas atau bukan ( inna akramakum 'indallahi atqaakum)

Fenomena Habib adalah fenomena kasta memalukan dalam Islam, Islam yang seharusnya menjadi pembaharu malah mengulangi kesalahan agama-agama lalu dimana ada manusia lebih mulia hanya karena lahirnya saja bukan karena amalan dan perilaku baiknya. Dan agar sesuai dengan semangat Muhammad dan semangat egalitarianisme Islam, konsep Habib ini harus dibubarkan, dibuang jauh-jauh dari masyarakat Islam.

Lihatlah kelompok minoritas Habib yang katanya  "front pembela Islam". Yang terjadi justru bukan membela Islam tapi menjatuhkan Islam dititik nadir.
Ketika mereka dengan bangganya mengklaim anak cucu dari keturunan Muhammad SAW. 
Biarlah saya saja yang mengaku keturunan monyet, entah keturunan yang keberapa setelah jutaan bahkan ratusan juta tahun silam dari evolusi monyet yang disebut -sebut sebagai teori ilmiah oleh Kang Mas Darwin.

Mahatma Gandhi, seorang pejuang kemanusiaan. Sangat trenyuh melihat nasib ratusan juta manusia-manusia berkasta rendah atau bahkan tidak berkasta yang dalam bahasa kolonial Inggris disebut Untouchables atau Yang Tak Bisa Disentuh, karena memang menurut agama Hindu India jutaan manusia ini tak boleh disentuh sama sekali karena akan mengotori karma seseorang.

Dalam bahasa lokal India sering disebut Dhalit, manusia tanpa kasta yang bahkan lebih hina dari kasta Shudra. Mereka sangat termarjinalkan, tidak punya properti, bahkan mereka dianggap properti oleh kasta-kasta lebih tinggi. Perempuan-perempuannya diperkosa dan disiksa, anak-anaknya tak berpendidikan bahkan yang bersekolah pun tak boleh menyentuh teman lain yang berkasta lebih tinggi dan selalu duduk paling belakang. Gandhi mencoba mengangkat derajat mereka dengan menyebut mereka Harijan, anak-anak Tuhan, karena bagi Gandhi semua manusia adalah sama di hadapan Tuhan.

Gandhi yang Hindu tulen hampir memiliki cermin pantulan ajaran Muhammad SAW. Dalam Islam sebenarnya tidak ada tempat untuk kasta-kasta. Semua orang sama kedudukannya di hadapan Allah, yang membedakan hanyalah amalan hidupnya. Tapi yang lucu, setelah Muhammad SAW.meninggal, banyak umatnya yang mencoba membuat kasta-kasta dalam Islam. Mereka berusaha membuat kasta spesial buat keturunan Muhammad. Ada yang menyebut mereka habib bagi lelaki, dan habibah bagi perempuan. Ada juga yang menyebut Syarif/Syarifah. Mereka dihormati sedemikian rupa, bahkan dalam sejarah banyak dianggap seolah-olah tidak pernah salah dan dijamin pasti Syurga. Dan mereka mendapatkan insentif politik ekonomi yang tidak sepantasnya mereka dapatkan. Dalam tradisi Arab yang patrilineal pun ini termasuk hal aneh, karena sejatinya Muhammad SAW.tidak punya garis keturunan, karena tidak punya anak laki-laki. Anak laki -lakinya meninggal sebelum menikah. Trah keturunan yang diambil adalah dari garis Fathimah RA. Ini yang terlalu berlebihan.

Islam adalah rahmatallilalamin, rahmat bagi semesta, itu janji Muhammad SAW. Untuk mewujudkannya, harus dimulai dari hal mendasar yaitu derajat manusia yang seharusnya sama persis buat semua manusia tanpa ada perbedaan derajat sedikitpun ketika seseorang lahir. Mau anak tukang sol sepatu, anak pedagang asongan atau anak Presiden semua memiliki kedudukan dan derajat sama. Dihadapan Tuhan yang membedakan adalah dia baik dalam konteks yang lebiy luas atau bukan ( inna akramakum 'indallahi atqaakum)

Fenomena Habib adalah fenomena kasta memalukan dalam Islam, Islam yang seharusnya menjadi pembaharu malah mengulangi kesalahan agama-agama lalu dimana ada manusia lebih mulia hanya karena lahirnya saja bukan karena amalan dan perilaku baiknya. Dan agar sesuai dengan semangat Muhammad dan semangat egalitarianisme Islam, konsep Habib ini harus dibubarkan, dibuang jauh-jauh dari masyarakat Islam.

Lihatlah kelompok minoritas Habib yang katanya "front pembela Islam". Yang terjadi justru bukan membela Islam tapi menjatuhkan Islam dititik nadir.

Ketika mereka dengan bangganya mengklaim anak cucu dari keturunan Muhammad SAW.
Biarlah saya saja yang mengaku keturunan monyet, entah keturunan yang keberapa setelah jutaan bahkan ratusan juta tahun silam dari evolusi monyet yang disebut -sebut sebagai teori ilmiah oleh Kang Mas Darwin.

