Slider[Style1]

PSKQ dalam Liputan

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Style6

Style7

Style8

Style9

Muhammad Assiry
Pengasuh PSKQ Modern, 05 Januari 2017




Ngobrol dan berbincang dengan Gus Mus atau dikenal dengan KH. Ahmad Mustofa Bisri bagai oase yang menyejukkan bathin. Penuh butiran mutiara hikmah yang berkilauan.

Saya adalah salah satu orang yang sangat beruntung karena banyak wejangan dan nasehat yang beliau berikan pada sore pukul 15.00 WIB hingga 21.00 WIB saya bersama Gus Mus di kediamannya yang sejuk. Beberapa tamu dari BIN Prop.Jawa Tengah yang bareng dengan saya saat bertamupun ikut mengantri untuk bisa bertemu dengan beliau.

Beliau adalah Priyayi sepuh yang sangat santun. Bukan hanya keilmuan agamanya yang mumpuni dan matang, saya banyak belajar melukis kaligrafi kontemporer dari pesan dan pengalaman -pengalamannya yang ia tuangkan panjang lebar ketika beberapa kali bertemu dengannya langsung.

Gus Mus ikut pameran kaligrafi bersama tokoh -tokoh pelukis Indonesia dan Seniman Kaligrafi sudah tidak terhitung lagi jumlahnya.

Saya mendapatkan kehormatan yang luar biasa karena dititipi 2 lukisan Master piecenya yang aduhai menawan dan apik. Saya menyebutnya lukisannya penuh dengan "mistis religius" dan simbolik.

2 lukisan yang berjudul " TULISAN" dan " HANYA LAFADZ" itu akan dipamerkan dan dilelangkan dengan harga harga lelang mulai 2 Milliar untuk 2 lukisan dalam perhelatan akbar Pameran Kaligrafi Nasional Harlah PSKQ Modern ke-10. Hasil dari lelang tersebut akan diinfaqkan untuk para korban bencana alam di Indonesia melalui badan Amal, Zakat, Infaq dan Shodaqoh (BAZIS PSKQ Modern) yang akan diserahkan oleh Bupati Kudus dan didampungi oleh Pimpinan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemda Kudus. Seperti slogan pameran kaligrafi Nasional tersebut adalah "Kudus Peduli Sesama".

Pameran akbar tersebut diikuti tokoh Seniman Kaligrafi Nasional dan Internasional juga Dewan Juri Lomba Kaligrafi Mushaf Nasional diantaranya adalah: KH.Didin Sirajuddin Pimpinan LEMKA Jakarta, KH. Ahmad Mustofa Bisri Rembang Jateng, Muhammad Assiry Pimpinan PSKQ Modern, Syaiful Adnan Jogya, Yudi Jogya, Robert Nasrullah Jogya, Nurul Huda Jogya, Munadiannur Husni Aceh, Nukman Aceh, Isep Misbah Pimpinan NOQTAH ART Banten, Kurnia Agung Jakarta, Kusna Sanjaya LEMKA Jakarta, Poniman LEMKA Sukabumi, Abdul Kholiq Banten, Athoillah Pendiri Sakal Jombang, Bambang Priyadi Malang, Huda Purnawadi Pati, Muhammad Hamzah Pati, Abdul Gani Solo, Muhammad Nur Gontor Ponorogo, Turmudzi Kudus, Hakim Rahman Kudus, Purwanto Zain Kudus, Ali Rahman Kudus, Nur Syukran Kudus, Hakim Rahman Kudus, Muhammad Katili Gorontalo, Rio Gorontalo, Hendro Pontianak, Santri -Santri Senior PSKQ Modern dan masih banyak lagi yang lainnya.

Karya Mushaf Tezhip para pemenang Sayembara Kaligrafi Mushaf dari juara 1 sampai 6 dan 20 juara favorit juga akan dipamerkan pada Pameran kaligrafi Nasional tersebut.

Pokoknya nyesel kalau ngga hadir dan nonton dekh.....
Pameran Kaligrafi akbar pertama di Indonesia yang diikuti hampir seluruh tokoh kaligrafi nasional ini diselenggarakan pada tgl 16 sampai 20 Januari 2017 di Hotel Graha Muria Colo, Kudus Jawa Tengah.

Keindahan view pemandangan alam pegunungan Colo menjadikan Pameran Kaligrafi tersebut menjadi lebih bermakna dan menyatu dengan alam yang sejuk dan damai.

Pameran rencananya akan dibuka dan dihadiri oleh Bupati Kudus, Pejabat PEMDA Kudus juga dari Dinas Pariwisata dan kebudayaan dan lainnya.

==========================================================================
Illustrasi:
-Tampak potongan foto lukisan Gus Mus yang sudah ready di PSKQ Modern.
- Saya berpose bersama Gus Mus di kediamannya Leteh, Rembang, Jateng.

About Muhammad Assiry

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung di Pesantren Seni Kaligrafi Al Quran, silahkan meninggalkan pesan, terima kasih


Top