Slider[Style1]

PSKQ dalam Liputan

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Style6

Style7

Style8

Style9

PENGASUH PSKQ MODERN (PESANTREN SENI RUPA DAN KALIGRAFI AL-QURAN)

Foto Pesantren Seni Kaligrafi AlquranPskq.

Direktur Cv. Assiry art, dan Pendiri Bisnis Resto PSKQ & Clothing merk gombal mukiyo.
Semoga beliau selalu diberikan kesehatan, panjang umur agar bisa terus mengembangkan Kaligrafi Al Quran berbasic Modern dengan menggabungkan Seni Rupa sebagai media dakwahnya.

BIMBINGAN BACAAN AL QURAN BINNADZAR DAN BI AL GHAIB (HAFALAN)

PSKQ, 23 November 2014


Bimbingan bacaan Al Quran Binnadzar dan Bi Al Ghaib ( hafalan) bersama Ustaz Agus P. Al Hafidz, di PSKQ modern dilksanakan setiap ba'da Maghrib setiap hari kecuali hari jumat..

Santri -santri PSKQ, diharapkan tidak hanya pintar dan mahir berkaligrafi dan Seni Rupa tapi juga memiliki jiwa Quraniyyah yang menjadikan Al Quran Sebagai nur atau cahaya yang mencahayai setiap tapak langkah kehidupan. "Wajaalna Al Qur ana Nuran".

Ustaz Agus adalah Alumni dari Pesantren Tahfidz terbesar di asia tenggara "Yan bu' Al Quran Kudus Jateng" yang diasuh oleh generasi dari Al Al allamah al adiib Mbak Kiyai Arwani amin, yakni Kiyai Haji Ulin Nuha Arwani Al Hafid dan Kiyai Haji Ulil Albab arwani Al Hafidz.

Selain mengajar dan membimbing kajian Al Quran Binnadzar dan Bi Al ghaib, Ustaz Agus yang sedang menyelesaikan gelar Sarjana di Kampus STAIN kudus ini juga mengajar beberapa Kitab kuning yang dilaksanakan setiap habis sholat subuh berjamaah, misalnya kitab akhlaq Talimul mutaallim, kitab bidayatul hidayah, kitab irsyadul ibad, dan kitab tafsir jalalain.

Semoga ilmu Al Quran dan ilmu 2 lainnya yang diajarkan Ustaz Agus mendapatkan keberkahan dan kemanfaatan bagi santri -santri PSKQ.

ALLAHUMMA IRHAMNA BILQUR'AN WAJAALHU LANA IMAMAN WANURAN.....Amiiiin.

PROGRAM BAHASA ARAB DAN INGGRIS

PSKQ Modern, 23 November2014

Program Bahasa Arab & Inggris
PSKQ Modern, 2014

Program berbahasa arab dan inggris adalah wajib bagi santri -santri PSKQ Modern, mengingat kebutuhan untuk komunikasi saat PPL kaligrafi di luar negeri  bulan yang akan  datang di malaysia dan thailand. 

Tidak hanya Ppl, Santri maupun alumni dituntut bisa berkomunikasi verbal secara lancar krena beberapa diantaranya juga menjuarai kaligrafi tngkt intrnasionl.
Akan sangt memalukan jika komunikasi dua bhsa tersebut tidak dikuasai sama sekali.

Maka dari itu Ustaz abdul Ghani adalah pengajar Bhsa inggris dan Bhsa Arab yg kompeten di bidangnya. Beliau juga alumni terbaik Gontor.Sebagai Pengajar Bahasa inggris dan Bahasa Arab  di PSKQ, Ustaz A. Ghani dengan tulus dan telaten mengajari mufradat dan percakapn dengan seksama dan runut.

Semoga PSKQ tidak hanya mencetak kader santri yang fasih berbahasa asing, tapi juga selalu bisa mencetak kader -kader Juara kaligrafi dan Seniman Muslim yang berkualitas dan standar Internasional. Amiiin.

Program berbahasa arab dan inggris adalah wajib bagi santri -santri PSKQ Modern, mengingat kebutuhan untuk komunikasi saat PPL kaligrafi di luar negeri bulan yang akan datang di malaysia dan thailand.
Tidak hanya Ppl, Santri maupun alumni dituntut bisa berkomunikasi verbal secara lancar krena beberapa diantaranya juga menjuarai kaligrafi tngkt intrnasionl.

Akan sangt memalukan jika komunikasi dua bhsa tersebut tidak dikuasai sama sekali.Maka dari itu Ustaz abdul Ghani adalah pengajar Bhsa inggris dan Bhsa Arab yg kompeten di bidangnya. Beliau juga alumni terbaik Gontor.Sebagai Pengajar Bahasa inggris dan Bahasa Arab di PSKQ, Ustaz A. Ghani dengan tulus dan telaten mengajari mufradat dan percakapn dengan seksama dan runut.

Semoga PSKQ tidak hanya mencetak kader santri yang fasih berbahasa asing, tapi juga selalu bisa mencetak kader -kader Juara kaligrafi dan Seniman Muslim yang berkualitas dan standar Internasional. Amiiin.

SANTRI PSKQ JUGA DIBEKALI PELATIHAN BAHASA INGGRIS DAN BAHASA ARAB

PSKQ, 22 November 2014

santri2 PSKQ MODERN bersemangat mengikuti pelatihan bhs.inggris n bhs.arab bersama Ust.Abdul Ghoni, SE. dari Gontor

Santri2 PSKQ MODERN bersemangat mengikuti pelatihan bhs.inggris n bhs.arab bersama Ust.Abdul Ghoni, SE. dari Gontor

CORAT-CORET DIWANI JALI

PSKQ, 18 November2014






Goresan ADNAN SYEIKH USTMAN.
Perhatikan tingkat kelembutan dan irama liukan setiap huruf..
Begitu lembut dan gemulai. Bagai penari yang bergoyang -goyang mengikuti irama keindahan.

PERALATAN KALIGRAFI

Pskq, 17 November 2014

BELAJAR ILMU NAGHAM. ( QIRO')

PSKQ, 14 November 2014


Bersama Ustaz. H.Syaiful Mujab. M.Si. Kudus.
Juara 1 MTQ tingkat Nasional di Banten, th,2008
di Pesantren Seni Rupa dan Kaligrafi Al Quran PSKQ.

BELAJAR BERSAMA USTAZ ABDUL GHANI SE.

PSKQ modern, 24 November 2014

Pada Hari Senin 24 Nopember 2014, bersama Ustaz Abdul  Ghani SE. Pengasuh dan pengajar Bahasa Arab dan Inggris PSKQ Modern, memberikan paparan dan penjelasan mufradat dan language 
dan mempersiapkan untuk penguasaan percakapan dalam dua bahasa tersebut secara rutin dan terus -menerus, bersama Santri -santri PSKQ modern..

Dalam target 4 minggu kedepan para santri PSKQ modern,lngsung bisa praktek latihan pidato berbasa Arab, Inggris dan Indonesia.

Pada Hari Senin 24 Nopember 2014, bersama Ustaz Abdul Ghani SE. Pengasuh dan pengajar Bahasa Arab dan Inggris PSKQ Modern, memberikan paparan dan penjelasan mufradat dan language dan mempersiapkan untuk penguasaan percakapan dalam dua bahasa tersebut secara rutin dan terus -menerus, bersama Santri -santri PSKQ modern..

Dalam target 4 minggu kedepan para santri PSKQ modern,lngsung bisa praktek latihan pidato berbasa Arab, Inggris dan Indonesia.

RAHASIA MELUKIS POTRET

Assiry gombal mukiuo, 30 November 2014

RAHASIA MELUKIS POTRET 
assiry gombal mukiuo, 2014

Saya sering ditanya tentang teknik atau trik simple agar bisa melukis bentuk obyek atau wajah seseorang tokoh misalnya. Mereka bertanya seperti ini "Bagaimana cara membuat mirip? Apa harus banyak menggambar?"
Ini pertanyaan lumrah dan banyak sekali kawan dan sahabat saya yang belum tau mudahnya melukis Obyek figur orang atau wajah ( potret).  Menurut saya justru lebih sulit menulis kaligrafi kaidah Khatthiyyah.

Disini saya akan buka sedikit rahasianya cara membuat lukisan persis dan mitip sesuai dengan bentuk yang dilukis itu.  Apapun itu bisa melukis potret  wajah nenekmu, kakekmu, tetanggamu ataupun suami/istrimu atau juga orang -orang yang anda cintai dan ingin anda abadikan moment kebersamaan dengan mereka dengan torehan sebuah lukisan yang cantik dan anggun. 
Melukis adalah hobby dan pekerjaan yang teramat menyenangkan buat saya. Maka jika anda ingin mencoba melukis, maka lakukanlah dengan cara yang menyenangkan agar hadilnya juga maksimal.

Pertama, Jika kita melukis obyek wajah misalnya kita harus belajar memperhatikan,mengenali detail-detail kecil seperti: 
-Bentuk mata meliputi ( arah sudut mata, garis lipat atas mata, kantong mata, dll) 
-Bentuk bibir meliputi (lebarnya ,cara menentukan lebar ditarik garis bantu dari mata, lebarnya pas dgn apa, misalnys : pas tengah pupil, pas tengah mata.  Jadi mata dijadikan patokan ukuran saja. 
Tentu bentuk bibir seseorang berbeda beda detailnya. Tentang ciri kas bibirnya, warna, dan lipatan kerutannya. belajarlah mengenali dan mengamati)
-Garis senyum,bentuk pipi..dll,.amati detail-detail kecil seperti misalnya: cekungan kecil, gelap terang warnanya dll.
-Rambut dari helai dan bentuknya, apakah ikal, kriting atau lurus ini betul -betul harus kita perhatikan dengan seksama dan seterusnya sampai leher, lipatan  baju, ukuran bra barangkali juga tidak luput dari perhatian.
Ini jika anda menggunakan jasa model cantik misalnya, anda tidak perlu mengukur branya lngsung tapi cukup diperhatikan dengan jeli pasti proporsional. Tanpa perlu anda memakai meteran atau penggaris, untuk mengukur apakah branya 34 apa 38. Ini sangat tidak dianjurkan. 
-Jika yang disodorkan kepada anda adalh sebuah foto untuk dilukis maka saran saya pakailah teknik geometri atau garis skala jika anda masih pemula. Kalau anda sudah mahir tentu  tanpa pakai teknik itupun sudah pasti bisa hanya dengan mngandalkan fokus dan me perhatikan sekecil apapun bentuk obyek yang anda lukis itu.

