Slider[Style1]

PSKQ dalam Liputan

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Style6

Style7

Style8

Style9

PSKQ Modern, 03 Oktober 2018

Ustadz Muhammad Assiry dan Ibunda Kadarsih


Uwais Al Qarni menggendong Ibunya berjalan kaki dari Yaman ke Makkah! Subhanallah, alangkah besar cinta Uwais pada ibunya itu. Ia rela menempuh perjalanan jauh dan sulit, demi memenuhi keinginan dan pembahagiaan yang mendalam kepada ibunya. Uwais berjalan tegap menggendong ibunya ritual thowaf di Ka’bah. Ibunya terharu dan bercucuran air mata telah terkabul melihat Baitullah. 

Begitupun juga Uwais, perasaan Uwais haru dan menemukan puncak kebahagiaannya setelah berhasil mengabulkan cita-cita dan keingingan ibunya yang renta itu. Proses dan pengorbanan yang besar pun harus dilewati Uwais dengan bersusah payah berbulan- bulan naik bukit dan turun bukit menggendong domba yang ia lakukan setiap hari untuk melatih fisiknya ketika ia harus menggendong Ibunya berbulan-bulan berjalan kaki menunaikan ibadah haji menuju ke mekkah dan ziarah makam Nabi di Madinah. 

Oh bahagianya hati ibunya Uwais. Itulah barangkali yang dirasakan juga oleh Kang Assiry panggilan akrabnya yang juga sebagai pendiri Kampung Kaligrafi dan Tahfidz Undaan Lor, Kudus Jawa Tengah, ketika ia bisa berangkat haji sekaligus menghajikan Ibunya dan membadalkan haji kepada Bapaknya yang sudah almarhum. Berbahagialah bagi siapapun yang telah membahagiakan dan menggembirakan hati ibunya seperti yang dilakukan oleh Uwais. Itulah yang memotivasi Kang Assiry untuk terus birrul walidain. 
Semoga Ibunya Kang Assiry Ibu Hj. Kadarsih dan Bapaknya Bp. H. Sudiro Yasir almarhum dianugerahi oleh Allah sebagai haji yang mabrur dan mabruroh. Amiiin. 

"Berkah kaligrafi Al Quranlah saya bisa berangkat menunaikan ibadah haji dan sekalian Ibu dan Bapak Almarhum. Bagi Santri dan siapapun yang ikut berjuang, belajar dan terus khidmah membumikan Al Quran dengan seni kaligrafi di PSKQ Modern saya mendoakan insya Allah semuanya akan menyusul ibadah haji". Inilah sambutan Kang Assiry di hadapan para Santri PSKQ Modern sepulang Haji yang disambut riuh suara "Amiiin..." oleh Santri PSKQ modern pada tgl.6 September 2018, sehabis sholat Isya' berjamaah. 

Kang Assiry menambahkan dengan lantunan doa-doa yang intinya adalah bahwa usaha nyata dengan belajar kaligrafi dan tahfidz quran secara bersungguh-sungguh dan berdoa memohon kepada Allah semoga Ia yang Rahman dan Rahim terus menguati para Santri PSKQ Modern baik secara fisik maupun materi agar kelak mereka juga bisa membahagiakan dengan mengantarkan orang tua mereka ke Mekkah Madinah menggendong dan terbang menunaikan ibadah haji.

Benar apa yang sabdakan oleh Rasulullah Saw "alaikum bihusni al khath fainnahu min mafaatihi arrizqi" yang artinya: Hendaklah kalian belajar nemperbagus tulisan kaligrafi Al Quran sesungguhnya dengan sebab itu niscaya terbukalah pintu-pintu rizki engkau raih. 

Tentu tidak ada keraguan lagi bagi siapapun biar tidak ogah atau malas-malasan mendalami dan mempelajari kaligrafi secara total. Karena apapun kalau setengah-setengah hasilnya pun juga tanggung. 

Semoga cerita dan liputan dari team redaktur PSKQ Modern ini bukan untuk tujuan pamer atau membanggakan diri karena ibadah haji adalah ibadah yang privat. Hanya Allah yang memberikan kemabruran atas ibadah Haji dan kedua orang tua Kang Assiry. Tetapi cerita dan kisah ini semoga bisa kita ambil sisi positifnya bahwa keberhasilan apapun yang diraih Kang Assiry tidak lepas dari perjuangan yang berat dan berliku juga doa dan tirakat yang kuat bertahun-tahun. Teruslah berjuang setelah itu bertawakkallah kepada Allah Swt. 

-----------------------------------------------
Admin Redaktur liputan Pskq Modern

About Muhammad Assiry

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung di Pesantren Seni Kaligrafi Al Quran, silahkan meninggalkan pesan, terima kasih


Top