Slider[Style1]

PSKQ dalam Liputan

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Style6

Style7

Style8

Style9

Oleh: Alfaqir Aelka Hamid ( Lukman Arif)


Tajug Syahadat adalah acara rutin bulanan, dengan konsep silaturrahim pikiran berbentuk ngaji bareng, sinau bareng, dialog, diskusi dan apapun yang sifatnya kebersamaan untuk mencari fokus kerangka berfikir, menajamkan hati kemudian mencari formula bersama perihal masalah aktual melalui pendekatan kebudayaan dan humanisme.

Acara ini juga mencoba menampung berbagai kreatiftas, budaya, dan kesenian lokal dan sebagainya sebagai wahana untuk menyampaikan saling rasa bersama.

Disisi lain, acara ini bisa dianggap sebagai simpul atau gelombang baru di wilayah kudus sebagaimana acara yang sudah ada, seperti misalya suluk maleman di pati dan komunitas pengajian lainnya di banyak kota. Meskipun berdirinya pun tidak (belum) ada afiliasi sama sekali dengan acara-acara tersebut.

Acara ini dimotori awal oleh ustadz Muhammad Assiry (pimpinan Pondok Pesantren Seni Rupa Dan Kaligrafi / PSKQ Modern Kudus), Gus Muhammad Aniq Pati, dan Kang Arif Lukman Kastury. Dimana ustadz Assiry memfasilitasi tempat miliknya di arjuna resto dan kedai kopi assiry galery. Yang masing-masing membawa kegelisahan bahwa belum adanya forum budaya yang mewadahi gerakan kesenian dan kebudayaan di wilayah Kudus.


TENTANG NAMA KEGIATAN

Acara ini bernama Ngopi Budaya ‘Tajug Syahadat’ dengan jargon Meretas Nalar Menetas Nala. Istilah tajug diambil dari nama wilayah Kudus sebelum diganti namanya oleh Mbah Sunan Kudus. Tajug sendiri adalah nama untuk menggambarkan atap bangunan. Kata tajug dari bahasa arab taj ( تاج ) yang berarti mahkota untuk melambangkan pengayoman dan kemuliaan.

Kemudian, istilah syahadat sendiri diberikan oleh Habib Anis Sholeh Ba’asyin Pati. Syahadat adalah sumpah kita sebagai hamba, artinya jika sudah bersyahadat berarti siap melaksanakan yang diperintahkan Tuhan dan yang dicontohkan utusanNya. Syahadat ada dalam proses mengalami, artinya setiap jengkal yang dikerjakan, diharapkan dan dicitakan harus meresap kebiasaan bahwa hamba telah bersumpah. - kesadaran dan ikrar eksistensi manusia puncak ilmu itu syahadat tauhid, kalau puncak manajamen itu syahadatain. Puncak manajamen itu adalah jika mengerti seluruh urusan dengan dialektika resikonya dan manfaatnya kalau sudah mampu menikahkan syahadat tauhid dan syahadat rosul - cak nun.

Jargon meretas nalar menetas nala merupakan sebuah proses menuju hasil dimana didalamnya ada proses berfikir dan belajar terus menerus untuk selalu menajamkan hati menuju titik akhir oleh yang Maha Membatasi.

Jadi, nama Tajug Syahadat menjadi doa bersama untuk menggapai kemuliaan melalui proses sinau bareng tentang eksistensi manusia sebagai hamba yang sudah bersumpah setia dengan penciptanya.


TENTANG LOGO

Tajug Syahadat disingkat TS. Huruf T ditulis dengan bentuk hijaiyah huruf alif berharokat fathah ( آ ). Alif merupakan huruf dasar dari semua hijaiyah. Jika alif tanpa harokah bersifat ahadiyyah atau zat tauhid balum tajalli, maka setelah berharokat fathah sudah tajalli wahidiyyah, sedang secara harfiyah fathah artinya membuka. Sehingga alif berfathah adalah sifat tajalli tuhan yang membuka segala sesuatu.

Huruf S ditulis dengan bentuk hijaiyah huruf ya ( ى ). Ya artinya tangan Allah yang terbuka bagi seluruh makhlukNya. Ya juga adalah sifat kerja yang terus menerus secara kontinu (istiqomah).

Ornamen segi empat menggambarkan bentuk tajug yang dilihat dari perspektif atas dengan lingkaran tasbih terlihat seperti kubah. Makna tajug sudah dijabarkan diatas. Bentuk ornamen tajug yang simetris artinya berusaha untuk bersifat adalah (adil) atau wasat (tengah-tengah). Perspektif dari atas berarti mencoba memandang permasalan dari skala yang luas, bukan dari satu sudut pandang agar selalu obyektif dalam menentukan langkah. Lingkaran kubah berbentuk tasbih dimaksudkan agar selalu ingat karena puncak keterbatasan adalah kembali kepadanya. Perihal jumlah 40 titik dalam gambar tasbih tidak akan kami jelaskan, mengenai angka ini bisa diganti dengan jumlah berapapun yang sesuai. Karena yang terpenting adalah proses meng-ingat-nya. Silakan ditafsiri sendiri tentang jumlah 40.

Warna merah dan putih adalah warna bendera indonesia. Agar tidak lupa bahwa kita adalah bagian dari bangsa indonesia.


RUMAH BUDAYA TAJUG SYAHADAT

Arjuna Resto & Kedai Kopi Assiry Gallery
Jl Lingkar Utara Gondangmanis Bae Kudus, Jawa Tengah 59325 (Barat UMK)
Email: tajugsyahadat@gmail.com
Facebook: @tajugsyahadat
Twitter: @tajugsyahadat
Youtube: Tajug Syahadat
Web: tajugsyahadat.com
Contact Person :
0857 1222 3822 | Muhammad Assiry
0813 2504 7099 | Muhammad Aniq Kh B
0857 9932 3018 | Arif Lukman Kastury

About Muhammad Assiry

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung di Pesantren Seni Kaligrafi Al Quran, silahkan meninggalkan pesan, terima kasih


Top