Slider[Style1]

PSKQ dalam Liputan

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Style6

Style7

Style8

Style9

PSKQ Modern , 27 April 2018






Apakah karya para Juara lomba kaligrafi Internasional AL BARAKA itu asli goresan tangannya atau mengambil huruf - huruf kaligrafi dari karya Sami afandi atau master lain dengan bantuan komputer atau picsay pro dan semacamnya atau foto Copy kaidah Master? Hanya Allah dan penulisnya yang tahu.
Setiap karya memang harus dipertanggung jawabkan keaslian hurufnya. Apalagi ini menyangkut prestasi Dunia. Saya tidak punya keberanian untuk membela siapapun. Pada perdebatan yang sengit ini Mr.Zuhair Azzara'i menyangsikan beberapa karya para juara yang dianggap kaidah huruf kaligrafinya menjiplak dengan memakai media komputer yang saya sebut tadi. Perlu juga Mr. Zuhair ini diajak piknik ke Indonesia biar bisa lihat kedasyatan para peserta kaligrafi MTQ yang membuat karya dengan cepat tapi indah.
Keaslian goresan tangan para juara yang akan membuktikan kebenarannya ketika membuat karya langsung jadi. Perlombaan dengan cara dikirim ini memang sangat rentan orisinalitas karya. Bisa jadi karya yang dikirim tersebut tidak asli alias menjiplak karya master dengan bantuan komputer.
Diakui atau tidak saya sering menemukan karya yang demikian. Yang menggunakan program komputerisasi untuk menemukan kaidah yang proporsional, hanya biar karyanya menjadi juara meskipun saya mengetahuinya tapi lebih baik saya diam. 
Atau dengan cara lain misalnya foto copy huruf perhuruf kaligrafi dari karya master kemudian dijiplak.

Ayo semoga para Kaligrafer Indonesia yang lainnya terus belajar dengan gigih. Jangan hanya karena ingin juara kemudian menggunakan cara instan dengan menjiplak huruf perhuruf karya Master dengan komputer dan mengandalkan picsay pro atau program lainnya. Karena Ini akan merugikan karier anda sendiri ke depan.
Sepertinya perlu juga ini Lomba kaligrafi Internasional ALBARAKA ini melakukan test uji coba dengan mengundan para pemenang untuk menggores langsung lauhah tersebut kalau kaidah khatnya tidak sama berarti kan bisa disimpulkan menjiplak dengan alat bantu tadi. Atau mengadakan semacam lomba kaligrafi langsung atau on the spot seperti MTQ di Indonesia, biar ketahuan mana yang asli bisa nulis dan mana yang abal- abal.

About Muhammad Assiry

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung di Pesantren Seni Kaligrafi Al Quran, silahkan meninggalkan pesan, terima kasih


Top