NYAWA DIGITAL

Assiry gombal mukiyo, 15 Januari 2015


Kalau pergi ke Mars masih butuh 10 tahun lagi. Dengan roket paling tidak butuh 6 bulan perjalanan ke Mars. Jika seandainya tiba-tiba ada breakthrough komputer kuantum dan manusia bisa membuat nyawa digital, yang bisa dikirim kemanapun ke penjuru alam semesta ini. Maka lompatan evolusi manusia akan terakselerasi secara signifikan.

Nyawa digital ini bisa dikirim ke Mars dengan kecepatan cahaya dan sampai hanya dalam waktu 4 menit, ke bintang terdekat 3 bersaudara Alpha Centauri butuh waktu 4 tahun. Breakthrough lain adalah warp drive yang bisa memperpendek perjalanan ke Alpha Centauri menjadi 2 minggu saja dengan melipat dimensi ruang dan bisa jauh lebih cepat dari kecepatan cahaya. Permasalahan terbesarnya adalah energi yang dibutuhkan warp drive terlalu besar.

Yang masih dalam jangkauan jangka menengah adalah nyawa digital, paling lambat 2045 nyawa digital sudah terwujud dan itu artinya satu manusia bisa mengkopi nyawa nya dan mengirim nyawa kopian itu berkelana ke planet lain di semesta ini. Setidaknya hedging atas keberlangsungan keseluruhan umat manusia bisa lebih dipercepat sebelum misalnya ada meteor nyasar ke bumi dan seluruh manusia musnah tak tersisa seperti dinosaurus 65 juta tahun lalu.

Sungguh umat manusia itu sangatlah tergantung pada kebaikan random semesta yang sewaktu-waktu bisa tercerabut begitu saja dan kemusnahan manusia tanpa ampun bisa datang tanpa peringatan sama sekali. Jika itu terjadi, yang namanya agama, politik, ekonomi, dan segala jenis ciptaan manusia tiadalah berguna. Dan sebelum itu datang, mempunyai alternatif tempat hidup dan tentunya alternatif nyawa yang bisa disebar kemana-mana adalah sangat penting buat umat manusia.

Semua kemajuan teknologi itu awalnya fiksi, yang kemudian diwujudkan dengan sains. Dan hal diatas, terutama nyawa digital tidak akan lama lagi sudah ada.

Semoga semesta masih cukup memberi waktu dan semoga sains memberkati umat manusia.

MENEBAR VIRUS-VIRUS DI KAMPUS UNISDA LAMONGAN JATIM

Assiry gombal mukiyo, 15 Januari 2015



Setelah Rabu kemarin dari Cikarang, pagi tadi terbang ke Lamongan Jatim untuk bisa bertemu langsung dengan Bapak Afif Rektor UNISDA Lamongan dalam rangka menebar virus -virus Kaligrafi di Kampus UNISDA Lamongan.

Sekitar pukul 15.30 WIB saya bertemu dan Bpk. Afif selaku Rektor meminta saya untuk mengindahkan seluruh ruangan interior Musholla Kampus UNISDA.

Saya sangat bersyukur karya -karya Seni Kaligrafi tidak hanya diterima di kantor, di gedung -gedung pemerintahan, di perusahaan swasta dan negara tapi juga di Kampus -kampus ternama.
Menebar virus -virus kaligrafi dimanapun berada,
www.assirykaligrafimasjid.com

Illustrasi:
-Bersama Rektor Kampus UNISDA Bp. Afif.foto ( tengah) dan Staff.

MENAKLUKKAN PEREMPUAN

Assiry gombal mukiyo, 15 Januari 2015

Menaklukkan perempuan dengan harta itu sangat mudah, walaupun yang didapat tentu hanya tubuhnya bukan hatinya.

Menaklukkan perempuan dengan karakter, kecerdasan, dan humor itu yang sangat susah, karena tanpa perlu embel-embel harta, bisa jadi perempuan pun akan datang dengan sendirinya jika memang sudah klik.
Menaklukkan perempuan dengan imajinasi adalah pilihan orang -orang yang sedang galau, karena pilihan dengan cara ini lebih mudah. Tinggal anda bayangkan luna Maya anda ciumi, Kati Perry yang "cuantik dan bahenol" anda peluk dan anda dekap, kemudian anda menikah dengan artis manapun atau dengan siapapun saja yang anda mau, hanya dengan membayangkan dan menghadirkannya dalam imajimu. Kemudian biar terasa sungguhan anda peluk -peluk tiang listrik dipinggir jalan sambil senyum -senyum karena menikmati imajinasimu sendiri yang asik itu.
Cukup mudah bukan?

URUSAN PRIBADI YANG JADI URUSAN NEGARA

Assiry gombal mukiyo, 14 Januari 2015


Kalau anda selingkuh, sering memakai bispak atau brondong, kemudian foto mesra anda beredar, dan sebagainya , itu masalah pribadi anda.

