Slider[Style1]

PSKQ dalam Liputan

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Style6

Style7

Style8

Style9

PSKQ Modern, 07 September 2018



Selaras dan sejalan dengan dakwah yang dilakukan oleh Sunan Kudus yang populer disebut "GUSJIGANG". GUS (itu bagus akhlaqnya atau berperilaku baik), JI (pintar mengaji) artinya memiliki dasar ilmu dan pengetahuan dan intelektual yang memadahi, dan GANG (pinter dagang) yang mengandung arti memiliki daya kreatifitas yang tinggi dan inovatif dalam menciptakan lapangan pekerjaan atau menghidupkan dunia usaha/ bisnis.
Saat ini dan di masa-masa mendatang, jumlah lapangan kerja industri minim jumlahnya, sementara jumlah pengangguran lebih banyak. Dengan adanya PSKQ Modern yang memilki program Kejuruan tersebut tentu saja akan membuka lapangan kerja dengan jumlah SDM yang berpotensi semakin banyak jumlahnya. Esensinya, belajar di PSKQ Modern menjadi lebih terarah. 
Merantau, belajar, kemudian pulang kampung untuk membangun kampung adalah cara terbaik bagi kita agar bisa menjadikan kampung kita lebih semarak. Mungkin kita adalah termasuk sebagian orang yang kurang memperhatikan keadaan kampung kita misalnya kondisi Sekolah atau Pesantren disana yang serba kekurangan. Entah itu kekurangan tenaga pengajar, murid-murid bahkan fasilitasnya yang jauh dari kata lengkap.
Di kampung halaman, terkadang kita akan menemui sekelompok warga penganggguran, kurang cukupnya kebutuhan hidup akibat PHK merupakan penyebab dari kurangnya kemampuan mereka dalam berwirausaha. Bahkan, para petani pun sering mengalami gagal panen jika tidak dibarengi dengan pengetahuan serta fasilitas yang seharusnya wajib terpenuhi.

Nah, dalam keadaan itulah harusnya kita semua ikut mengambil peran dalam memakmurkan kehidupan warga di sekitar. Mau yang lulusan Pesantren, lulusan Sarjana atau tidak dari dua-duanya. Apapun bidang profesi dan jurusan mereka, entah itu dari pendidikan, pertanian, ekonomi. Lulusan Pesantren pun sudah sepatutnya turut memberikan kontribusi yang lebih baik. Jika mereka semua sudah mempraktekannya, otomatis ilmu yang didapat di bangku kuliah atau di Pesantren sudah benar-benar bermanfaat dalam kehidupan nyata.

Bahkan alhamdulillah dari induk PSKQ Modern, tepatnya disekitar Desa undaan tempat PSKQ Modern berdiri lahir sanggar-sanggar, workshop kaligrafi dan Seni Rupa yang bermunculan bagai jamur di musim hujan. Hal inilah yang menjadi alasan kenapa disebut sebagai KAMPUNG KALIGRAFI. Kampung kaligrafi lahir dari hasil pengkaderan dan kursus-kursus yang diadakan PSKQ Modern dan Assiry Art berdirilah sanggar-sanggar dan workshop Seni Kaligrafi dan Seni Rupa terapan disekitar Undan seperti Ornamen GRC, Ukir Kayu Kaligrafi, pertukangan, arsitektur bangunan yang terus mengalami peningkatan pembangunan. Sebut Saja Sanggar Kaligrafi Gallery Annasr, Java Art, Ghaza art, Sururi Art, Omzet Art, Adzauq, Studio 13 dan lainnya.

CV. Assiry Art telah berhasil menjadi wadah bagi para kaligrafer profesional yang berasal dari lulusan PSKQ Modern maupun dari luar, juga warga sekitar CV. Assiry Art itu sendiri untuk mengembangkan skill yang mereka miliki dibidang kaligrafi dan pengembangannya yang akhirnya bisa tercapai taraf hidup yang lebih baik. Banyak juga yang dulunya ikut menjadi teamwork Assiry Art yang sekarang berdikari menjadi entrepreneur sukses.
Hal ini menjadi kepuasan tersendiri bagi seorang Muhammad Assiry, karena tidak hanya berguna bagi diri sendiri tetapi juga masyarakat luas. Alhamdulillah...
CV. Assiry Art mengerjakan berbagai proyek masjid dengan jangkauan kerja diseluruh Indonesia. CV. Assiry Art bergerak dibidang seni rupa dan dekorasi. Spesifikasi jasa yang ditawarkan meliputi pembuatan Kaligrafi Masjid, GRC Kubah dan Menara, GRC Krawangan, GRC Kaligrafi dan produk kerajinan lainnya yang merupakan bagian dari dekorasi eksterior dan interior.
Percayalah bahwa kesuksesan itu akan datang, selama kita masih memiliki niat dan tekad untuk selalu berbuat baik kepada siapa saja. Jangan terlalu bimbang dalam menentukan masa depan. Setelah banyak prestasi dibidang apa saja dan menyandang gelar sarjana, akan lebih baik dan afdhal jika kita pulang untuk membangun kampung halaman adalah salah satu keputusan terbaik yang kita miliki.

Yang membuat kita menjadi besar bukan karena harta tetapi keberanian untuk terus berjuang.
Meminjam kata Kahlil Gibran yang indah dan menginspirasi "Nilai seseorang itu ditentukan dari keberaniannya memikul tanggung jawab, mencintai hidup dan pekerjaannya. 

About Muhammad Assiry

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung di Pesantren Seni Kaligrafi Al Quran, silahkan meninggalkan pesan, terima kasih


Top