Pertanyaan selanjutnya " Apa harus banyak menggambar?"
Jawabnya iya bagi yang masih pemula, karna dengan praktek ,proses mengamati, mengenali, memperhatiksn bentuk secara detail akan semakin membuat anda terasah kepekaan indra rasa ( feeling).  Belajar dari awal membuat anda merasakan sensasi luar biasa, dan akan lebih mudah diingat dan tak terlupakan dimana kesalah kecil dan bhkan kesalah 2 fatal mnjadikan anda semakin matang dalm mnciptakn goresan mulai dari gradasi turunan warna dari gelap keterang dan bgitu sebalik ya.

Kalau tidak sambil praktek ya jangan harap bisa. Msak anda ingin bisa melukis cukup dibayangkan. Ini ilmu terapan butuh diasah dan dipraktekkan. Makanya dalam ilmu mnggambar potret mirip itu mutlak. Fokus pada detail kecil tentang bentuk obyek yang kita lukis itu kuncinya. 
Anda bisa belajar tentang psikologi dan membaca bahasa visual atau ekspresi muka. Bukankan wajah kita adalh jendela bagi hati kita. Wajah seorang paijah misalnya,  yang sedang galau karena ditinggal pacar akan terlihat pucat dan kusam juga murung ketika dibandingkan ketika dia sedang asik bersenda gurau terlihat sumringah dan bahagia.
Anda bisa menilai orang dari wajahnya. Tapi sebelum belajar menilai orang lain, nilai dulu diri sendiri dengan cara sering -sering bercermin atau selfi biar semakin jeli mana wajah kusut dan mana wajah yang sedang move on.
Kenali raut wajahmu buruk dan baiknya ekspresinya,  kalau anda bisa menghafal wajah dan sifat2nya,.kesan mirip itu akan lebih niscaya dan pasti.

Jika bahan yang anda gunakan adalah kertas misalnya, maka anda bisa memakai bahan yang paling sederhana dan mudah didapatkannya, seperti pensil mulai dari ukuran Hb, 4h, 2b, 6b, 8b, konte dan  penghapus.
Tetapi jika bahannya kanvas anda bisa menggunskan cat acrilic dengan campuran air atau cat minyak /oil painting, tentu campuran untuk pngencernya juga minyak khusus.
Anda bisa dapatkan bahan -bahan dan alat lukis lengkap di toko alat lukis atau gramedia, bukan di toko mainan anak -anak, karena saya pastikan tidak ada. Heuheuheu..

Illustrasi :
lukisan Saya, dokumentasi karya lukis potret wajah, gbr kanan th. 2011
dan lukisan realis gbr kori th. 2008. Bahan: Oil on canvas & acrilic on canvas.

Saya sering ditanya tentang teknik atau trik simple agar bisa melukis bentuk obyek atau wajah seseorang tokoh misalnya. Mereka bertanya seperti ini "Bagaimana cara membuat mirip? Apa harus banyak menggambar?"

Ini pertanyaan lumrah dan banyak sekali kawan dan sahabat saya yang belum tau mudahnya melukis Obyek figur orang atau wajah ( potret). Menurut saya justru lebih sulit menulis kaligrafi kaidah Khatthiyyah.
Disini saya akan buka sedikit rahasianya cara membuat lukisan persis dan mitip sesuai dengan bentuk yang dilukis itu. Apapun itu bisa melukis potret wajah nenekmu, kakekmu, tetanggamu ataupun suami/istrimu atau juga orang -orang yang anda cintai dan ingin anda abadikan moment kebersamaan dengan mereka dengan torehan sebuah lukisan yang cantik dan anggun.

Melukis adalah hobby dan pekerjaan yang teramat menyenangkan buat saya. Maka jika anda ingin mencoba melukis, maka lakukanlah dengan cara yang menyenangkan agar hadilnya juga maksimal.
Pertama, Jika kita melukis obyek wajah misalnya kita harus belajar memperhatikan,mengenali detail-detail kecil seperti:
  • -Bentuk mata meliputi ( arah sudut mata, garis lipat atas mata, kantong mata, dll)
  • -Bentuk bibir meliputi (lebarnya ,cara menentukan lebar ditarik garis bantu dari mata, lebarnya pas dgn apa, misalnys : pas tengah pupil, pas tengah mata. Jadi mata dijadikan patokan ukuran saja.Tentu bentuk bibir seseorang berbeda beda detailnya. Tentang ciri kas bibirnya, warna, dan lipatan kerutannya. belajarlah mengenali dan mengamati)
  • Garis senyum,bentuk pipi..dll,.amati detail-detail kecil seperti misalnya: cekungan kecil, gelap terang warnanya dll.
  • Rambut dari helai dan bentuknya, apakah ikal, kriting atau lurus ini betul -betul harus kita perhatikan dengan seksama dan seterusnya sampai leher, lipatan baju, ukuran bra barangkali juga tidak luput dari perhatian.Ini jika anda menggunakan jasa model cantik misalnya, anda tidak perlu mengukur branya lngsung tapi cukup diperhatikan dengan jeli pasti proporsional. Tanpa perlu anda memakai meteran atau penggaris, untuk mengukur apakah branya 34 apa 38. Ini sangat tidak dianjurkan. 
  • Jika yang disodorkan kepada anda adalh sebuah foto untuk dilukis maka saran saya pakailah teknik geometri atau garis skala jika anda masih pemula. Kalau anda sudah mahir tentu tanpa pakai teknik itupun sudah pasti bisa hanya dengan mngandalkan fokus dan me perhatikan sekecil apapun bentuk obyek yang anda lukis itu.
Pertanyaan selanjutnya " Apa harus banyak menggambar?"
Jawabnya iya bagi yang masih pemula, karna dengan praktek ,proses mengamati, mengenali, memperhatiksn bentuk secara detail akan semakin membuat anda terasah kepekaan indra rasa ( feeling). Belajar dari awal membuat anda merasakan sensasi luar biasa, dan akan lebih mudah diingat dan tak terlupakan dimana kesalah kecil dan bhkan kesalah 2 fatal mnjadikan anda semakin matang dalm mnciptakn goresan mulai dari gradasi turunan warna dari gelap keterang dan bgitu sebalik ya.

Kalau tidak sambil praktek ya jangan harap bisa. Msak anda ingin bisa melukis cukup dibayangkan. Ini ilmu terapan butuh diasah dan dipraktekkan. Makanya dalam ilmu mnggambar potret mirip itu mutlak. Fokus pada detail kecil tentang bentuk obyek yang kita lukis itu kuncinya.

Anda bisa belajar tentang psikologi dan membaca bahasa visual atau ekspresi muka. Bukankan wajah kita adalh jendela bagi hati kita. Wajah seorang paijah misalnya, yang sedang galau karena ditinggal pacar akan terlihat pucat dan kusam juga murung ketika dibandingkan ketika dia sedang asik bersenda gurau terlihat sumringah dan bahagia.

Anda bisa menilai orang dari wajahnya. Tapi sebelum belajar menilai orang lain, nilai dulu diri sendiri dengan cara sering -sering bercermin atau selfi biar semakin jeli mana wajah kusut dan mana wajah yang sedang move on.

Kenali raut wajahmu buruk dan baiknya ekspresinya, kalau anda bisa menghafal wajah dan sifat2nya,.kesan mirip itu akan lebih niscaya dan pasti.Jika bahan yang anda gunakan adalah kertas misalnya, maka anda bisa memakai bahan yang paling sederhana dan mudah didapatkannya, seperti pensil mulai dari ukuran Hb, 4h, 2b, 6b, 8b, konte dan penghapus.

Tetapi jika bahannya kanvas anda bisa menggunskan cat acrilic dengan campuran air atau cat minyak /oil painting, tentu campuran untuk pngencernya juga minyak khusus.
Anda bisa dapatkan bahan -bahan dan alat lukis lengkap di toko alat lukis atau gramedia, bukan di toko mainan anak -anak, karena saya pastikan tidak ada. Heuheuheu..

Illustrasi :
lukisan Saya, dokumentasi karya lukis potret wajah, gbr kanan th. 2011
dan lukisan realis gbr kori th. 2008. Bahan: Oil on canvas & acrilic on canvas.

EKSISTENSI KALIGRAFI

Assiry gombal mukiyo, 29 November 2014

Masa pembaharuan dan latar belakang diturunkannya ayat-ayat pena (QS. Al ‘alaq : 1-5) di awal kenabian Muhammad SAW adalah awal peradaban yang cerdas dengan ditandai lahirnya risalah islam dengan perintah Allah untuk membaca dan menulis. Kita bisa belajar banyak, bahwa ditinjau dari segi yuridis pun kewajiban mempelajari ilmu baca tulis mendapat penekanan lebih. Islam lebih memberikan prioritas utama pada shalat, sebagai ibadah pokok yang menjadi tiang agama. Oleh karena itu, keselamatan seorang muslim atau kecelakaannya di akhirat, sangat ditentukan oleh bagaimana cara dia memelihara shalatnya. Namun, perintah shalat datang kemudian dan terlampaui oleh ayat-ayat pena. Mengapa demikian?