Kalau istrimu tiba -tiba fotonya yang lagi indehoy dengan pasangan PIL nya dan tiba -tiba tersebar kemana -mana itu juga msalah pribadinya. Meskipun saya yakin anda bisa melakukan tindakan konyol dengan membentur-benturkan kepalamu di dinding karena merasa jengkel dikhianati. 

Tentu hal itu hanya akan menambah sakitmu tidak hanya di hati melainkan tambah di kepalamu karena "mbenyonyo" dan berdarah -darah..


Menjadi masalah negara hanya jika brondong anda mau dijadikan Kapolri seperti Budhe Mega misalnya.
Menjadi preseden paling buruk jika anda membiayai bispak dengan uang negara seperti Ustaz Luthfi Hasan pentolan PKS sejahtera.

Kalau urusan selangkangan anda tidak ada pengaruhnya jika itu dilakukan dengan pasangan sah tentunya.
Lihat Selengkapnya pengaruhnya terhadap negara seperti kasus Bill Clinton yang indehoy dengan Monica Lewinsky atau Abraham Samad yang entah itu foto asli apa editan sedang "asoy geboy" dengan Elvira , maka itu hak asasi manusia anda sendiri.

Negara dan publik sejatinya tidak berhak menjatuhkan atau mengutik-utik posisi anda.Urusan pribadi dan urusan negara itu terpisah, jangan disatukan atau sengaja dikait-kaitkan, kalau memang tidak perlu. Kalau misalnya Jokowi selingkuh dengan Cita Citata, lalu dia menjadikan Cita Citata Menteri Agama atau Menteri Perana Wanita lah ini baru masalah besar bagi keberlangsungan negeri yang katanya menjunjung tinggi nilai -nilai etika dan moral.

MENEBAR VIRUS KALIGRAFI DI MASJID PT. INDONESIA CHEMI-CON CIKARANG

Assiry gombal mukiyo, 14 Januari 2015


PSKQ Modern boleh tempatnya di kampung, disebuah desa terpencil di kota Kudus bagian selatan.
Tapi menebar virus -virus kaligrafi adalah sesuatu yang sangat penting bagi kiprah PSKQ modern sejak dilahirkan 8 th silam.

Dengan kendaraan CV.Assiry art, Santri -santri senior dan alumni PSKQ menjadi pendekar -pendekar kaligrafi yang mampu menaklukkan medan dari pengolahan kaligrafi berbagai media yang menjadi materi ajar wajib bagi santri yang masih belajar.

Kiprah dan bukti karya Itu bisa saja di tempat ibadah entah Mushalla kecil di sebuah pelosok kampung, di Masjid perkantoran, di Instansi pemerintahan, di kementerian negara yang ada ditengah hingar -bingar perkotaan yang padat penduduk.

Bahkan Seluruh alumni PSKQ hampir 95 persen "dipastikan" memiliki team art work yang tidak hanya menjadi pendekar kaligrafi tapi juga bisa saya sebut sebagai "vampir -vampir seni" yang bergentayangan dimuka bumi nusantara dan mancanegara, untuk sebuah visi dan misi "menebar virus -virus Kaligrafi yang meneduhkan jiwa". Hadza min fadhli Rabby..

Buktikan kiprahmu, dengan karya nyata, bukan hanya kata-kata.
www.assirykaligrafimasjid.com
www.pesantrenkaligrafipskq.com

Download Kaligrafi karya Syauqi (Mehmed Şevki Efendi)



Bagi anda yang mempelajari gaya-gaya kaligrafi para Master, silahkan anda unduh salah satu karya master kaligrafi, Muhammad Syauqi (Mehmed Sevki Efendi)

SILAHKAN KLIK LINK DI BAWAH INI


Download Buku Qowaidul Khottil Arobi, karya Hasyim Muhammad Al Baghdadi

Hasyim Muhammad al-Baghdadi al-Khattath lahir di Baghdad pada tahun 1919 M. Setelah menamatkan pendidikan Ibtidaiyah, ia beralih mempelajari kaligrafi pada beberapa sekolah dasar (katatib) sejak masih kecil. Pelajaran yang kelak menjadi profesinya itu ia timba dari gurunya Al-Mala Arif Afandi kemudian Al-Mala Ali Darwisy. Pada tahun 1943 mendapatkan ijazah (diploma) dari kaligrafer terkemuka Mullah Ali al-Fadhli (wafat 1948). Kemudian ia melanjutkan studinya di Madrasah Tahsin al-Khuthuth Kairo dan memperoleh ijazah dengan predikat sangat memuaskan, 1944. Pada tahun yang sama ia memperoleh ijazah dari kaligrafer Mesir Sayyid Ibrahim dan Muhammad Husni. Tahun 1946 ia menerbitkan sebuah buku teks dalam gaya tulisan Riq’ah.


