Slider[Style1]

PSKQ dalam Liputan

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Style6

Style7

Style8

Style9

Kamis, 26 Oktober 2017
Muhammad Assiry
Kacung PSKQ Modern





Ayyatuhan nafsul muthaminnah irji’ii ila robbiki rhodhiyatan mardhiyyah fad-khuli fi ‘ibaadi wad-khuli jannati.

Saya ucapkan innalillahi wainna ilaihi Raji'un. Kami dari keluarga besar PSKQ Modern ikut berbela sungkawa dalam duka dan bahagia. Kami ikut berduka atas berpulangnya Bapak Sudaryono ke pangkuan Allah SWT.

Saya berduka karena Bapak Sudaryono adalah Suami dari Ibu Sumijah yang selama ikut andil besar baik lahir maupun bathin menemani dalam mengarungi bahtera keluarga hingga melahirkan tokoh besar sekaliber guru kami Ustaz H.Purwanto zain.

Sedangkan Kebahagiaan saya adalah ketika saya meyakini bahwa Bapak Sudaryono bukan saja memilki unsur Imam atau kepemimpinan, tetapi benar-benar sebagai Bapak yang dipanggil dan menghadap Allah untuk masuk di dalam golongan orang yang benar-benar menghamba kepada Allah dan masuk surgaNya.

Bapak Sudaryono minimal memiliki tiga kesucian. Suci sebagai Imam yang bertanggung jawab, perkasa sebagai Suami yang sukses membesarkan 7 orang anaknya dan yang ketiga adalah menjadi teladan hingga layak disebut sebagai ayah bagi anak-anaknya.

Karena tiga kesuciannya itu, Allah sudah meluluskan Bapak Sudaryono untuk memasuki gerbang disetiap pintu -pintu syurga .Tak ada kata semoga, sebab Bapak Sudaryono kontan sudah berada di Surga bersama Bapak Adam, Nabi Muhammad dan para kekasih Allah.

Hari ini saya berduka dalam bahagia dan berbahagia dalam duka. Justru kami semua dan keluarga besar PSKQ Modern memohon doa kepada Bapak Sudaryono agar kelak kami semua bisa berkumpul dengan engkau Bapak Sudaryono. Kami adalah insan-insan yang kerdil dan berlumur kenistaan. Sedangkan engkau memasuki syurga yang tanpa perlu dihisab lagi. Engkau sudah lulus menjalankan tugasmu sebagai Ayah, Pemimpin dan Imam bagi Keluarga yang bertabur rahmat dan kebahagiaan.

Tidak berlebihan jika saya berbicara seperti itu. Saya menyadari dan meyakini betul bahwa kesuksesan Guru kami Ustaz H. Purwanto Zain dalam berdakwah bil qalam dengan berbagai media dan berhasil mengkader ratusan Murid Kaligrafi adalah sebab dari peran dibalik layar Bapak Sudaryono yang sederhana dan bersahaja.

Selamat jalan Bapak Sudaryono taburan doa untukmu menghantarkanmu disambut ribuan Malaikat dan Rasulullah SAW ke Surga.

====================================================
Illustrasi: Bersama para guru saya Ustazuna H.Nur Syukran, Ustazy H.Purwanto Zain dan Ustazy H.Umar di kediaman Bapak Sudaryono Almarhum setelah mengantarkan jenazah ke makam.

About Muhammad Assiry

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung di Pesantren Seni Kaligrafi Al Quran, silahkan meninggalkan pesan, terima kasih


Top