Kita telah berada dalam kajian asbabul nuzul yang menarik. Muhammad SAW menerima wahyu pertama, justru tentang perintah membaca dan menulis, tidak lepas dari latar belakang bangsa arab yang akan jadi sasaran dakwahnya. Bangasa arab pada umumnya, sebelum kedatangan islam, dikenal buta aksara, bahkan dari satu sisi, “anti huruf”. Tapi julukan "Jahiliyyah" yang disematkan kepada Bangsa arab bukan karena mereka bodoh, bukan juga karena mereka oon bin bahlul melainkan perilaku mereka sungguh sudah jauh dari nilai-nilai agama dan moral. Sehingga mengesampingkan nurani dan akal sehat. Contoh yang berlaku pada waktu islam belum ada mereka tega mengubur hidup -hidup bayi perempuan karena dianggap sebagai aib jika memiliki anak perempuan. Hal ini pun pernah dilakukan Sahabat Umar Bin Khattab kepada putrinya sebelum memeluk islam.

Islam membawa perubahan besar dengan mengangkat derajat perempuan.Meskipun orang-orang arab dikenal sebagai bangsa penyair, namun tulisan mereka tidak termasuk ranking tulisan adiluhung yang menyamai tulisan-tulisan besar dunia seperti hieroglipt (mesir), devenagari (india), kaminomoji (jepang), azteka (Indian), huruf paku (assiria), romawi, cina dan lain-lain.

Tradisi “mulut ke mulut” dalam menyampaikan pesan atau menalar syair dan menghapal silsilah, menyusutkan hasrat orang arab mengangkat tulisan mereka ke tingkat presisi yang tinggi, dan jenjang kelasnya dengan puisi yang mereka agungkan tidak seimbang.

Bagi bangsa arab, dalam kondisi lalai seperti itu, kehadiran ayat-ayat pena ini adalah bom. Bagi kita kaum muslimin, wahyu permulaan ini mengisyaratkan tentang kewajiban membaca dan menulis yang mendominasi tempat tertua dalam literasi hukum islam. Pena dan tulisan berhubungan erat dengan bidang keilmuan. Lebih dari sekedar persekutuan semangat mencipta dan rasa keindahan bagi pelukis, isyarat “bi Al Qalam” (dengan pena) dalam firman Allah tidak selalu mengandung satu dimensi makna, yakni pena biasa untuk menulis atau kuas untuk melukis, seperti yang umum kita pahami selama ini. Saya menerjemahkan "bi Al Qalam" dalam konteks kekinian dengan “perabot multi media” yang lebih luas, mencakup radio, televise, telepon, telegraph, teleks, facsimile, computer dan seterusnya tidak hanya terbatas pada pena.

Mengapa kita musti mengetahui dasar-dasar pemikiran yang terkandung dalam filosof kaligrafi islam, tiada lain untuk mengembalikan kontrol kita pada tujuan-tujuan awal kehadirannya sebagaimana dituntunkan Al Quran. Moral Al Quran hendaknya memberikan sentuhan kolasi pada kanvas, kayu, kaca, keramik, tunggul, karpet, gelas, piala, kertas, tembaga, plaster, kulit, tanah dan batu. Al Quran adalah sumber segala inspirasi dan dapat dijadikan ajang perburuan kreasi yang tiada habis-habisnya.

Sangat menarik menyusuri sejarah lebih lanjut, bagaimana Al Quran sanggup melakukan pendobrakan dan transformasi budaya, mengubah substansi sesuatu yang mapan menjadi bentuk baru yang memiliki dinamik seperti tulisan arab. Lebih 1000 tahun sebelum islam, perjalanan kaligrafi arab sangat tesendat, dan tidak melahirkan keanekaan ranting-ranting yang kukuh. Hanya beberapa puluh tahun sesudah islam, terjadi perkembangan besar. Akar-akar tulisan pecah menjadi lebih 400 aliran.

Mungkin, berkat fadhilah yang diberikan kepada seni kaligrafi ini, kaligrafi besar yaqut al musta’shimi (w.698 H/1298 M) mengibaratkan kaligrafi sebagai arsitektur ruhani yang diekspresikan lewat medium jasmani (alkhattu handasatun ruhaniyatun, dzaharat bialatin jismaniyah). Siloka ini oleh M. Ugur Derman dalam jurnal art and the Islamic world volume 4, 1987, dibahasa inggriskan menjadi “calligraphy is a spiritual geometry brought about with materials tools,” (kaligrafi adalah suatu ilmu ukur spiritual yang menghasilkan perabot kebendaan). Selanjutnya, kata-kata ini dijadikan definisi yang diakui banyak pihak.

Penekanan yang jadi pusat perhatian kita adalah, bagaimana pengaruh yang dipantulkan wahyu permulaan Al Quran punya bias begitu besar. Namun, kita juga masih perlu mengkaji ayat-ayat lain dan beberapa hadits nabi SAW yang mendorong reformasi kaligrafi arab begitu cepat, dinamis dan bergemuruh. Satu diantara ayat al quran yang jadi simbol “kekuatan magis” itu adalah yang pertama dari surat Al qalam, “nun, wal qalami wama yasthurun,“ (nun, perhatikanlah qalam dan apa saja yang mereka goreskan).

Penafsiran yang lebih akrab kepada pemahaman kita, dalam kata nun yang kontroversil, adalah yang berdasar kepada riwayat ibnu abbas, diikuti penafsiran ini oleh al dahhak, al hasan dan qatadah, bahwa “arti nun adalah dawat atau tinta,” parallel dengan hadits keluaran abu hatim riwayat abu hurairah, dimana nabi SAW mengatakan : “Allah menciptakan nun, yakni dawat.”

Para pelukis dan khattat segera menangkap objek isyarat ayat al quran dan qaul nabi itu. Isyarat itu cukup menantang, dan para seniman menjawabnya lewat olah bentuk dan konsepsi penciptaannya. Lukisan-lukisan indah lahir melalui keragaman gaya dan pesona visualnya. Lagipula, para seniman kaligrafi leluasa bergerak, karena tidak menemukan hambatan psikis yang mengacu pada kata haram atau pamali, seperti yang dikenakan pada karya-karya seniman patung, tari dan nyanyi yang oleh nabi pernah dicap malahi karena mudah terpesona obyek syirik dan hura-hura. Nabi mengatakan, “tulisan bagus akan membuat kebenaran tampak nyata, karena keunggulan.” Tetapi, inilah kata-katanya yang “memanjakan“ para seniman kaligrafi : “barang siapa meraut pena untuk menulis ilmu, maka Allah akan memberinya pohon di syurga yang lebih daripada dunia berikut seluruh isinya.” Dan, “barang siapa menulis bismillahir rahmanir rahim dengan khat yang indah, ia berhak masuk syurga tanpa hisab.”

Dengan menangkap getaran bunyi firman dan sabda itu saja, sang seniman dituntut mampu mengamalkan kekuatan imajinatif pribadinya. Dorongan-dorongan itu juga sudah cukup membuat semangat para khattat terdahulu lebih dari sekedar “binal” untuk membentuk kreasi-kreasi unggul. Uniknya, modal ini mendapat pembelaan di mana-mana, baik dari kalangan ulama maupun cendekiawan penguasa. Dalam berbagai siloka, seni kaligrafi dilukiskan sebagai kecantikan rasa, duta akal, penasihat fikiran, senjata pengetahuan, penjinak saudara dalam pertikaian, pembicaraan jarak jauh, penyimpan rahasia dan khazanah berbagai masalah kehidupan.

Ringkasnya, “khat itu ibarat ruh di dalam tubuh,” seperti dikatakan sebagian ulama. Bukannya para khattat tidak tahu maksud yang diucapkan nabi ini : “hendaknya kalian mempercantik tulisan, karena dia itu adalah kunci-kunci rezeki.”

Semuanya menimbulkan daya tarik. Dan, bagi para kaligrafer, di sana terletak ilham untuk mencipta. Al Quran adalah mata rantai penghubung antara tulisan arab dengan dunia islam. Maka, menjaganya walau setitik kesalahan adalah wajib. Ketentuan ini berlaku, baik untuk memenuhi keperluan estetis maupun untuk keperluan fungisonal.

Kamil al baba mengajak kita untuk lebih bersungguh-sungguh menangkap fungsi-fungsi kaligrafi sebagai medium ekspresi. Ia mengingatkan sebuah “tragedi” di dunia arab, ketika tulisan tangan dioper fungsi oleh mesin ketik dan alat-alat cetak elektronika. Al baba hanya bisa mengingatkan, bahwa tulisan tangan masih diperlukan dan harus dilestarikan di tengah riuhnya iming-iming mesin tulis yang lebih simple dan asal pencet.
Di tanah air kita, mesin tulis arab belum jadi “ancaman”. Namun, diakui, kebiasaan menulis halus huruf arab yang dulu diajarkan di sekolah-sekolah dasar dan menengah kini menghilang dari jajaran kurikulum. Pengucilan jenis keilmuan dan keahlian dalam menulis kaligrafi terbukti berakibat bukan hanya jadi beban bagi pembaca, tetapi sering juga menghambat kelancaran membaca. Tulisan jelek, apalagi yang tidak mengikuti aturan yang betul, dapat memupus gairah membaca tulisan -tulisan arab maupun kitab di pelajaran -pelajaran sekolah atau pesantren.

Usaha LPTQ Pusat, memasukkan seni menulis khat indah Al Quran ke dalam MTQ, memang, merangsang gairah kalangan muda mempelajari kaligrafi arab di mana-mana meskipun belum bisa banyak berbuat untuk sejajar dengan para Kaligrafer di Timteng.. Beberapa sekolah mengisi rubrik kegiatan ekstra kurikulernya dengan pelajaran ketrampilan kaligrafi. Ini artinya peluang untuk secara resmi memasukkan kembali seni menulis indah huruh arab atau Al Quran ke dalam sekolah terbuka lebar.Didukung juga dengan semakin maraknya berdiri sanggar -sanggar Kaligrafi dan Pesantren Kaligrafi di Indonesia.Salah satunya adalah Pesantren Seni Rupa dan Kaligrafi Al Quran PSKQ Modern ( Islamic Boarding School Of Art and Quran Calligraphy).