Ia bekerja sebagai kaligrafer pada gubernuran Misahah al-Iraq wa Zamil al-Khattat Muhammad Sabri wa Akhahu hingga akhir hayatnya. Ia mengawasi pencetakan al-Qur’an yang ditulis oleh kaligrafer Turki Muhammad Amin al-Rusydi. Hasyim menyempurnakan beberapa kata yang terlewat, menomori ayat-ayat dan menulis nama-nama surah. Naskah ini pertama kali diterbitkan di Baghdad pada tahun 1951, kemudian dicetak ulang di Jerman (1966), yang memaksanya tinggal di negeri ini selama tiga tahun untuk mengawasi penerbitan tersebut. Edisi ketiganya diterbitkan di Jerman pula tahun 1972.
Pada tahun 1960 ia diangkat menjadi dosen kaligrafi di Madrasah al-Funun al-Jamilah (sekolah seni) di Baghdad, kemudian menjadi kepala Departemen Kaligrafi dan Dekorasi Islam sampai meninggal tahun 1973. Selama kurun tersebut ia menerbitkan koleksi kaligrafinya (1961), memuat karya-karya terbaiknya, dengan judul Qawa’id al-Khath al-‘Arabi (Kaidah-kaidah Kaligrafi Arab).
Hasyim bukan hanya jenius menorehkan huruf dengan media tinta diatas kertas, tetapi juga piawai mengguratkannya ke panel atau media lain yang monumental. Karya kaligrafinya menghiasi bangunan-bangunan umum dan beberapa masjid terkenal di Irak, termasuk Masjid al-Syahid, Masjid Syaikh Abdul Qadir al-Jailani, Masjid Haiderkhana, Masjid al-Muradiah, dan Masjid Buniah. Untuk menghormatinya, pemerintah mendirikan patung di al-Fadhl, sebuah kawasan kuno yang paling diseganinya dan tempat dimana ia dibesarkan. Ia mendisain uang kertas Irak dan beberapa koin untuk Tunisia, Maroko, Libya dan Sudan. Hasyim mengikuti rumus-rumus Yaqut, bahkan seluruh Rumus Turki yang dibaguskan lewat tangannya.
Hasyim Muhammad hanya memberikan satu ijazah yaitu kepada muridnya Abdul Ghani al-Ani. Ia merencanakan untuk menulis mushaf al-Qur’an dengan gaya tulisannya sendiri yang khas, tetapi ia meninggal sebelum menyelesaikan proyek ini. Bukunya yang memuat beberapa karya terakhirnya dicetak ulang di Baghdad pada tahun 1978. Jenazahnya dimakamkan di Neijf.
DOWNLOAD BUKU, KLIK LINK DI BAWAH INI

PARADOKS BERAGAMA

Assiry gombal mukiyo, 13 Januari 2015


Mari kita telaah berbagai kejadian pembunuhan atas warga pemeluk Ahmadiyah dah Syiah di Indonesia oleh mayoritas Sunni, pembunuhan minoritas Syiah oleh Sunni di Pakistan, perang antara Syiah Sunni di Irak, Mesir dan Syria dan di masa lalu perang besar antara Katolik dan Protestan yang berlanjut dengan sedikit banyak kebencian di masa sekarang.

Pertanyaannya adalah jika Nabi Muhammad ditanya , apakah dia Sunni, Syiah, Ibadi, atau Ahmadiyah? Jika Yesus ditanya apakah dia Katolik atau Protestan atau Ortodoks? Apakah jika Muhammad ada di bumi lagi kita akan paksa dia untuk memeluk Sunni atau Syiah atau Ahmadiyah? Akankah jika Yesus datang kembali kita akan memaksa dia menjadi Protestan atau Katolik? Ataukah kita akan memaksa Siddharta memilih Mahayana atau Hinayana?

Dalam beragama kita sering melupakan esensinya. Muhammad mewariskan Islam kepada umatnya, bukan Sunni, bukan Syiah, bukan golongan-golongan apapun yang menumpahkan ratusan ribu nyawa. Yesus mewariskan ajaran cinta kasih Kristiani bukannya Katolik atau Protestan atau Ortodoks. Tentu ini berlaku untuk semua agama lain.

Bahwa perbedaan penafsiran selalu ada, tapi itu sama sekali bukan alasan untuk bertengkar apalagi sampai menumpahkan darah. Mari kita hentikan kebodohan massal ini. Agama telah kita kotori dengan permainan emosi politik ekonomi , dengan ego individu dan golongan, dengan kerendahan akal budi.

Saatnya refleksi besar-besaran atas keberagamaan kita, saatnya menempatkan persaudaraan di atas golongan, saatnya menempatkan perdamaian di atas nafsu penaklukan, saatnya menjadi umat Islam yang baik, umat Kristen yang baik, umat Hindu yang baik, umat Buddha yang baik, umat konghuchu ataupun atheis yang baik. Perbedaan itu biasa, diskursus itu biasa, tapi semua harus dilandasi kedamaian cinta.

