Slider[Style1]

PSKQ dalam Liputan

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Style6

Style7

Style8

Style9




KUDUS - Tim penilai Lomba Desa tingkat Kabupaten Kudus kemarin mendatangi Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan untuk melihat langsung kondisi wilayahnya. Penilaian meliputi fisik dan juga potensi desa yang ditampilkan.


Ribuan masyarakat menyabut hangat tim penilai bersama para pejabat yang hadir. Antara Bupati Kudus Musthofa, Sekda Noor Yasin, dan Ketua DPRD Kudus Masan. Mereka berjejer di sepanjang jalan hingga ke Balai Desa Undaan Lor.


Dalam kesempatan itu, Noor Yasin menjelaskan, Lomba Desa bertujuan untuk mengevaluasi dan mengetahui sejauh mana percepatan pembangunan dan kemajuan masyarakat di sebuah desa. “Pembangunan bukan hanya fisik, tapi juga mental yang telah dilaksanakan dari kabupaten hingga ke pelosok desa,” katanya. Sementara itu, Musthofa mengatakan Desa Undaan Lor mampu menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Tengah dalam kategori Kader Siaga Trantib (KST) bertepatan dengan HUT ke-66 Satpol PP, Maret lalu.


Bupati berharap Desa Undaan bisa menunjukkan prestasi lain pada Lomba Desa. “Kalau KST bisa berprestasi ditingkatprovinsi, semogapada Lomba Desa ini Undaan Lor dengan segala potensinya mampu menunjukkan prestasi terbaiknya,” kata Musthofa.


Sebagai gambaran, Desa Undaan Lor mayoritas penduduknya adalah petani sehingga merupakan lumbung padi di Kudus atau bisa disebut sebagai daerah agropolitan. Namun ada potensi lain yang tak kalah mentereng, yakni seni kaligrafi yang telah menembus level internasional.


Berbagai potensi desa inilah yang diharapkan mampu dipromosikan secara lebih luas melalui dunia maya (internet). “Saya meminta seluruh desa di kabupaten memiliki website agar dunia tahu bahwa Kudus ini kaya dengan potensi nyata,” ujarnya.


Bupati juga meminta tidak ada kendala komunikasi antara masyarakat dengan kepala desa dan perangkatnya. Pejabat desa diharapkan menyosialisasikan secara luas nomor telepon yang bisa dihubungi kapan saja, termasuk akun di media sosial. “Termasuk nomor HP kepala desa ini jangan sampai gonta-ganti.


Agar masyarakat bisa dengan mudah menghubungi,” ucapnya. Pada Lomba Desa bupati ingin melihat kemampuan manajerial seorang kepala desa, baik dalam memimpin pemerintahan maupun dalam mengatur masyarakatnya secara luas. Selain itu, penting pula komunikasi yang diwujudkan dengan silaturahmi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama serta seluruh warga desa. SMH
 
Sumber : http://www.koran-sindo.com/news.php?r=6&n=101&date=2016-04-05

About Muhammad Assiry

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung di Pesantren Seni Kaligrafi Al Quran, silahkan meninggalkan pesan, terima kasih


Top