Fokus utamanya bukan hanya kepada kajian Kaligrafi seperti yang ada di Indonesia kebanyakan juga di Temteng tapi juga melukis dan mengaplikasikan lngsung pada pelbagai media dan bahan dengan terjun langsung di lapangan. Tentu semua perlu proses panjang bsgi seorang santri agar bisa menguasai kaligrafi dan Seni Rupa yang banyak cabang seninya.

Di luar pembicaraan kita tentang “keleluasaan” berekspresi, bagi kalangan dasar yang baru mulai, pelajaran menulis kaligrafi hendaknya diberikan dari tingkat dasar bisa dimulai dari Riqa atau naskhi dari huruf perhuruf, ditingkatkan kepada cara-cara merangkai kata perkata sampai kalimat perkalimat. Metode ini lebih betul, sebab, dengan membiarkan mereka bebas tanpa ikatan, bukan saja merusak kualitas tulisan, tetapi jika objek torehannya ayat-ayat suci Al Quran, maka kekeliruan akan bergerak kepada konsekuensi yang lebih berat lagi, yaitu perubahan-perubahan makna yang dikandung ayat-ayat suci tersebut karena kesalahan dalam penulisan.

TEKNIK MELUKIS ILLUMINASI & KALIGRAFI DI DINDING MASJID

Assiry gombal Mukiyo, 29 November 2014




Menghiasi dinding masjid / Musholla dengan Motif /illuminasi kaligrafi tidaklah serumit yang dibayangkan orang.

Perlu kita ketahui dahulu apa itu motif / iluminasi. Secara bahasa Illuminati (bentuk plural dari bahasa Latin illuminatus, yang berarti "tercerahkan"). Dalam bahasa inggris illuminate berarti menerangi.
Jadi iluminasi /motif itu adalah ragam bentuk hiasan yang bertujuan "to illuminate" untuk menerangi atau membuat sebuah karya menjadi terlihat lebih "jreng" atau lebih terang dan indah karena adanya unsur dari berbagai bentuk ragam hias.

Illuminasi /motif adalah bagai ruh bagi sebuah karya kaligrafi agar terlihat hidup, anggun dan lebih indah.
Ada beberapa tahapan dari proses mulai menyiapkan desain, membuat pola atau mal, mengaduk dan mengoplos warna dengan mengikuti panduan desain yang sudah diprint out agar memudahkan untuk memperkirakan takaran gelap terangnya warna sebagai patokan awal dalam membuat karya.
Karena jika tidak demikian, maka pekerjaan melukis motif/ illuminasi menjadi lebih lama karena bisa jadi disebabkan oleh kesalahan kita dalam mengkomposisikan atau memadu padankan warna -warni tersebut agar terlihat lebih harmoni.

Kita tentu harus pintar mengolah ekspresi dan imajinasi kita. Mana warna yang analog(serumpun ) misalnya kesan kecoklatan atau kebiruan. Juga kita diharapkan mampu mengolah kreasi dari warna -warna komplementer ( warna yang bertentangan) misalnya biru dan merah).
Akan saya paparkan secara singkat proses pembuatan motif /illuminasi & kaligrafi :
Siapkan bahan dan alat perlengkapannya sebagai berikut yaitu:
  • Cat Mowilex warna primer saja merah, kuning, biru, putih sesuai dengan volume dinding yang akan dilukis Motif dan Kaligrafi.
  • Pisau cutter
  • Pensil 2b.
  • Kertas karton secukupnya.
  • Print out desain illuminasi/ motif yang akan dibuat.
  • Penghapus pensil, wadah atau tempat untuk mngaduk/mencampurkan warna.
  • Kain Lap / kain bal sejenis katun.
  • Kuas berbagai ukuran, termasuk juga kuas untuk menulis kaligrafi.
  • Lakban kertas dan lakban bening.
  • Ember kecil dan botol plastik tempat oplosan cat secukupnya
  • Penggaris dan meteran.
Langkah awal sampai akhirnya sebagai berikut:
  1. Blok dinding dengan dicat warna dasar pada bagian yang akan dilukis Motif/illuminasi kaligrafi setelah sebelumnya dihamplas halus terlebih dahulu untuk menghilangkan lapisan debu yang menempel di dinding.
  2. Siapkan gambar motif yang telah diprint atau dicetak kemudian dibuat sketsa desainnya dikertas karton dengan ukuran panjang dan lebar disesuaikan dengan ukuran bingkai pada dinding tersebut.Kertas karton yang dipilih baiknya yang berwarna Putih atau warna terang untuk membuat pola sesuai desain yang dikehendaki untuk memudahkan membuat pola tau malnya..
  3. Setelah desain dari pola dikarton sudah jadi kemudian karton tersebut dilakban bening. Tujuannya biar pola ( mal ) tidak cepat rusak jika digunakan.Kemudian desain motif yang sudah dibuat dikarton tadi lubangi pake pisau cutter.
  4. Setelah karton yang sudah dibuat pola /mal sudah dilubangi, kemudian tempelkan mal (pola) tersebut dilokasi dinding yang mau kita lukis motif /illuminasi tersebut.
  5. Tempelkan pada dinding yang akan kita lukis dengan menggunakan potongan lakban kertas disudut -sudut kertas mal/pola.Setelah itu kemudian kita tebalkan dengan menggunakan pensil ( ini untuk teknik lukis manual hand made atau seperti batik manual.Cuma bedanya kalo batik menggunakan canting tapi kalau melukis motif /illuminasi di dinding menggunakan kuas disesuaikan dengan pola / mal.Atau dengan cara yang lebih cepat dan praktis yaitu mal / pola tersebut langsung kita cat dengan mnggunakan rol spon yang kecil ( teknik sablon). Dengan catatan cat yang sudah dioplos itu campuran airnya jangn terlalu encer harus agak sedikit kental, agar tidak meleber ( menetes) catnya sat di rol pakai rol spon
  6. Kita copot dulu kertas mal /pola jika kita melukis motifnya dengan teknik hand made( batik tangan ) atau jika teknik yang dipakai adalah dirol mnggunakan rol spon yang kecil ( teknik sablon). Maka mal / pola motif /illuminasi tersebut dilepaskan setelah selesai dirol / disablon.Nah tercetaklah pada dinding, hasil motif /illuminasi tsb.
  7. Terakhir tinggal kita tebalkan lagi motif tadi dengan cat tembok mowilex/ acrilic, dengan kuas yang biasa kita gunakan untuk melukis seperti eterna atau pagoda.
  8. Setelah motif / illuminasi sudah finishing touch, langkah selanjutnya adalh menggores ruang kaligrafi dengan kuas khusus. Biasanya Santri -Santri PSKQ Modern menggunakan kuas pipih Winsor atau azanta dengan ujung kuasnya dipotong sesuai dengan ketebalan huruf kaligrafi yang dikehendaki.
Perlu diperhatikan bahwa untuk menghasilkan goresan huruf kaligrafi yang indah dengan komposisi yang serasi dibutuhkan proses latihan khusus dan kontinyu.
Itulah sekelumit metode atau cara melukis motif / illuminasi dan Kaligrafi sederhana dan singkat di dinding Masjid / Mushalla.

Illustrasi:
Karya dokumentasi CV.Assiry Art & Santri-Santri PSKQ 2014
di Masjid BKPM( Badan Koordinasi Penanaman Modal) Gatot Subroto, Jakarta.

TEKNIK MELUKIS KALIGRAFI KONTEMPORER

Assiry gombal mukiyo, 27 November 2014


Foto Assiry Presiden Kaligrafi.


Metode/ cara melukis Kaligrafi Kontemporer sangat kaya variasinya.
Sedikit akan saya ulas dan paparkan cara melukis kaligrafi kontemporer texture yaitu lukisan timbul ala PSKQ Modern (Pesantren Seni Rupa dan Kaligrafi Al Qur an).
Sebelum melukis hendaknya kita menyiapkan apkan alat-alat yang dibutuhkan sebagai berikut:
  1. kanvas, yang sudah di pasang spanram/di bentang atau di lem di sebuah papan triplek yang dudah dipotong sesuai selera.
  2. Cat menggunakan cat acrilyc (cat campuran air) atau juga cat minyak (oil panting) bisa merk apa saja misalnya winsor, greco dll.
  3. Kuas, disini bisa menggunakan macam-macam kuas, dari yang lebar sampai yang berukuran kecil.
  4. Kertas karbot/ duplex atau juga bisa menggunakan spon hati. Ketebalannya bisa disesuaikan dengan selera.
  5. talk/zinkwhite kalau nggak ada pakai semen putih juga bisa itupun kalau terpaksa. Dalam hal ini berbeda bahan akan mngurangi hasil akhirnya.
  6. Lem kayu/putih.
  7. pisau Catter dan gunting untuk memotong kertas karbot atau spon. dan alat tulis kaligrafi (pencil, penghapus, kalam, dan tinta).
  8. pisau palet.
  9. Palet untuk mencampurkan warna.
Jangan lupa siapkan air dan lap secukupnya, setelah semua siap mulai kita melukis.
Ada baiknya sebelum melukis kita membuat desain lukisan atau pemilihan tema dan ayat /hadist, supaya jadinya sesuai dengan yang kita inginkan.

Langkah pertama kita ambil kertas, membuat sket tulisan misalkan yang akan kita tulis lafad ALLAH, memakai pencil, kemudian di tebalkan dengan kalam yang sudah kita sesuaikan ukurannya dengan ruang kanvas.

Setelah selesai membuat sket, kemudian di potong sketsanya sesuai dengan pola tulisan yang kita gores menggunakan pisau catter/gunting, jangan lupa hati-hati jangan sampai hurufnya terpotong dan berantakan.
Langkah berikutnya kita siapkan Talk/zinkwhite, di campur lem putih dan air, kira-kira kadarnya pulen (jangan terlalu lembek atau kental).