MENJADI SINTING

Assiry gombal mukiyo, 13 Januari 2015

Silicon Valley dan San Francisco Bay Area ini memang orangnya hebat-hebat, kerja keras bahkan bisa 16 jam sehari, setelah kekayaannya terkumpul, lalu jor-joran kekayaannya disumbangkan atau untuk proyek-proyek ambisius teknologi

Beda dengan New York, LA, Singapura, Jakarta, Paris, ataupun kota-kota besar lain yang gemerlap, hidup biasa saja adalah motto sehari-hari, namun pemikiran harus luar biasa.
Adalah kebahagiaan yang luar biasa ketika bisa bertemu dengan anak-anak muda slengekan, pencila'an yang jenius dan berambisi mengubah dunia.

Di Indonesia saya sudah dianggap gila dan sinthing....bagaimana dengan anda?

GRC KUBAH DIAMETER 6M NUNUKAN,KALTIM

Assiry gombal mukiyo, 13 Januari 2015


Persiapan Pengiriman GRC Kubah untuk Masjid An Nur Nunukan Diameter 6 dan 4m,Kalimantan Timur, sekaligus melukis kubah dalamnya dengan motif Asma Al Husna.

Illustrasi:
Gambar belahan kubah GRC, Diameter 6m.di workshop PSKQ Modern Asrama dua.
www.assirykaligrafimasjid.com

KHALIFAH SEPENINGGAL NABI MUHAMMAD SAW

Assiry gombal mukiyo, 12 Januari 2015


Dalam sejarah Islam, masa kekhalifahan yang sebenarnya itu cuma ada di masa khulafaurrasyidin ( Abu Bakar, Umar, Ustman, Ali). Setelah nabi Muhammad meninggal, sesepuh umat Islam Madinah memilih secara musyawarah Abu Bakar sebagai khalifah pertama. Saat itu pendukung Ali bin Abi Thalib sebenarnya tidak puas, karena mereka beranggapan bahwa Ali menantu nabi Muhammad lah yang berhak memimpin umat. Namun Ali akhirnya menerima Abu Bakar sebagai khalifah, karena bagi Ali persatuan umat lebih penting daripada sekedar jabatan khalifah.

Ali tidak menerima kepemimpinan Abu Bakar hingga Fatimah wafat atau enam bulan setelah Abu Bakar declare sebagai khalifah. Alasan Ali benar, untuk persatuan umat. Selain itu, bahwa terpecahnya Sunni-Syiah itu terjadi setelah Nabi wafat bukan setelah fitnah pertama terjadi. Dari versi syiah, dan juga dimuat dalam berbagai tradisi hadits sunni, Nabi mengangkat Ali sebagai "mawla" atau pemimpin di Ghadir Khumm. Sumber Sunni mengakui bahwa Abu Bakr, Umar dan Utsman berada disana saat Nabi mengangkat tangan Ali. Namun setelah Nabi wafat, justru diadakan musyawarah, awalnya oleh kaum Anshar, lalu diikuti oleh Abu bakar, Umar dan perwakilan Muhajirin lainnya. Sahabat Nabi yang "keukeuh" Ali yang berhak menjadi khalifah diantaranya salman al farisi, ammar ibn yasir, abu dhaar dan al miqdad ibn al aswad.

Setelah Abu Bakar meninggal, musyawarah memutuskan Umar bin Khatab yang menjadi khalifah meskipun Umar diusulkan oleh Abu Bakar saat masih hidup. Umar adalah khalifah yang tegas dan ditakuti, namun hidupnya juga sangat sederhana seperti Abu Bakar. Banyak administrasi pemerintahan jenis baru yang dilakukan Umar termasuk konsep welfare state dimana kas negara (baitul maal) digunakan untuk membantu orang-orang miskin dan terpinggirkan. Umar dibunuh oleh orang Iran yang tidak rela daerahnya dikuasai oleh tentara Muslim, karena Iran dimasa itu memang bukan wilayah muslim dan mayoritas beragama Zoroaster, Mani, dsb.

Setelah Umar terbunuh, Utsman bin Affan dijadikan sebagai khalifah berikutnya, Utsman adalah khalifah yang kaya, sehingga hidupnya tidak sesederhana khalifah sebelumnya. Bahkan dimasa pemerintahannya, mulai dibangun istana untuk khalifah di Madinah walaupun bukan dibayar negara tapi dari uangnya sendiri. Di masa Utsman, banyak wilayah muslim yang memberontak, termasuk diantaranya Mesir. Dari pemberontak Mesir yang datang menyerang Madinah inilah akhirnya Utsman terbunuh.

Namun bukan karena Utsman kalah kekuatan, tetapi karena dia tidak mau menyerang para pemberontak itu karena dianggapnya akan memecah persatuan umat. Kelemahan Utsman yang terutama adalah nepotisme, banyak kepemimpinan diserahkan kepada klan nya yaitu Bani Umayyah, yang pada saatnya nanti akan meracun cucu Nabi Muhammad Hasan dan memenggal kepala Husein di karbala.

