Slider[Style1]

PSKQ dalam Liputan

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Style6

Style7

Style8

Style9

Assiry gombal mukiyo, 25 April 2015


Ayat pertama Al Quran adalah perintah membaca( iqra'). Pada tanggal 24 april bertepatan dengan "Hari Buku", tentunya kita perlu meningkatkan kembali kualitas kita dalam membaca. Membaca apa saja, membaca dalam dalam konteks alam modern ini bisa dari buku, baik buku fisik maupun buku digital. Pun membaca bisa diartikan dengan belajar dari alam semesta yang sangat luas ini.

Dalam membaca dan belajar itu kita juga harus bisa jujur, misalnya kalau terbukti evolusi itu benar, ya jangan "ngotot" menentang evolusi. Karena terbukti bahwa manusia adalah sepupunya simpanse, bonobo ya harus kita akui bahwa kita sepupu dengan mereka. Dan juga terbukti bahwa semua yang ada di bumi ini awalnya berasal dari hewan bersel satu yang berevolusi miliaran tahun.

Maka bacalah buku sebanyak-banyaknya, bacalah Al Quran, Injil, Veda, Tipittaka, Das Kapital, God Delusion, Wealth of Nation, Physics of The Future, Animal Liberation, Ziarah ke Makam Tuhan, dan sebanyak-banyaknya buku yang mampu kamu baca jangan cuma baca buku komik dan kartun Naruto.
Karena pada akhirnya kita yang akan menginternalisasi semua bacaan tadi, sesuai dengan tingkat pemahaman pribadi masing-masing.

Kita akan bisa melihat bagian mana dari setiap buku itu yang rasional, mana yang irrasional, mana yang patut dijadikan pegangan hidup, mana yang perlu dibuang di tempat sampah peradaban.

Kesalahan manusia terbesar adalah ketika dia berhenti membaca, berhenti mencari ilmu. Atau ada juga kesalahan cukup fatal yaitu membaca bacaan hanya yang sesuai dengan agamanya saja atau ideologinya.
Padahal mengerti akan agama atau isme atau ideologi lain adalah sangat penting agar terjadi sintesa peradaban. Karena "kebodohanlah" sebenarnya yang menjadikan diri kita serigala bagi orang lain. Hanya karena berbeda pandangan, pemikiran dan bahkan agama pertumpahan darah dan permusuhan selalu saja terjadi.

Membaca adalah cara termudah agar kita tidak terkungkung oleh pemikiran sempit, yang ditekankan kepada kita oleh lingkungan, oleh tokoh -tokoh agama yang seringkali salah menafsirkan ayat, oleh masyarakat, dan bahkan oleh negara.

Membaca akan membuat pikiran kita terbang dan melihat matriks kehidupan yang jauh lebih kompleks, mendalami pemikiran manusia lain yang kemungkinan jauh lebih pintar daripada kita atau jauh lebih bodoh daripada kita.

Membaca akan menambah pengertian kita, pengertian yang akan membuat kita lebih cerdas jika bacaan kita bermutu, dan setidaknya mengerti dan sedikit banyak memaklumi kebodohan manusia lain yang belum banyak membaca dan belajar.

Bacalah dan marilah terus belajar, karena sungguh manusia yang tidak membaca dan belajar adalah "jerangkong hidup" belaka.

About Elsya Vera Indraswari

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung di Pesantren Seni Kaligrafi Al Quran, silahkan meninggalkan pesan, terima kasih


Top