Slider[Style1]

PSKQ dalam Liputan

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Style6

Style7

Style8

Style9

Assiry gombal mukiyo, 2016
Saya tidak bisa membayangkan betapa tersayat bahkan berkeping -keping hati ini meskipun hanya sekadar membaca beritanya.
Coba kita bayangkan Saat ledakan terjadi di Lahore Pakistan, kobaran api sangat tinggi sehingga mencapai pohon dan mayat-mayat beterbangan di udara. Potongan dari serpihan anggota tubuh mereka berserakan kemana-mana.
Anak-anak bermain di ayunan taman tiba -tiba booooooom ...!!!!, menggelepar nyawa melayang bagai sampah yang terbuang. Bagaimana seseorang dengan memilki hati bisa melakukan ini. Hanya karena tergiur dengan cerita kiyai dan Ustaz yang gila selangkangan, agar bisa ngeseks dengan 72 bidadari di Surga. Kalian melakukan tindakan diluar nuranimu sebagai manusia.
Apa kalian menganggap Surga itu lokalisasi ? dan para bidadari itu adalah pelacur yang selalu bisa berganti -ganti pasangan setiap menit dan detik. Memperbudak libido untuk kenikmatan -kenikmatan seks yang terus bertambah dan tak pernah berkurang sedikitpun.
Mari kita bakar dan bubarkan saja surga itu jika hanya sebagai lokalisasi dan seksual bebas para bidadari yang bugil. Tidak usahlah ada Surga. Jika dengan itu kalian mencabik -cabik rasa kemanusiaan terhadap sesamamu.
Kalian mungkin lupa. Kalian mengejar Surga tapi menciptakan neraka dalam kehidupanmu di dunia. Surga yang mana yang kalian kejar dengan membantai pemeluk agama kristen yang juga adalah sesama manusia dan saudara kita.
Agama itu untuk kemanusiaan. Apa artinya jika agama kalian jadikan alat untuk memberangus dan penghancur massal. Tuhan tidak butuh agamamu. Tapi Tuhan butuh akhlaqmu kepada sesama makhluk hidup. Maka Islam di tetapkan Tuhan menjadi agama (addien) bukan untuk mengislamkan seluruh dunia tapi memberikan kedamaian dan rahmat bagi semesta raya. Maka Tuhan pun mengutus seorang Rasul yang bernama Muhammad SAW. untuk menyempurnakan akhlaq manusia. Terus Rasul yang mana yang kalian ikuti jika akhlaqmu sedemikian bobroknya.
Kamar mayat setempat penuh sehingga jenazah-jenazah ditumpuk di lorong rumah sakit.potongan -potongan tangan -tangan yang mungil, potongan kepala yang terpisah, kaki yang hilang dengkulnya, semakin membuatku hanya bisa berderai dan menangis batin ini. Tuhan sudah sepantasnya memberimu dekap kemesraan dan surga yang sesunguhnya yang paling pantas untuk kalian adik-adikku yang kristiani. Semoga Yesus terus menuntunmuu, menerbangkan ruhmu menuju keharibaan Allah Rabb Al Izzati.

About Muhammad Assiry

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung di Pesantren Seni Kaligrafi Al Quran, silahkan meninggalkan pesan, terima kasih


Top