Setelah Utsman terbunuh, musyawarah tetua umat Islam termasuk para pemberontak memilih Ali bin Abi Thalib sebagai khalifah selanjutnya. Pada awalnya Ali tidak mau menjadi khalifah, karena dia tidak setuju atas beberapa peraturan khalifah sebelumnya. Namun akhirnya dia menerima untuk menjadi Khalifah. Di masa pemerintahan Ali, Fitnah pertama terjadi, perpecahan besar umat Islam yang akhirnya menjadi Sunni, Syiah, dan Ibadi(Khawarij). Orang-orang Sunni pada dasarnya adalah yang setuju atas pemerintahan Muawiyah, alias pemberontak atas khalifah Ali, walaupun di masa-masa selanjutnya semua orang yang netral pun menjadi Sunni. Kelompok pecahan kedua adalah Syiah, dimana mereka hanya menganggap Ali yang pantas memimpin umat Islam dan juga keturunannya karena mereka punya darah nabi Muhammad. Dan pecahan ketiga adalah Ibadi (Khawarij) yang menentang Sunni dan Syiah dan menganggap keduanya kafir dan pantas dibunuh. Dan akhirnya kaum Khawarij inilah yang akhirnya bisa membunuh Ali bin Abi Thalib, dimana kemudian kaum Sunni dibawah Muawiyah mengambil alih kekhalifahan dan memindahkan pusat pemerintahan menjauh dari Madinah.

Setelah periode Khulafaurrasyidin ini, sebenarnya selesai sudah jaman Khalifah, karena pemilihan pemimpin sama sekali tidak melalui musyawarah , namun berdasarkan keturunan. Nabi Muhammad tidak pernah menganjurkan bahwa keturunannya menjadi pemimpin, oleh karena itu seluruh khalifah Islam setelah Khulafaurrasyidin dari dinasti Umayyah, Abbasiyah, sampai Utsmaniyah termasuk Mughal dan raja-raja Indonesia muslim sebenarnya sama sekali bukan khalifah, tapi raja-raja yang kebetulan beragama Islam.
Tentunya jangan berharap bahwa sultan-sultan muslim akan berbuat seperti khulafaurrasyidin, dan jangan pula berharap akan ada daulah islamiyah di masa kini yang sering digembar -gemborkan beberapa kelompok minoritas di Indonesia. Karena memang sejak dahulu kala Islam hanya dijadikan alasan untuk berkuasa, ulama-ulama adalah gedibal raja yang memakai ayat-ayat dan memalsu hadits untuk membenarkan sang raja. Bahkan di masa Khulafaurrasyidin pun perpecahan besar sudah mulai ada dan akhirnya terwarisi oleh umat Islam saat ini yang masih selalu ribut dan bunuh-bunuhan antara Sunni dan Syiah, dimana kaum Khawarij terpinggirkan dan hanya ada di kerajaan Oman.

Khulafaurrasyidin adalah para pemimpin yang sangat jujur dan sederhana, dan pemilihan berdasarkan musyawarah serta keengganan mereka untuk berkuasa hanya untuk sekedar berkuasa dan menumpuk harta itulah yang patut dicontoh. Ini sangat jauh berbeda dengan raja-raja Islam dan pemimpin Islam setelah itu sampai masa modern ini sangatlah terlihat entah meskipun sekarang berubah menjadi partai islam. Sejarah Khulafaurasyidin adalah peringatan buat umat Islam sekarang untuk berhati-hati dengan kekuasaan, dan apalagi para pemimpin politik yang membawa nama agama. Dan sejarah juga membuktikan, negara yang berdasarkan agama akan sangat mudah terpecah karena interpretasi teks agama yang bisa sangat berbeda-beda. Jadi warisan perpecahan yang sudah ribuan tahun itu harus diakhiri, dan umat Islam perlu menerima format baru kepemimpinan yang demokratis dimana negara berdasarkan kesetaraan atas semua agama dan golongan tanpa ada perbedaan sedikitpun. NKRI adalah harga mati.

SEJARAH AGAMA

Assiry gombal mukiyo, 11 Januari 2015


Sebagian besar orang yang beragama itu tidak pernah mempelajari agamanya secara mendalam, mempelajari sejarahnya secara detail dan jujur, dan berani mengakui apa adanya apa yang terjadi
Contoh : Umat Islam mayoritas tidak tahu kalau 3 diantara Khulafauurasyidin itu mati terbunuh karena pertentangan politik, Al Qur'an itu awalnya ada beberapa versi lalu dikodifikasi oleh Utsman dan versi-versi lain dibakar, 2 cucu nabi Muhammad diracun dan dipenggal kepalanya.

Umat Kristen tidak tahu bahwa trinitas itu baru diresmikan 3 abad setelah Yesus meninggal, banyak sekali pertentangan dalam Alkitab dan surat-suratnya pun ada awalnya banyak sekali dan hanya dipilih sebagian sedangkan yang lain dimusnahkan. Itupun Alkitab direkonstruksi lagi oleh raja-raja Inggris berabad-abad kemudian.

Umat Hindu tidak tahu bahwa Hindu itu bermacam-macam, bahkan ada Hindu atheis, bahwa konsep kasta itu sebenarnya bukan rigid keturunan tapi masalah pekerjaan, dan tutup mata atas penipuan massal oleh guru-guru semacam Sai Baba.

