Slider[Style1]

PSKQ dalam Liputan

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Style6

Style7

Style8

Style9

Assiry gombal mukiyo, 08 Maret 2015



Sebagian besar orang memilih jalan yang salah dan berakhir dengan tingkat kebosanan yang mengerikan. Jika anda heran dengan berita bunuh diri seorang anak yang bapak ibunya kaya raya, berkuasa dan terhormat maka inilah penyebabnya, karena mereka ngga bisa menikmati hidup.

Menaikkan standar hidup pada akhirnya justru berakhir dengan kebosanan. Setelah wagiu, maka anda akan mencoba babigiu, ayamgiu, hiugiu, kelelawarqiu, tikusqiu, RWgiu dan giu giu lainnya. Proses menaikkan standar ini begitu mudah dan begitu berulang-ulang. Hal yang sama setiap kali, hanya beda di harganya saja. Begitu sering sehingga anda berpikiran dengan uang bisa membeli segala-galanya.

Hal ini benar kecuali membeli kebahagiaan dan kenikmatan hidup. Memang benar anda bisa membeli kenikmatan hidup dengan rumah mewah, mobil mahal, gadget terbaru atau Wanita Idaman Lain. Tapi semua itu akan berakhir dengan kebosanan. Terkadang" tambah sugih malah iso tambah bosen". paradox kehidupan yang tidak dipahami oleh kita yang hidupnya pas-pasan.

Pertanyaannya adalah apa yang sebenarnya mengisi hidup kita ?Bukan masalah kekayaan tidak membawa kebahagiaan. Jika anda menebak bahwa tulisan saya itu anti sukses maka anda juga salah. Saya berpendapat dan mengharuskan bahwa setiap orang harus hidup berkecukupan. Gak ada enaknya tiap hari makan tahu tempe ! Gak enak juga "nek" tiap awal bulan terima bayaran cuman mampir sedilut terus dibuat bayar utang ! Asli gak ada nikmatnya ! Belum lagi gegeran ambek bojo gara-gara uang !!

Anda harus menaikkan standar hidup anda yang pas-pasan ke hidup yang berkecukupan dulu. Jangan mau hidup hanya karena belas kasihan orang lain dan bergantung dengan utang ! Anda harus jadi orang cukup, syukur-syukur kalo bisa lebih !

Anda juga salah jika berpikiran tidak bisa menikmati hidup dengan keadaan seperti saat ini ! Saya tidak ngomong bekerja hanya untuk bayar utang itu harus dinikmati. Salah besar itu ! Cara hidup anda salah, ngapain hutang ? Karena kebutuhan hidup ? Karena bayarannya kurang ? Tidak mungkin ! Setiap manusia dipelihara oleh Tuhan pencipta langit dan bumi. Hanya saja mungkin anda telah menyia-nyiakan anugerahNya. Ketika sukses anda berfoya-foya dan berpikir hartamu tidak akan habis 7 turunan. Ketika berada di titik terendah dalam kehidupan anda memilih mengambil jalan pintas !

Ketika memiliki pilihan menyimpan atau menghabiskan anda memilih bersenang-senang. Ketika anda bisa memilih membayar hutang atau bersenang-senang anda pilih menyenangkan diri sendiri. Ketika anda bisa memilih menaikan atau menurunkan standar hidup untuk menekan kebosanan, anda memilih menaikannya. Pendeknya anda benar-benar hanya memikirkan saat ini saja. Masa depan ? Nanti dulu deh.

Jadi, jika saat ini hidup anda serba minus dan membaca tulisan ini seraya berkata dalam hati...aahhh saya tak belajar menikmati hidup saya karena Assiry gombal mukiyo menyarankannya maka anda tidak menangkap maksud saya. Perbaiki dulu pola hidup anda, prioritaskan mana yang benar-benar penting dan abaikan segala hal yang tidak penting tetapi seakan-akan penting.

Berjuta cara menuju pembahagiaan hidup dan bagaimana menikmati hidup.
Semua kembali pada diri kita sendiri bagaimana mensikapi setiap hidup yang anda runut.

Illustrasi:
Banyak cara yang dilakukan orang untuk menikmati hidup, seperti contoh kecil inilah cara Alumni SMA Muhammadiyyah Kudus angkatan 2005 yang menikmati hidup dengan berkumpul bersama para Alumni sekitar 90 orang lebih, makan -makan enak tapi murah bersama keluarga tercinta, nyanyi karouke dan juga disuguhi live Music yang penuh suka cita di Arjuna Rest &Assiry Gallery yang terletak di Kampus UMK ngulon sithik.

About Elsya Vera Indraswari

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung di Pesantren Seni Kaligrafi Al Quran, silahkan meninggalkan pesan, terima kasih


Top