Slider[Style1]

PSKQ dalam Liputan

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Style6

Style7

Style8

Style9

Assiry gombal mukiyo, 24 Oktober 2016


Malam ini Senin 24 Oktober 2016 meskipun masih kurang fit, tetapi alhamdulillah berkesempatan shilaturrahim dan sungkem kepada Ustaz H.Purwanyo Zain di kediamannya dan Sanggar Kaligrafi Asta Qalam, Honggosoco Kudus.

Shilaturrahim sekaligus pembahasan pameran kaligrafi tingkat Nasional sekaligus memberikan mandat untuk menjadi Juri Lomba Mewarnai Kaligrafi PAUD /TK Tingkat Prop. jawa Tengah yang diselenggarakan oleh Arjuna Resto & PSKQ Modern.

Dari pukul 21.00 WIB sampai pukul 00.30 WIB saya ngobrol tentang banyak hal mulai dari kaligrafi dan lainnya. Ustaz Haji Purwanto adalah teman akrab yang seangkatan juga seperguruan dengan saya di Sanggar Kaligrafi Annur yang didirikan oleh KH.Nur Aufa Shiddiq alm di Kudus th.1985.

Saya banyak belajar dan berguru padanya tentang banyak hal, terutama dibidang illuminasi dan mushaf nusantara ia adalah masternya. Ustaz H.Purwanto Zain adalah satu -satunya kaligrafer Jawa Tengah yang meraih prestasi 8 kali juara Kaligrafi Cabang Mushaf tingkat Propinsi di Jawa Barat. Penghargaan baik Haji dan Umrah setiap tahun ia dapatkan.

Inilah anugerah yang ia dapatkan dari Allah karena ketekunannya dalam belajar dan terus khidmah/pengabdian kepada para guru yang membimbingnya dalam bidang kaligrafi. Ia 5 tahun khidmah bersama saya di Sanggar Kaligrafi Annur pimpinan KH.Nur Aufa Shiddiq (sekitar th.1996 -2001). Kemudian khidmah 2 th di Pesantren Kaligrafi Lemka (2002-2004), dan juga khidmah 10 th di Pesantren Kaligrafi El Jabar Pimpinan Dr. KH. Wahidin Lukman( 2005 -2015). Juga banyak belajar kepada banyak kaligrafer di Jabodetabek dan sekitarnya. Maka sudah barang tentu anda juga saya harus banyak belajar dari Ustaz H.Purwanto untuk soal keberkahan dan kesuksesan yang diraihnya selama ini.

Diantara kunci utama kesuksesannya itu adalah yang pertama ia selalu gigih dan terus belajar kepada siapa saja yang dianggapnya senior bahkan ia tak segan belajar kepada yang lebih muda darinya. Kunci suksesnya kedua adalah ia selalu patuh dan ta'dzim dengan khidmah kepada guru -guru Kaligrafinya. Ini yang sekarang agaknya sulit dijalankan oleh santri -santri yang belajar Kaligrafi saat ini, maunya belajar instan dan ingin cepat sukses.

Selain aktif kaligrafi sekarang ia fokus berbisnis dan menyelesaikan S2 ilmu Kependidikan/Tarbiyyah di STAIN Kudus, Jawa Tengah. Semoga terus menginspirasi kaligrafer di Indonesia.

About Muhammad Assiry

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung di Pesantren Seni Kaligrafi Al Quran, silahkan meninggalkan pesan, terima kasih


Top