Supaya dalam mengaplikasinya lebih enak dan cepat kering, setelah siap adonannya, segera kita tuang dengan menggunakan pisau palet, kita oles-oles pada permukaan kanvas, sesuaikan dengan desain yang telah kita tentukan.

Kemudian kita keringkan sebelum menempelkan huruf yang telah di potong, setelah kering tulisan nya ditempel di atas permukaan kanvas yang di lumuri talk/zinkwhite, jangan sampai ada yang ketinggalan hurufnya, setelah semua huruf di tempel kita lumurin lagi huruf tersebut dengan talk/ zinkwhite usahakan tertutup merata, sampa tidak keliahatan kertasnya, lalu di keringkan supaya kuat ketika di warna nantinya.
Pada bagian akhir kita tinggal memberi warna pada kanvas yang telah kita tempel hurufnya, jangn lupa di siapkan warna-warna yang kita inginkan, ambil kuas dan mengaplikansikannya ke dalam media sesuai selera,
Ada cara yang berbeda didalam mewarnai lukisan texture:

Pertama media kanvas di basahin merata pada bagian yang bertexture menggunakan kuas besar, dengan posisi terlentang supaya airnya tidak tumpah. Atau kalau memakai bahan cak minyak ( oil painting) maka pengencernya mnggunakan minyak khusus untuk cet minyak. Kemudian kita ambil warna yang kita sukai di aduk encer, di kuaskan pelan-pelan dan biarkan catnya mencari jalan sendiri mengikuti alur texturnya.
dalam tahap ini lukisan sudah mempunyai warna beground selanjutnya tinggal mewarnai hurufnya sesuaikan dengan begroundnya, misal beground gelap tulisannya warna terang begitu sebaliknya.
contoh karya yang sudah selesai:
Illustrasi:
Tampak karya Ustaz Haji Purwanto yang dalam proses finishing saat mengajar materi melukis kaligrafi kontemporer di PSKQ Modern..
dan gambar kedua yang sebelah kanan adalah contoh dokumen karya Saya sendiri ukuran 150 x 80 cm Th. 2011 Alhamdulillah sudah terjual Rp.11jtan dibeli pengusaha Batu alam H. Zarnubi Depok dekat kampus UI.
Inilah keuntungan menguasai Kaligrafi tekstur.

Assiry gombal mukiyo.
Foto Assiry Presiden Kaligrafi.


TELAH DIBUKA ARJUNA REST & ASSIRY GALLERY



Arjuna Rest &Assiry Gallery sebagai bagian dari pengembangan usaha mandiri PSKQ Modern yang penghasilannya sebagian untuk pengembangan dan kemajuan fasilitas dan ketercukupan Santri -santri yang belajar di PSKQ Modern, sehingga santri-santri PSKQ tetap bisa fokus belajar dengan tidak terbebani beaya SPP bulanan karena digratiskan.
PSKQ dibangun bukan dari hasil meminta sumbangan atau proposal dan semacamnya. Tapi PSKQ berdiri karena doa teman-teman sekalian.

Doa yang berlimpah itu menjelma dan dikabulkan Allah menjadi jalan atas dimudahkan-Nya menuju Pembangunan asrama dan fasilitas PSKQ Modern dan usaha mandiri lainnya baik dari CV.assiry Art yang bergerak dalam bidang jasa kaligrafi dipenjuru pelodok tanah air dan luar negeri dan Arjuna Resto juga clothing " gombal mukiyo" . Meskipun masih banyak kekurangan disana sini.
Tapi paling tidak kami belajar untuk memberi bukan meminta.

Untuk teman-teman Seniman Kaligrafi dan para Pelukis bisa ko nitip karya yang dirasa terbaik untuk dijual di Arjuna Rest & Assiry Gallery.

Semoga dimudahkan dan dilancarkan Allah. Amiin.

Assiry gombal mukiyo,27 November 2014
Presdir PSKQ & Arjuna Rest & Assiry Gallery

MENJADI GURU

 Assiry gombal mukiyo, 25 November 2014

MENJADI GURU 
Assiry gombal mukiyo, 2014

Suatu waktu saya bertanya kepada Para Guru Kaligrafi saat pengkaderan dan membina para guru kaligrafi di Masjid Agung Semarang Jateng. "Anda menjadi guru  Kaligrafi itu karena siapa?” Ada yang menjawab, “Karena diri sendiri.” Spontan saya mengatakan, “Itulah masalahnya. Bahwa jika kita pergi ke Jakarta atas perintah juragan kita untuk menyampaikan titipan kepada seseorang di sana, maka si juragan akan menyiapkan fasilitas dan segala yang dibutuhkan, kalau ada apa-apa dia pula yang bertanggungjawab. Lain jika kita pergi ke sana karena keinginan kita sendiri, semuanya kita tanggung sendiri. Maka kalau Anda menjadi guru Kaligrafi karena diri Anda sendiri, ya Anda yang harus menanggung diri Anda sendiri, tetapi jika Anda menjadi guru Kaligrafi  karena Allah, Allahlah yang bertanggungjawab pada diri Anda.”

Di Sulawesi Selatan ada Waliyullah Imam Lapeo yang membangun Masjid. Begitu Masjid jadi, sang Imam didatangi banyak pedagang Cina yang menagih hutang-hutangnya. Rupanya Masjid Imam Lapeo masih punya hutang. Imam Lapeo meminta mereka untuk menunggu beberapa saat. Sang Imam lantas masuk Masjid dan berdoa, “Ya Allah Rumah-Mu masih punya hutang. Aku yang hanya menempati saja malu, masak Engkau tidak. Bayarlah hutang-Mu.”

Tak lama kemudian, datang serombongan orang bermobil, menemui sang Imam, dan memprotes. “Imam, kenapa Engkau membangun masjid tak bilang-bilang kami. Kami kan juga ingin masuk Surga. Masak Imam ingin masuk surga sendirian.” Lalu, Imam Lapeo berkata, “Ya sudah kalau begitu, temui orang-orang di luar itu dan bayarlah hutang-hutangku.”

Jadi kita harus dekat dengan Allah. Ini seriusss.  Jika paradigmanya seperti itu, semua jadi lebih ringan. Persoalan gaji guru yang rendah tetap kita pikir, tetapi tidak boleh menguras energi kita 24 jam. Segala masalah yang kita hadapi tidak akan membatalkan kecintaan kita pada profesi guru, karena yang terpenting adalah landasan cinta pada pekerjaan guru sebagai “pekerjaan Allah”. Jadi, “Anda menjadi guru Kaligrafi atau guru TK sekalipun itu mulia atau tidak bergantung pada hal-hal di luar (sekolah anda unggulan atau tidak), melainkan pada konsep dan keyakinan Anda sendiri.

Mari kita telusuri kembali akar sejarah kata yang ada dalam dunia pendirikan, “guru" itu berasal dari bahasa apa, begitu pula sekolah, siswa, murid, dan lain-lain.” Semua itu ada kaitannya dengan epistemologi pengetahuan kita.” Contoh kata ‘murid’ yang berasal dari bahasa Arab. Murid berarti orang yang menghendaki (punya karep), murid berarti subjek. “Jadi, guru yang baik adalah murid sepanjang masa,”.  Dengan konsep seperti itu, semua yang terjadi itu terserah kita, mau kita sikapi bagaimana. Banyak yang mesti dibenahi, termasuk penyikapan kita atas profesi guru. Karena itu ayo dung kita perkaya diri kita dengan beragam bahasa- bahasa pikir, bahasa hati, dan bahasa-bahasa lainnya, sehingga kalau ada fenomena anak didik yang di luar kebiasaan, maka para guru tidak kehabisan stok untuk memperlakukan anak didiknya itu.

Jangan sampai kata Guru yang oleh Mbah KH. Al Allamah Arwani amin Kudus, diterjemahkan dalam bahasa jawa sebagai Gu ( digugu) didengarkan dan dipatuhi setiap setiap nasehatnya, Ru ( ditiru) diikuti dan diteladani perilaku baiknya.
Kini bisa saja terbalik tafsir dan makna mengenai guru sehingga menjadi Gu ( diguyu) ditertawakan karena tidak memilki etos semangat pengabdian karena dalam otaknya hanya mengajar karena mencari uang dan tunjangan. 
Ru (ditinggal turu) diabaikan dan dicuekin bahkan mungkin ditinggal tidur saat guru mengajar itu karena Guru sudah tidak lagi memiliki kewibawaan dan keteladanan sebagai pendidik yang bukan hanya mengajar ( transfer of knowledge) tapi juga mendidik (transfer of value).

SELAMAT HARI GURU........

# Illustrasi foto saya ambil saat Saya mengajar dan membimbing Santri -santri PSKQ Modern dan memberi materi Khath Naskhi sebagai bagian dari Materi wajib semester l.
# Santri -Santri PSKQ yang belajar di PSKQ Modern dibebaskan dari beaya SPP bulanan "alias gratis". Karena saya yakin yang menggaji saya bukan manusia tapi Allah.

Semoga bisa memberikan secercah manfaat.....Amiin

Suatu waktu saya bertanya kepada Para Guru Kaligrafi saat pengkaderan dan membina para guru kaligrafi di Masjid Agung Semarang Jateng. "Anda menjadi guru Kaligrafi itu karena siapa?” Ada yang menjawab, “Karena diri sendiri.” Spontan saya mengatakan, “Itulah masalahnya. Bahwa jika kita pergi ke Jakarta atas perintah juragan kita untuk menyampaikan titipan kepada seseorang di sana, maka si juragan akan menyiapkan fasilitas dan segala yang dibutuhkan, kalau ada apa-apa dia pula yang bertanggungjawab. Lain jika kita pergi ke sana karena keinginan kita sendiri, semuanya kita tanggung sendiri. Maka kalau Anda menjadi guru Kaligrafi karena diri Anda sendiri, ya Anda yang harus menanggung diri Anda sendiri, tetapi jika Anda menjadi guru Kaligrafi karena Allah, Allahlah yang bertanggungjawab pada diri Anda.”

