Slider[Style1]

PSKQ dalam Liputan

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Style6

Style7

Style8

Style9



PSKQ Modern, 21 Maret 2015


Masjid Al Atiq diyakini menjadi masjid tertua di seluruh Jakarta. Tetua setempat meyakini masjid didirikan tahun 1632 M/1053 H. Pendirinya adalah pasukan Sultan Ageng Tirtayasa (Banten) yang tengah berperang dengan VOC.

Namun itu bukan satu-satunya versi. Pihak lain menyebut Masjid Jami Al Atiq dibangun lebih awal, sekitar tahun 1500-an oleh Sultan pertama Banten, Maulana Hasanudin yang juga putra dari Sunan Gunung Jati. Saat itu masjid ini diberi nama Masjid Kandang Kuda, karena letaknya di perkampungan tukang sado. Pasukan Sultan Ageng kemudian membantu merenovasi masjid tersebut. 

Yang percaya versi ini umumnya menunjuk struktur dan arsitektur masjid yang tak banyak beda dengan masjid-masjid buatan Walisongo yang berada di Jawa Tengah. Atapnya berbentuk prisma sedangkan penyangganya dulunya terbuat dari kayu jati, yang sayang kini telah dipugar berganti dengan beton-beton berlapis keramik atau marmer.

Dikatakan seperti masjid Demak. Satu komponen masjid yang tetap dipertahankan adalah trisula masjid yang berada puncak menara masjid. Sementara komponen peninggalan-peninggalan kuno lainnya sudah diserahkan kepada Pemprov DKI untuk kemudian ditempatkan di dalam museum.
 

Masjid yang diberi nama oleh Gubernur DKI tahun 1970-an ini memiliki misteri yang sampai saat ini belum diketahui kebenarannya yaitu tulisan kaligrafi yang berada di atas mimbar khotib yang ternyata sampai sekarang belum diketahui apa tulisannya

About Elsya Vera Indraswari

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung di Pesantren Seni Kaligrafi Al Quran, silahkan meninggalkan pesan, terima kasih


Top