Tentu berat pada awalnya mempelajari sejarah, tapi sejarah itu jamu, walaupun pahit harus ditelan agar peradaban menjadi sehat.

MEMPERSIAPKAN KARYA UNTUK PAMERAN KALIGRAFI KONTEMPORER PSKQ

Assiry gombal mukiyo, 10 Januari 2015


Lebih dari 15 Karya yang saya siapkan untuk saya Gelar dalam Pameran Kaligrafi Kontemporer PSKQ Modern dipertengahan Januari 2015. Belum karya -karya Santri -santri PSKQ Modern angkatan 2014/2015.
Untuk mengakses dan melihat karya -karya lainnya datang dan kunjungi Gelar karya yang akan dilaksanakan pada Tg 25Januari di Resto PSKQ Modern "Arjuna Rest & Assiry Gallery". Barat UMK ( Universitas Muria Kudus) 100 meter.
Semoga lancar,amiiiiin.


Illustrasi: Dua karya saya yang baru selesai hari ini Sabtu 10 Januari 2015.

MUHAMMAD AMZIL KHOTH NASKHI, MONGGO


Silahkan download Khot Naskhi karya Muhammad Amzil, 

BORDIR KALIGRAFI UNTUK PENUTUP MAKAM SHAHIBU AL IJAZAH SYEIKH UMAR AL ATTHAS

Assiry gombal mukiyo, 9 Januari 2015


Inilah hasil Bordir Kaligrafi lafaz "LAILAHAILLALLAH MUHAMMADUN RASULULLAH" ukuran panjang tulisan 2 meter tinggi 30 cm, dengan menggunakan benang emas, goresan Assiry gombal Mukiyo, posisi samping kanan dan kiri penutup makam Shahibu Al Ijazah (Ratib Al Atthas), Syeikh Umar bin Abdul Rahman Al Atthas.

Semoga lancar, tinggal beberapa tulisan lagi yang sudah selesai tinggal finishing touch.Mudah -mudahan dimudahkan Allah untuk segera ziarah ke Tarim Hadramaut, Yaman sekaligus mendekorasi beberapa ruangan makam.

Temen -temen sekalian marilah kita mengirimkan hadiah fatihah kepada Shahib Al ijazah Assyeikh Umar Bin Abdul Rahman Al Atthas, semoga Allah memberikan keberkahan kepada kita semua, Al Fatihah.........

PAMERAN KALIGRAFI SANTRI DAN KADER PSKQ JUARA NASIONAL, ASEAN ,INTERNASIONAL

Assiry gombal mukiyo, 8 Januari 2015


Inilah persiapan pameran tingkat Nasional yang diikuti Seluruh Santri angkatan 2014/2015, yang luar biasa dasyatnya seluruh Santri -santri PSKQ Modern telah mempersiapkan segala jurus-jurus, kuda -kuda bagi torehan setiap warna pada setiap karya yang sedianya akan dipamerkan dalam rangka pembukaan Rest Arjuna & Assiry gallery kudus, minimal 50 karya yang akan digelar pertengahan bulan ini.

Dimeriahkan juga dengan launching clothing produk PSKQ Gombal mukiyo, Dialog Budaya, Pembacaan Puisi -puisi karya assiry gombal mukiyo, Live Music dll. Kami belajar untuk tidak banyak ngomong tapi yang penting adalah dengan bukti karya.


Ilustrasi:
-Tampak Muhammad Katili Santri PSKQ Modern 2014/2015 dari Gorontalo sedang asyik menggores dan mngolah karya mixed media on canvas.

LITA'AARAFU

Assiry gombal mukiyo, 7 Januari 2015


Banyak budaya dalam dunia ini yang sangat relatif, misalnya cara makan, cara berpakaian, termasuk juga cara bergaul itulah justru yang menjadikan kita bisa saling menghargai dan tidak merendahkan satu dengan lainnya.

Budaya Eropa menganggap makan jangan sampai mulutnya berbunyi, juga ditradisi betawi anda makan sambil berbunyi apalagi sambil sendawa keras -keras bisa saja tangan sebelahmu saat makan bisa melayang kemulutmu hingga jontor akibatnya..hheheuu......

Tapi di Jepang justru kalau makan terutama makanan berkuah harus berbunyi dan juga sangat dianjurkan untuk sendawa keras-keras, karena itu menunjukkan keenakan makanan dan penghargaan untuk yang masak.

Di Arab, baju harus tertutup dari kepala sampai ke bawah karena cuaca dimana siang yang sangat panas dan malam yang dingin, panas dan dinginnya di arab itu kering sehingga jika tubuh tidak memakai paksian tertutup kulit bisa ngelupas karena panas sehingga dahulu waktu saya jalan -jalan ke Mekkah dan madinah seperti para pejabat negara untuk sekadar cebok dari dosa atau biar dianggap saya orang yang sholeh, saya menggunakan hand body sebagai pelindung terik panas.Sedangkan di suku-suku tropis yang cuacanya tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin tapi lembab, memakai pakaian sekedarnya saja, kalau perlu cuma celana dalam kalau tidur misalnya.

