Slider[Style1]

PSKQ dalam Liputan

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Style6

Style7

Style8

Style9

assiry,2013

Dalam suasana gegap gempitanya paham kebebasan dan – meminjam istilah Taufik Ismail -- ”Gerakan Syahwat Merdeka” di Indonesia, memang suara-suara yang menyerukan agar manusia Indonesia menjadi manusia-manusia yang lebih adil dan beradab menjadi tenggelam. sedang marak-maraknya promosi aneka ragam miss, ada Miss Kacamata Rayban, Miss Jengki, Miss Fiat, Miss Pantai,Miss hot, Miss celana kolor di samping pemilihan ratu ayu daerah, ratu ayu Indonesia, yang langsung dikaitkan dengan berbagai jenis keratuan internasional. Dan semuanya, demi manfaat dan kegunaan (pariwisata) serta keharuman nama dan martabat Indonesia. Apa betul begitu?

Wong ya Pemilihan ratu-ratuan seperti yang dilakukan sampai sekarang adalah suatu penipuan, di samping pelecehan terhadap hakikat keperempuanan dari makhluk (manusia) perempuan. Tujuan kegiatan ini adalah tak lain dari meraup keuntungan berbisnis, bisnis tertentu; perusahaan kosmetika, pakaian renang, rumah mode, salon kecantikan, dengan mengeksploitasi kecantikan yang sekaligus merupakan kelemahan perempuan, insting primitif dan nafsu elementer laki-laki dan kebutuhan akan uang untuk bisa hidup mewah. Sebagai pelaku usaha meskipun kecil-kecilan yang bergerak di bidang seni dan lainnya saya tidak a priori anti kegiatan bisnis. Adalah normal mencari keuntungan dalam berbisnis, namun bisnis tidak boleh mengenyampingkan begitu saja etika. Janganlah menutup-nutupi target keuntungan bisnis itu dengan dalih muluk-muluk, sampai-sampai mengatasnamakan bangsa dan negara.
Jika yang mnjadi juri Miss Universe ini adalah para juri dari bangsa malaikat maka saya jamin mereka tidak akan 'ngaceng' .Jelas yang pasti mwereka tidak memiliki kelamin dan juga nafsu.Tapi ini yang mnjadi Juri adalah cukong -cukong dan mafia pnjahat kelamin kelas kakap .Trus pertanyaan saya .Apa mereka nda ngaceng ??

Wanita yang terjebak ke dalam kontes ratu-ratuan, tidak menyadari dirinya telah terlena, terbius, tidak menyadari bahaya yang mengancam dirinya. Itu ibarat pemabuk atau pemadat yang melupakan begitu saja zat -zat racun dan adiktif yang jelas merusak kesehatannya.Pendek kata kalau di zaman dahulu para penguasa (raja) saling mengirim hadiah berupa perempuan, zaman sekarang pebisnis yang berkedok lembaga kecantikan, dengan dukungan pemerintah dan restu publik, mengirim perempuan pilihan untuk turut ”meramaikan” pesta kecantikan perempuan di forum internasional. Padahal kalu boleh tahu mereka ditelanjangi ,difoto dalam berbagai adegan dan pose menantang . katanya untuk menambah nama harum bangsa ini.Harumnya sampai mengalahkan bunga bangkai.

Perempuan tentu boleh tampil cantik. Tapi, saya mengingatkan tiga hal saja . Pertama, jangan ia diumbar, dibiarkan untuk dieksploitasi seenaknya oleh orang/pihak lain hingga membahayakan dirinya sendiri. Kedua, jangan memupuknya secara berlebihan, karena bagaimana pun kecantikan itu hanya setebal kulit. Ketiga, kecantikan yang dipupuk dan lalu dijadikan standar personalitas perempuan berpotensi menjadi liang kubur bagi perempuan itu sendiri.

