Slider[Style1]

PSKQ dalam Liputan

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Style6

Style7

Style8

Style9

18/01/2017

KUDUS, Jowonews.com – Seni kaligrafi karya Kiai Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) Pengasuh Pondok pesantren Roudlotut Thalibin, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, ikut dipamerkan pada pameran lukis kaligrafi di Hotel Graha Colo, Kabupaten Kudus, Selasa.

Di antara puluhan karya seni kaligrafi yang dipamerkan, tampak dua dua karya lukisan kaligrafi Gus Mus yang dibanderol dengan harga Rp2 miliar dengan judul “tulisan” dan “hanya lafal” ikut dipamerkan.

Menurut Ketua Panitia Pameran Lukis Kaligrafi dan Sayembara Seni Kaligrafi Mushaf Alquran Muhammad Assiry di Kudus, Selasa, pihaknya memang sengaja memamerkan seni kaligrafi karya Gus Mus, karena hasil karyanya juga ada yang dijual dengan harga tinggi.

Salah satu karya Gus Mus yang dipamerkan, yakni berjudul “tulisan” itu, terdapat aneka tulisan huruf mulai dari huruf hieroglif, china, jepang, arab, jawa, hingga latin.

Ia menganggap, hasil karya mantan Rois Aam PBNU tersebut sangat luar biasa dan bermakna filosofis karena membuka kegiatan semacam ini konsepnya dengan “iqra” (bacalah).

“‘Iqra’ tidak hanya sekadar membaca, melainkan memiliki konteks yang lebih luas untuk membuka cakrawala alam semesta ini,” ujarnya.

Dengan adanya pameran ini, dia berharap bisa mengangkat seni kaligrafi dari Kudus agar lebih dikenal luas, termasuk tingkat dunia.

Apalagi, lanjut dia, beberapa santri Kudus juga meraih prestasi membanggakan dalam seni kaligrafi, salah satunya pada tahun 2012 di Malaysia.

“Cita-cita kami, kegiatan ini menjadi embrio bahwa di Indonesia ada mercusuar seni kaligrafi dunia di Kudus,” ujarnya.

Adapun jumlah karya seni kaligrafi yang dipamerkan berjumlah 80 kaligrafi hasil karya 46 kaligrafer dan tokoh-tokoh pelukis kaligrafi yang berpresrtasi di tingkat nasional hingga internasional yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk pemenang sayembara Seni Kaligrafi Mushaf Alquran.

Para kaligrafer tersebut, di antaranya Syaiful Adnan dari Yogyakarta, Robert Nasrullah (Yogyakarta), Muhammad Assiry, Turmudzi dan Ali Rahman (Kudus), Muhammad Katili dan Rio Rudi (Gorontalo), Purwanto dan Hakim Rahman (Jateng), Nurul Juda UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Isep Misbah dan Kurnia Agung (Banten), Didin Sirajuddin (Jabar), Bambang Priyadi dan Athoillah, M.Nur Lc (Jawa Timur) serta karya santri PSKQ Modern Kudus.

Dua karya Lukisan Kaligrafi Gus Mus Rembang yang dibanderol dengan harga Rp2 miliar juga dipamerkan. Tidak ketinggalan hasil karya peserta sayembara Kaligrafi Mushafpun dipajang di tempat yang sama.

Bupati Kudus Musthofa saat mengunjungi lokasi pameran juga sempat menanyakan karya Gus Mus tersebut.

Selanjutnya, Musthofa juga mendapat kesempatan membuat tulisan arab pada media lukis yang diikuti Kapolres Kudus AKBP Andy Rifai serta Komandan Kodim 0722/ Kudus Letnan Kolonel CZi Gunawan Yudha Kusuma.
 
Tulisan arab mereka bertiga, kemudian dilanjutkan oleh Muhammad Assiry yang juga pendiri dan pengasuh Pesantren Seni Rupa dan Kaligrafi Al Quran (PSKQ) untuk dibuat lukisan kaligrafi yang lebih menarik.

About Muhammad Assiry

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung di Pesantren Seni Kaligrafi Al Quran, silahkan meninggalkan pesan, terima kasih


Top