Slider[Style1]

PSKQ dalam Liputan

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Style6

Style7

Style8

Style9

Muhammad Assiry, 2 September 2017








Ada temen saya sepulang dari haji saya panggil tanpa memberi embel -embel "Haji" kemudian mlengos ngga mau lihat saya. Saya jadi ketawa sendiri.


Ini bisa disebut mabuk spiritualisme. Dengan beribadah ritual merasakan kenikmatan ruhani. Sayang banyak yang mabuk dan lupa diri. Melupakan tetangganya yg mungkin ada yang kelaparan. Melupakan saudaranya yang mungkin sedang kesusahan, melupakan keluarganya yang mungkin sedang kesulitan, melupakan anak buah atau karyawannya yang sedang kesusahan melupakan begitu banyak anak yatim, anak jalanan, orang miskin, janda jompo dan para pejuang fisabilillaah yang membutuhkan nafkah di jalan Allaah tersebut dari pada untuk biaya berhaji berkali- kali.

Jika sdh benar-benar memahami makna ibadah maka Ibadah Horizontal dan vertikalnya akan seimbang. Bahkan wujud Nyata Spiritualisme dgn Tuhannya adalah tawadu dalam beribadah ritual dan bermamfaat untuk ummat dan alam. Wallohualam bioshowab.

About Muhammad Assiry

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung di Pesantren Seni Kaligrafi Al Quran, silahkan meninggalkan pesan, terima kasih


Top