BERKUNJUNG KE KOTA PALEMBANG

Assiry, 25 November 2014

Go to Masjid DPRD Sum Sel, Palembang. Menebar virus kaligrafi yang mengindahkan relung jiwa bersama team assiry art & Santri -santri PSKQ Modern.

LEMBUR DI TANGERANG


Lembur "Whosing decoratif" profil sebelum ditulis kaligrafi mihrabnya.
Masjid Nur ihsan , cipondoh, tangerang.
Assiry art, 24 November 2014

MEMESRAI KESULITAN

Assiry gombal mukiyo, 24 November  2014

Dalam hidup pasti kita menemukan rentetan peristiwa yang pelik dan sulit. Kesulitan apapun dalam hidup pasti berbarengan dengan kemudahan dan solusinya "inna ma'al al 'usri yusran ".
Jadi yang benar adalah setiap kesulitan pasti diikuti dengan kemudahan. Itu Firman Tuhan bukan kata -kata saya. Kita kadang masih berfikir apatis bahwa setelah kesulitan baru ada kemudahan. Inilah yang membuat kita takut menghadapi setiap persoalan maupun kesulitan hidup ini.

MENYENANGKAN

Assiry gombal mukiyo, 23 November 2014

 Melukis dan menulis Kaligrafi adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan dalm khidupan saya. Ibarat baju dan celana. Jika salah satunya tidak ada maka saya merasa "bugil" dan benar -benar telanjang. Hal itu mnjadi tidak benar, tidak indah dan juga ndak baik buat hidup saya. Kesempurnaan hidup itu tidak hanya berbuat benar, tapi juga baik dan indah. Saya punya teori seperti itu dalam menjalani kehidupan yang mnyenangkan ini.

Sekarang, kita ini cuma disuruh berbuat benar thok, berbuat baik thok, berbuat indah thok. Tapi kalau saya, jangan berbuat baik kalau tidak menyenangkan. Latihan melukis, menggores kaligrafi, latihan musik ataupun rebana, atau latihan apa saja, yang anda lakukan itu harus menyenangkan, harus nikmat. Kalau anda tidak menemukan kenikmatan dari yang anda lakukan itu, maka harus dicari kenapa tidak nikmat.
Kalau sholat belum seneng, kalau anda Misa tidak seneng anda ke wihara tidak fokus, ya itu mnjadi dia -sia bukan ?

Carilah kenapa harus senang. Kalau tidak senang, ngga akan jadi apa -apa itu nanti.
Makanya di Islam ada Hasbunallah wa ni’mal wakil, ni’mal maula wa ni’man naashir, artinya kebenaran itu urusan nikmat. Temukan pada diri anda supaya anda tetap merasakan nikmat. Selama ini kan berbuat baik itu susah, berbuat benar itu susah, yang senang itu hanya yang dapat uang misalnya nyolong, korupsi, nggembrek atau nggigolo.

Mulai sekarang, kita tanamkan filosofi bahwa berbuat benar harus menyenangkan. Latihan kaligrafi terus -menerus itu menyenangkan, olah raga itu menyenangkan, jujur itu menyenangkan, makan agak dibatasi itu menyenangkan.

Pokoknya apapun saja yang baik itu harus dinikmati dan membuat anda senang.
Hussd jangan keras -keras ngomongnya...! ada teman kita yang bertanya "termasuk jima' atau melakukan" itu" kepada istri harus juga menyenangkan kang assiry?". "Ya harus...justru itu wajib senang dan saling menyenangkan". Saya jawab sambil terkekeh.

DEHIDRASI MORAL

Assiry gombal Mukiyo, 22 November 2014

Pancaroba peradaban zaman telah mendehidrasikan moral sehingga melahirkan manusia-manusia yg buta ditengah cahaya.

PANGKAL HIDUP

Assiry gombal mukiyo, 22 November 2014


Pangkalnya hidup kita adalah "rasa" yang terletak dalam hati. Indera manusia sejatinya bukan terletak di mata, di telinga, di lidah, di hidung dan di kulit. Kerap yang di anugrahi mata tapi ia berlaku lebih buta dari yang buta.

PERSIAPAN MELUKIS KUBAH MASJID DI KOMPLEK GEDUNG DPRD PALEMBANG SUMSEL

Bersama 6 orang santri PSKQ dan crew : Bang Katili Gorontalo, Bang Marhawi kalimntn Barat, Bang Rio Palu sulteng, Mas kholil Demak Jateng dan juga Ustaz Muallimin Demak Jateng..
Persiapan melukis Kubah Masjid diameter 10 m dengan motif asmsul Husna di komplek gedung DPRD Palembang Sumsel.
Perlu diketahui di Kota Palembang SumSel adalah" sarang" kaligrafer handal. Ratusan Kaligrafer alumni LEMKA adalah asset daerah yang luar biasa.

CV.assiry art yang kecil dan kerdil merasa terhormat diberikan Mandat untuk membuat hiasan kligrafi interior Masjid DPRD Palembang oleh Dewan Perwakilan Rakyat SumSel.  
Kami mohon maaf, bukan maksud kami untuk melangkahi para kaligrafer di SumSel...

Salam ta'dzim dan hormat kami dan mohon ijin bisa ikut menaburkan keindahan dan menebar virus 2 Kaligrafi yang mematikan kemalasan dan membunuh lamunan jorok di kota Pempek yang gurih dan bikin keranjingan.

Salam Pempek yang mengenyangkan
Salam Kaligrafi yang mengindahkan jiwa.

Assiry art, 20 nopember 2014
www.assirykaligrafimasjid.com

Bersama 6 orang santri PSKQ dan crew : Bang Katili Gorontalo, Bang Marhawi kalimntn Barat, Bang Rio Palu sulteng, Mas kholil Demak Jateng dan juga Ustaz Muallimin Demak Jateng..

MELUKIS JEMBATAN DI DEPAN RESTO PSKQ, ARJUNA REST & ASSIRY GALLERY

Assiry, 19 November 2014

Melukis di mana saja, berkreasi dan terus menabur virus -virus Kaligrafi adalah bagian dari cara untuk mengejawantahkan dan mengaplikasikan setisp ilmu Seni Rupa dan Kaligrafi yang diberikan oleh Pesantren Seni Rupa dan Kaligrafi (PSKQ Modern ).

Tampak ilustrasi proses mulai pengamplasan dan membuat motif batik disalah satu jembatan tepat di depan RESTO PSKQ, ARJUNA Rest & Assiry Gallery, oleh sebagian santri-santri PSKQ angkatan 2014/2015




MENJADI DIRI SENDIRI

Assiry gombal mukiyo, 17 November 2014

Saya mengibaratkan diri saya seperti alat musik, apabila dipetik untuk nada “Do” maka ia akan berbunyi “Do” bukan “Re”. Begitu juga jika tidak ada yang membunyikan, maka saya tidak akan berbunyi. Dalam kehidupan sehari-hari saya sangat ingin simpel, apa yang saya suka maka saya pakai, dan saya lakukan.

SELAMAT "NGANGGUR" SARJANAKU

Assiry gombal Mukiyo, 19 November 2014

SELAMAT "NGANGGUR"SARJANAKU
Assiry gombal Mukiyo, 2014

Pada tahun 2014 ini,  laporan resmi pemerintah menyebutkan 780.000 lulusan diploma dan sarjana berbagai disiplin menjadi pengangguran. Mereka lulus studi namun gagal mendapatkan pekerjaan. Apa yang salah sehingga para sarja kita menganggur?

Pendidikan nasional sampai detik ini masih berorientasi pada konsep kelulusan dengan nilai IPK (indeks penilaian kumulatif) tinggi. Para lulusan telah ditanam cara berpikir bahwa belajar yang baik adalah meraih nilai IPK paling tinggi dan selesai studi cepat.

Nilai IPK tinggi tentu saja tidak salah, namun itu hanya salah satu persyaratan saja bagi para pembelajar di lembaga pendidikan. Sayangnya, tidak sedikit para pengajar menuntut para anak didik meraih nilai IPK tinggi dan selesai cepat saja. Mereka mengabaikan unsur-unsur penting yang sangat dibutuhkan paska kelulusan.

Unsur-unsur penting tersebut adalah kualitas kepemimpinan, kreativitas dan keterampilan. Bagi mahasiswa Nilai IPK tinggi itu penting namun hanya akan bermakna kosong apabila para lulusan tidak memiliki kualitas kepemimpinan. 

Tiga unsur penting tersebut, selain IPK tinggi, membutuhkan interplay antara pengajar dan peserta didik. Peran pengajar, baik guru dan dosen, semestinya mampu memfasilitasi para mahasiswa lulus ber-IPK baik, memiliki kualitas kepemimpinan, kreativitas dan keterampilan lebih.

Sayangnya, masih banyak pengajar yang tidak peduli. Mereka hanya menuntut para peserta didiknya bisa menghafal teori, menyelesaikan tugas kuliah, dan selesai kuliah sesingkatnya. Sikap tersebut selain dipengaruhi regulasi seperti Permendikbud No 49 yang mengharuskan mahasiswa selesai maksimal 5 tahun, juga kepedulian yang kurang melimpah.

Para pengajar merasa cukup datang ke ruang pendidikan, membaca presentasi power point yang harus diingat peserta didik, dan bahkan tidak menawarkan informasi baru. Ujian semester hanya berkisar hafalan, penggunaan rumus-rumus, dan menulis sebagaimana apa yang dikatakan pengajar. Proses ini serupa mesin 'one dimension man' yang melahirkan manusia-manusia robot, tidak hidup kreatif dan berani menciptakan kebaruan.
Kondisi ini harus dijawab oleh pemerintah dengan tidak hanya membanjiri lembaga pendidikan dengan kurikulum. Namun meningkatkan kualitas metode kepengajaran para pengajar, guru dan dosen.