Di banyak tempat, hidup itu harus bersama, semua hal dilakukan bersama seperti di Bali dengan sistem banjar dan keagamaannya, kadang mandi di kali bersama -sama dengan pria maupun wanita. Mungkin ditempat anda kalau hal ini dipraktekkan bnyak perawan yang hamil tidak tahu siapa Bapaknya.
Meskipun dibanyak tempat lain seperti di Amerika peran individu dianggap penting.

Melihat hal itu, sebenarnya tidak berguna untuk memaksakan budaya kepada orang lain. Orang Eropa tidak perlu memaksakan budaya memakai garpu dan sendok dan table manner rumit kepada orang Asia yang masih banyak suka memakai tangan ( muluk).

0rang Arab tidak perlu mengkuliahi orang tropis lembab untuk berpakaian menutup tubuh dengan ditambah cadar menutup seluruh muka seperti ninja amerika. Cukup dengah hijab dengan pakaian longgar dan tidak ketat karena yang diperintahkan Tuhan itu menutup aurat ( hijab) bukan membungkus.

Orang Barat tidak perlu memaksa orang Jepang berjabatan tangan, sebagaimana Jepang juga tidak perlu memaksa orang non Jepang untuk membungkukkan badan. Satu-satunya budaya yang perlu disebarkan adalah budaya kebaikan dan kerja sama. Baik itu lewat negara, organisasi masyarakat, ataupun individu. Karena kebaikan dan kerjasama itu universal, dan secara saintifik tanpa altruisme sosial semacam itu maka tidak akan ada kemajuan berarti di dunia ini.

Marilah menghargai "koteka" sebagai kebanggaan budaya Warga papua, menghargai budaya dan adat istiadat daerah dari berbagai suku dan bangsa -bangsa. Konsep Tuhan yang diajarkan kepada manusia adalah "lita'aarafu" maksudnya adalah untuk saling mengenal dan menghargai peradan dan budaya masing -masing agar terjalin ukhuwwah dan kemanusiaan.

MACAM-MACAM RUANG TAMU KELUARGA INDONESIA BERDASARKAN FOTO YANG DIPAJANGNYA.

Assiry gombal mukiyo, 6 Januari 2015


  1. Keluarga santri: biasanya ada foto masjid Al Haram yang dibingkai sedemikian rupa ditambah pajangan kaligrafi Al Quran. Di kalangan NU, kadang ada pula logo bola dunia yang dipadu dengan tambang dan bintang sembilang terpasang di sana.
  2. Keluarga Marhaen: biasanya ada foto Bung Karno dan Garuda yang ditaruh di atas pintu.
  3. Keluarga priyayi-pegawai negeri: biasanya ada foto keluarga lengkap dengan pakaian tradisional tertentu atau foto ketika anaknya diwisuda di kampus terkemuka. Kadang ada juga foto suami ketika bersalaman dengan presiden, menteri, gubernur, bupati, dan sejenisnya. Atau bisa juga tersedia foto istri dharma wanita dengan sejawatnya.
  4. Keluarga modern-kontemporer: biasanya ada lukisan abstrak yang sulit dimengerti apa artinya.
  5. Keluarga elit NGO: biasanya ada kain-kain etnik terlampir di dinding atau barang-barang unik yang didapatkan ketika mengikuti workshop entah apa di luar negeri.
  6. Keluarga buruh pabrik: biasanya ada foto perkawinan suami-istri dari masa lalu yang sudah mulai kusam tetapi menjadi penanda bahwa mereka pernah bahagia.
  7. keluarga elite katholik : gambar salaman atau ketika dpt berkat dr paus, kalaupun belum berjumpa ya minimal fotonya saja, uskup dan kardinal juga menghiasi dinding ruang tamu/ruang keluarga, salib yg diselipi daun palma juga menggantung didinding, tak lupa foto keluarga bersama dengan romo paroki.
  8. Keluarga Kartunis akut: Memajang foto upin ipin, si unyil atau naruto, Mr Bean dengan muka mlongo atau melet.
Kalau ruang tamu saya, isinya gambar foto -foto karya master piece Kaligrafi diberbagai kota di Indonesia dan manca negara
Seperti apakah ruang tamu anda ?

PSKQ MODERN PERSIAPAN PAMERAN KALIGRAFI TINGKAT NASIONAL

Assiry gombal mukiyo,4 Januari 2015

Sudah seminggu terhitung dari tgl 30 Desember 2014 sampai hari ini Santri -santri PSKQ sedang mempersiapkan pameran Kaligrafi tingkat Nasional di Kudus, pada pertengahan bulan januari 2015 kira - kira 2 minggu yang akan datang.
Sengaja tidak saya beritahukan tepatnya acara untuk surprise saja.
Setiap Santri PSKQ membuat 1 karya.Semoga lancar.amiiin

Ornamen Doom ( Kubah)




















Top