Namun tampil berbaju renang melenggang di catwalk, ini soal yang berbeda. Gadis itu bukan untuk mandi, tapi disiapkan, didandani, dengan sengaja, supaya enak ditonton, bisa dinikmati penonjolan bagian tubuh keperempuanannya, yang biasanya tidak diobral untuk setiap orang. Jadi jangn salah jika saya katakan inilah "MISS WORD SYAHWAT INDONESIA."

Peserta kontes kecantikan itu sama dengan sapi perah: setelah dibersihkan lalu diukur badan termasuk buah dada (badan)nya dan kemudian diperas susunya untuk dijual, tanpa menyadari bahwa dia sebenarnya sudah dimanfaatkan, dijadikan sapi perah. Untuk kepentingan dan keuntungan siapa? yang pasti keuntungan sang kanjeng Mas mafia.
Terhadap orang yang menyatakan bahwa yang dinilai dalam kontes kecantikan bukan hanya kecantikannya, tetapi juga otaknya, sikapnya, dan keberaniannya. Itu omong kosong dan pepesan kosong. Semua itu hanya embel-embel guna menutupi kriterium kecantikan yang tetap diunggulkan. Percayalah .........., tidak akan ada gadis sumbing yang akan terpilih menjadi ratu betapa pun tinggi IQ-nya, terpuji sikapnya atau keberaniannya yang mengagumkan, apalagi gadis cacat .
Padahal hakikat kecantikan bukan terletak pada kulit yang paling 15 tahun pasti saya jamin berubah mengkerut.

Terhadap alasan kegunaan kontes ratu kecantikan untuk promosi wisata dan penarikan devisa,itupun sebagai wishful thinking belaka, untuk menarik simpati masyarakat dan dukungan pemerintah. Kalau keamanan terjamin, jaringan transpor bisa diandalkan, sistem komunikasi lancar, bisa on time, pelayanan hotel prima, maka keindahan alam Indonesia saja cukup bisa menarik wisatawan.

Lalu, apa jalan keluarnya? ”Stop all those nonsense! Hentikan semua kegiatan pemilihan ratu kecantikan yang jelas mengeksploitasi perempuan dan pasti merendahkan martabatnya! Tapi kalau perempuan sendiri ngotot , bernafsu ,bergairah melakukan perbuatan yang tercela itu karena kepentingan materi sesaat tanpa mempedulikan masa depan bangsa dan moral Negeri ini mau apa lagi...Boh karepmu dewe modar -modaro dewe .Susah mnasehati perempuan yang sudah dimabuk kepayang dengan ajang -ajang pamer .maklum permpuan memang hampir rata -rata suka pamer.

Kalaupun gadis-gadis kita yang cantik jelita lagi terpelajar, cerdas dan terampil serta berbudi pekerti terpuji dan berani, masih berhasrat menyalurkan energinya yang menggebu-gebu ke kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Maka siapkanlah diri anda agar menjadi IBU yang ideal, memenuhi perempuan yang sebenarnya dalam keluarga, perannya yang paling alami. Jadi bukan peran sembarangan, karena mendidik makhluk ciptaan Tuhan yang dipercayakan oleh Tuhan kepadanya. Jangan anggap bahwa mengasuh, membesarkan dan mendidik anak secara benar bukan suatu pekerjaan yang terhormat. Pekerjaan ini memang tidak menghasilkan uang, pasti tidak membuahkan popularitas, tentu tidak akan ditampilkan oleh media massa dengan penuh kemegahan, tetapi ia pasti mengandung suatu misi yang suci. Menjadi Ibu untuk anak -anak yang santun dan cerdas.Jika anda bisa seperti itu maka saya nobatkan anda adalah Ratu bagi masa depan yang gemilang yang akan selalu dikenang dan mengalir pujian Tuhan untuk kalian

About Muhammad Assiry

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung di Pesantren Seni Kaligrafi Al Quran, silahkan meninggalkan pesan, terima kasih


Top