Saya sendiri berjuang melawan peluh dengan mendirikan Pesantren Seni Rupa dan kaligrafi  PSKQ dengan konsep intrepreneurship 
( kewirausahaan),  kemandirian dan mengolah kreatifitas sekaligus menaburi garam estetika dari berbagai olahan media yang ada.
Harapan saya simple, saya ingin kader -kader alumni PSKQ bukan menjadi "sampah" yang terbuang di seonggok keterpurukan karena "nganggur".
Target dan tujuannya adalah mereka para alumni bisa menciptakan lapangan pekerjaan dan  membuka lapangan pekerjaan tersebut seluas -luasnya.

Malu dung masak sarjana ko "nganggur". Mustinya Jika saya memiliki perguruan tinggi cabang PSKQ Modern entah kapan itu, maka Sarjana -sarjana lulusan Kampus PSKQ Modern tersebut saya pastikan tidak akan diberikan gelar sarjana jika belum bisa menciptakan lapangan pekerjaan sendiri sebagai sarat pengganti IPK. 
Skripsinya juga bukan membuat semacam tulisan "Copas" mahasiswa -mahasiswa dari kampus lain asal tidak ketahuan. 
Tapi membuat kumpulan karya yang diberikan standar jaminan kualitasnya kemudian "dibukukan" dibuat semacam buku pengganti Skripsi.

Sarat utama untuk menentukan kelulusan dan memberi gelar akademik yang kita sebut (Mas/Mbak  Sarjana) adalah aplikasi ilmunya betul -betul teruji apa tidak.  Soal IPK urusan no 59 karena bisa penting atau tidak, toh faktanya IPK tinggi ternyata bukan jaminan seorang Mahasiswa sukses setelah lulus dan menerima mahkota gelar Sarjana.

Pada tahun 2014 ini, laporan resmi pemerintah menyebutkan 780.000 lulusan diploma dan sarjana berbagai disiplin menjadi pengangguran. Mereka lulus studi namun gagal mendapatkan pekerjaan. Apa yang salah sehingga para sarja kita menganggur?

IBU

Assiry gombal mukiyo, 21 November 2014

IBU
Assiry gombal mukiyo, 2014

Ibu memiliki kontribusi besar dan signifikan dalam membentuk perkembangan agama dan psikologi anak. Di tangan ibu, warna akhlak dan karakter anak berada. Seorang ibu yang baik akan mencetak anak yang baik. Ibu yang jujur akan mengalirkan nuansa kejujuran pada anak-anaknya. Ibu yang salehah akan memberi warna kesalehan pula pada anaknya.

Rasulullah pernah mengatakan, manusia paling pantas untuk diperlakukan dengan sebaik-baiknya itu adalah ibu. Dan, Nabi yang mulia itu mengulanginya hingga tiga kali. Suatu gambaran nyata bahwa ibu demikian berarti bagi seorang anak. Anak-anak yang hancur secara moral, biasanya disebabkan oleh buruknya moral sang ibu. Anak-anak yang cacat mental, biasanya karena ibunya telah menularkan penyakit mentalnya itu kepada anak-anaknya.

Tapi, di belakang kesuksesan seseorang, pasti ada peran besar ibunya. Hafizh Ibrahim, seorang penyair asal Mesir, pernah berkata, ibu adalah madrasah kehidupan yang bukan hanya melahirkan anak secara biologis, namun juga melahirkan generasi. Satu bangsa yang berkualitas bisa dilihat dari kualitas perempuan yang ada di negeri itu. Ibu bagi suatu bangsa merupakan tiang penyangga berdirinya bangsa itu. Syekh Abdul Qadir Jilani, seorang ulama sufi terkenal, tatkala mau berangkat menuntut ilmu, ibunya berpesan agar dia berlaku jujur dalam kondisi apa pun. Ibunya memberikan bekal uang sebanyak 10 dinar.

Dalam perjalanannya, ia dihadang oleh para perampok. Perampok itu bertanya apakah dia punya uang atau tidak. Syekh Abdul Qadir dengan jujur menjawab bahwa dia punya uang sebanyak 10 dinar sebagai bekal perjalanan yang diberikan ibunya. Awalnya, perampok itu tak percaya. Namun, setelah ditunjukkan tempat uang itu berada maka sang perampok terkejut dan kagum dengan kejujurannya. Dan, berkat sikap inilah kemudian para perampok itu kembali ke jalan benar dan menjadi murid setia sang wali Syeikh Abdul Qadir Al Jilani.

Cerita serupa terjadi di Jakarta. Seorang office boy satu bank menemukan uang senilai Rp 100 juta di tong sampah. Karena dia tak pernah mempunyai uang sebesar itu, maka uang itu ia laporkan kepada petugas keamanan bank tersebut. Dan setelah dicek, ternyata uang tersebut merupakan uang nasabah dari bank tersebut. Atas upayanya itu, dia diberikan rezeki oleh pimpinan banknya. Dan kejujuran yang dilakukan seorang OB itu, tak lepas dari peran ibunya.

Seorang ibu yang saleh adalah nikmat dunia. Dia akan menjadi penopang keluarga agar kokoh. Dia menjadi tulang punggung moral anak-anaknya agar tidak bengkok dan melenceng. Maka, pemberdayaan perempuan merupakan suatu kenicayaan, agar moralitas anak terjaga, agar suami bahagia, dan bangsa berdaya.
Terimakasih buat Ibu yang menjadikan kami anak -anakmu mengerti nilai -nilai kebajikan dan apa arti kasih sayang yang sejati tanpa melalui kata-kata.

Illustrasi:
Gambar Ibu Saya , Ibu Kadarsih saat melayani Pekerja ketika membangun asrama PSKQ.  Seorang Ibu desa yang sederhana, Petani yang tak memiliki sawah, tapi memiliki limpahan kekayaan "kasih sayang" Yang begitu luas bak samudera.

"Bahagianya aku, yang pernah engkau lahirkan dari rahimmu .....emakk
Rabbi ighfirli waliwalidaiyya warhamhuma kama rabbayani Shaghira....Amiiin".

Ibu memiliki kontribusi besar dan signifikan dalam membentuk perkembangan agama dan psikologi anak. Di tangan ibu, warna akhlak dan karakter anak berada. Seorang ibu yang baik akan mencetak anak yang baik. Ibu yang jujur akan mengalirkan nuansa kejujuran pada anak-anaknya. Ibu yang salehah akan memberi warna kesalehan pula pada anaknya.

ISTRI TETANGGA

Assiry gombal mukiyo, 21 November 2014

Seorang Guru salah satu pesantren Kaligrafi bertanya kepada salah satu tamu yang bershilaturrahim di Gubug kecilnya. Kebetulan tamu tersebut adalah murid salah satu pesantren Kaligrafi ternama di kota antahbrantah. Sebut saja namanya Shomad.

TERUS MENCOBA

Assiry gombal mukiyo, 18 November 2014

Kali ini, anda saya ingatkan lagi dengan kisah spektakuler dari Thomas Alva Edison sang Penemu bola lampu pijar itu. Anda tahu berapa kali Edison mencoba membuat agar bola lampu pijarnya bisa menyala? Konon pada percobaan yang ke 10.000 (sepuluh ribu) kali, Edison akhirnya berhasil membuat bola lampu pijarnya "benar-benar berpijar"...menyala terang.

HAPPY FATHER DAY, YOU STILL IN MY HEART DAD

Assiry gombal mukiyo, 12 nopember 2014

Suatu malam saya diajak berdialog oleh Divani Bilqiz Assiry anak pertama saya yang sudah kelas 2 di Salah satu Madrasah Swasta, yang sedang "mumet" dan gelisah karena hendak menghadapi ujian ahir semester.
"Abi, aku mau tanya," Aby tahu nggak, siapa sih orang yang paling soleh dan mulia di dunia ?"
"Wah, InsaAllah Aby tahu, dung. Memang kenapa kamu bertanya soal itu ?"

KEDUDUKAN SHAHABAT NABI SAW

Al Mursyid Al Habib Lutfi pekalongan ,12 November 2014

KEDUDUKAN SHAHABAT NABI SAW.
Al Mursyid Al Habib Lutfi pekalongan ,2014

Para sahabat mendapat dua nur, nur atsar minadzor ila wajhil karim,  yang kedua mendapatkan cahaya Rasulullah Saw. Saban hari, mereka duduk, ruku, sujud dan sebagainya, bersama-sama dengan Rasulullah. Walaupun antara sahabat ada kontroversi, seperti Muawiyah contohnya.

Secara pandangan Ahlu Sunah wal Jamah, apapun ijtihad Muawiyah adalah salah, tapi Ahlu Sunah tetap dalam pendirian; tidak ada hak untuk mengakfirkan kepada Muawiyah. Atau mengecap sebagai kafir. Tetap memuliakan kedudukan Muawiyah sebagai sahabat. 

Wajar, karena sahabat adalah bukan maksum sebagaimana para nabi. Para sahabat hanya mendapatkan mahfudz minallah, penjagaan dari Allah Taala. Dan mahfudz dari Allah Taala itu bertingkat, tidak sekaligus semua mendapatkan mahfudz. Bertingkat, sebagaimana ubudiahnya para sahabat-sahabat itu sendiri.

Walaupun demikian, untuk menutupi kekurangan sahabat yang pada waktu itu terkadang melakukan kekhilapan. Keturunananya itu diangakat menjadi wali Quthbil Gaust, itu banyak. Diantaranya siapa? Umar bin Abdul Aziz masih ada darah dari Muawiyah. 

Cucunya sendiri menjabat Quthbil Gaust; Muawiyah bin Yazid bin Muawiyah. Beliau seorang Quthbil Gaust di jamannya. Luar biasa kan! Ini membuktikan  kemuliaan Maqomah (kedudukan) sahabat. Makanya jangan sembarangan, dewe melu-melu nyacat sahabat,  (kita jangan sembarangan kita ikut-ikutan mencela sahabat).

