Slider[Style1]

PSKQ dalam Liputan

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Style6

Style7

Style8

Style9

Muhammad assiry , 26 Maret 2018



Muridku meletakkan kertas gambarnya di depanku
lalu memintaku menggores lafaz Allah
Kucelupkan qalamku pada tinta merah itu
kugambar sebuah mobil dengan kuncinya
Matanya terbelalak heran:
"Guru bukankah ini mobil?
Aku ingin guru memberi contoh penulisan lafadz Allah
Dengan berbagai gaya kaligrafi yang masyhur."
Kukatakan padanya: “Muridku, maafkan aku.
Allah jaman sekarang bukan lagi Allah Tuhan yang esa
Melainkan telah berganti harta, kekuasaan dan kemewahan"
Muridku meletakkan kertasnya di depanku
lalu memintaku menggambar tangkai bunga
Kugenggam kuas dan kuusap cat hitam
lantas kugambar tangkai tongkat
Muridku tertawa dan mempertanyakan kebodohanku
"Guru, tak tahukah engkau, perbedaan
tangkai bunga dan tangkai tongkat?”
Kukatakan padanya, "Muridku"
aku pernah mengetahui bentuk tangkai bunga
bahkan rekah bunga di musim buah
Tapi di saat negara kita segenting ini
Seluruh pohon dari tangkai bunga menjadi layu
Tangkai tongkat lebih dipilih dari pada tangkai bunga cinta
Di jalan - jalan meneriakkan takbir sambil melempar tongkat
dan memukulnya kepada siapa saja atas nama Tuhan
Sambil meneteskan sebutir air mata
Aku berkata "Wahai muridku Bunga tak lagi jadi simbol perdamaian
dan cinta melainkan luka dan nganga"

About Muhammad Assiry

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung di Pesantren Seni Kaligrafi Al Quran, silahkan meninggalkan pesan, terima kasih


Top