Sebuah bukti sejarah tentang salah satu kebesaran dan kemuliaan Sahabat Nabi Saw. 
Pada tahun 1932 (atau tahun 1351H), raja Iraq yang bernama Shah Faisal I bermimpi dimana dalam mimpinya ia ditegur oleh Hudhaifah al-Yamani (salah seorang #sahabat #Nabi) yang berkata:
"Wahai raja! Ambillah jenazahku dan jenazah Jabir al-Ansari (juga salah seorang sahabat nabi) dari tepian sungai Tigris dan kemudian kuburkan kembali di tempat yang aman karena kuburanku sekarang dipenuhi oleh air; kuburan Jabir juga sedang dipenuhi oleh #air."
Mimpi yang sama terjadi berulang-ulang pada malam-malam berikutnya akan tetapi raja Faisal I tidak peduli dengan mimpi itu karena ia merasa ada hal-hal lain yang jauh lebih penting dalam kehidupannya yang berupa urusan-urusan kenegaraan. Pada malam ketiga Hudhaifa al-Yamani hadir dalam mimpi Mufti Besar Iraq. Hudhaifa al-Yamani berkata dalam mimpi sang Mufti itu:"Aku telah memberitahu raja dua malam sebelumnya untuk memindahkan jenazahku akan tetapi tampaknya ia tidak peduli. Beritahukanlah kepada raja agar ia mau sedikit berempati untuk memindahkan kuburan-kuburan kami."

Subhanallah, 2 jenazah Sahabat Nabi Masih Utuh Setelah Ratusan Tahun DikebumikanLalu setelah mendiskusikan masalah ini, raja Faisal, disertai oleh Perdana Menteri dan Mufti Besar bermaksud untuk melaksanakan tugas ini. Diputuskan bahwa Mufti Besar akan memberikan fatwa mengenai hal ini dan Perdana Menteri akan memberikan pernyataan kepada pers supaya semua orang tahu tentang rencana besar ini. Kemudian diumumkan kepada umum bahwa rencana ini akan dilangsungkan pada tanggal 10 Dzulhijjah setelah shalat Dzhuhur dan Ashar. Kuburan kedua sahabat Nabi itu akan dibuka dan jenazahnya (atau mungkin kerangkanya) akan dipindahkan ke tempat lain.Karena pada waktu itu sedang musim haji, maka para jamaah haji juga ikut berkumpul di kota Mekah. Mereka meminta Raja Faisal I untuk menunda rencana itu selama beberapa hari agar mereka juga bisa melihat dengan mata kepala sendiri proses ekskavasi dari kedua tubuh sahabat nabi itu. Mereka ingin agar proses ekskavasi itu ditunda hingga mereka selesai beribadah haji. Akhirnya Raja Faisal setuju untuk menangguhkannya dan mengundurkannya hingga tanggal 20 Dzulhijjah.

Setelah shalat Dzuhur dan Ashar, pada tanggal 20 Dzulhijjah tahun 1351 (Hijriah) atau tahun 1932 Masehi, orang-orang berdatangan ke kota Baghdad. Yang datang bukan saja kaum Muslimin melainkan juga kaum Non-Muslim. Mereka berkumpul di kota Baghdad hingga penuh sesak. Ketika kuburan Hudzaifa al-Yamani dibuka segera mereka melihat bahwa kuburan itu dipenuhi air di dalamnya. Tubuh Hudzaifa al-Yamani diangkat dengan menggunakan katrol dengan sangat hati-hati agar tidak rusak dan kemudian jenazah yang tampak masih sangat segar itu dibaringkan di sebuah tandu.Kemudian Raja Faisal beserta Mufti Besar, Perdana Menteri dan Pangeran Faruq dari Mesir mendapatkan kehormatan untuk mengangkat tandu itu bersama-sama dan kemudian meletakkan jenazah segar itu ke sebuah peti mati dati kaca yang dibuat khusus untuk menyimpan jenazah-jenazah itu. Tubuh Jabir bin Abdullah Al-Ansari juga dipindahkan ke peti mati dari kaca yang sama dengan cara yang sama hati-hatinya dan dengan segenap penghormatan.

Pemandangan yang sangat menakjubkan itu sekarang sedang dilihat oleh banyak orang laki-laki dan perempuan, muda dan tua, miskin dan kaya, Muslim dan Non-Muslim. Kedua jenazah suci dari sahabat sejati Nabi yang kurang dikenal kaum Muslimin ini kelihatan masih segar dan tak tersentuh bakteri pengurai sedikitpun. Keduanya dengan mata terbuka menatap kedepan menatap kenabian yang mana keduanya membuat para penonton terperangah dan tak bisa menutup mulutnya.
Kebisuan mengharu biru ...
Mereka seolah tak percaya atas apa yang mereka saksikan pada hari itu.

Selain tubuh keduanya yang tampak segar bugar, juga peti mati mereka yang juga tampak masih utuh dan baru; juga pakaian yang mereka kenakan pada saat dikubur semuanya utuh dan kalau dilihat sekilas seolah-olah kedua sahabat nabi dan pahlawan Islam ini masih hidup dan hanya terbaring saja.Kedua jasad suci ini akhirnya dibawa dan dikebumikan kembali di kuburan yang baru tidak jauh dari kuburan sahabat sejati nabi lainnya yaitu Salman Al-Farisi yang terletak di SALMAN PARK kurang lebih 30 mil jauhnya dari kota Baghdad. Kejadian ajaib ini sangat mengundang kekaguman para ilmuwan, kaum filsafat, dan para dokter. 

Mereka yang biasanya sangat sering berkicau memberikan analisa sesuai dengan bidangnya masing-masing, kali ini tertunduk bisu terkesima dengan kejadian yang teramat langka.
Salah satu dari mereka ialah seorang ahli fisiologis dari Jerman yang kelihatan sekali sangat tertarik dengan fenomena ini. Ia sangat ingin melihat kondisi tubuh jenazah kedua sahabat nabi itu yang pernah dikuburkan selama kurang lebih 1300 tahun lamanya. Oleh karena itu, ia serta merta langsung mendatangi Mufti Besar Iraq. Sesampainya ia di tempat dimana peristiwa akbar itu terjadi, ia langsung memegang kedua tangan sang Mufti dengan eratnya sambil berkata:
Di hadapan orang banyak beribu-ribu jumlahnya yang menyaksikan dirinya, dokter dari Jerman itu menyatakan keIslamannya. Demi melihat itu banyak orang lainnya yang beragama Kristen atau Yahudi turut juga menyatakan diri sebagai Muslim pada saat itu karena mereka telah melihat bukti yang sangat nyata dipampangkan di depan mereka.

Para sahabat mendapat dua nur, nur atsar minadzor ila wajhil karim, yang kedua mendapatkan cahaya Rasulullah Saw. Saban hari, mereka duduk, ruku, sujud dan sebagainya, bersama-sama dengan Rasulullah. Walaupun antara sahabat ada kontroversi, seperti Muawiyah contohnya.
Secara pandangan Ahlu Sunah wal Jamah, apapun ijtihad Muawiyah adalah salah, tapi Ahlu Sunah tetap dalam pendirian; tidak ada hak untuk mengakfirkan kepada Muawiyah. Atau mengecap sebagai kafir. Tetap memuliakan kedudukan Muawiyah sebagai sahabat.

KONSEP TEOLOGI TENTANG UANG & PEKERJAAN

Aassiry gombal mukiyo, 12 November 2014

Pada suatu pagi ketika saya cek keuangan bulanan di Resto PSKQ, sekitar 2 bulan yang lalu. Ternyata uang saya yang sedianya untuk menambah sebuah asrama Pesantren dan sebagian dana untuk membangun Resto digelapkan oleh dua orang partner kerja saya. Padahal mereka berdua yang betul -betul saya berikan mandat dan saya percaya, sebut saja Lek DAR dan Lek Kom. Meskipun tidak genap100 jt yang diambilnya, tentu uang itu bisa dipakai untuk kelancaran pembangunan asrama dan usaha tersebut bukan digunakan untuk kesenangan pribadi mereka berdua.

KADO TERINDAH

Assiry gombal mukiyo, 11 November 2014

KADO TERINDAH
Assiry gombal mukiyo, 2014

Jika suatu hari nanti, esok, bulan, tahun  
bahkan masa yang akan datang
Aku sudah tidak bisa menghirup nafas kembali
Ragaku berpisah dengan ruhku 
Maka..............
Ketahuilah
Bahwa kado yang terindah dalam hidupku
Adalah bisa mengenalMu
dan sujud syukur atas segala limpahan
Kasih sayang dan luasnya hamparan cintaMu
Yang tak bertepi.

Jika suatu hari nanti, esok, bulan, tahun
bahkan masa yang akan datang
Aku sudah tidak bisa menghirup nafas kembali
Ragaku berpisah dengan ruhku
Maka..............

SERBA TANDINGAN

Assiry gombal mukiyo, 10 November 2014

Munculnya DPR tandingan, bahkan Gubernur DKI tandingan yang digembar-gemborkan pimpinan FPI Riziq S. Kemudian ditimpali balik Oleh Ahok untuk merencanakan mengangkat ketua FPI tandingan, menunjukkan bahwa budaya politik kita makin parah dan tidak sehat.

TANGIS ARWAH PARA PAHLAWAN

Assiry gombal mukiyo, 10 November 2014

Tanggal 10 November 2014, kita memperingati Hari Pahlawan. Peringatan ini untuk mengenang heroisme Arek-arek Suroboyo dalam mempertahankan kemerdekaan yang diproklamirkan 17 Agustus 1945. Sudah banyak diungkap mengenai keberanian anak-anak muda kala itu melawan penjajahan Sekutu yang ingin menjajah lagi bumi Indonesia. Keberanian itu muncul ketika harga diri bangsa terinjak-injak. Entah berapa ribu orang yang meninggal akibat clash dengan tentara Sekutu kala itu.

Top