Slider[Style1]

PSKQ dalam Liputan

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Style6

Style7

Style8

Style9



Oleh; Assiry presiden kaligrafi,2013


Iblis pasti bukan tidak tahu bahwa Indonesia adalah negeri yang penduduknya paling memiliki kedekatan dengan Allah SWT.Jumlah Hajinya terbanyak seluruh dunia. Sangat rajin bikin pengajian massal, majlis ta’lim, istighotsah, yasinan dan tahlilan, mau kursus shalat khusyu juga ada tempatnya meskipun harus bayar pakai uang,laha wong mau khusu ko pakai bayar,untuk bermesraan sama pacar kita Tuhan ko ngeluarin modal tapi ok lah kita tetap menghargai setiap langkah individu itu hak mereka uang-uang mereka,duit pun yang nyari mereka sendiri,masalah buat looo....?? heheheh..... , biro pengelolaan kalbu, tafsir-tafsir aplikatif dari surah dan ayat-ayat quosi emosi dan spirit,bimbingan baca alquran dan kursus kaligrafi yang mulai menjamur di mana -mana. dan berbagai aktivitas keagamaan lainnya yang iblis ampun-ampun untuk berani menerobosnya karena saking takutnya dengan penduduk pribumi ini yang sangat agamis kultur dan tradisi budaya di kawinkan dengan ajaran agama,sehingga iblispun juga hampir lupa memakai celana dalamnya sebagai budaya masyarakat indonesia kekinian menggantikan popok, pampers atau bahkan koteka bagi para saudara tua kita di papua.


Kita sering ribut untuk hal-hal yang kecil,untuk persoalan -persoalan ketatanegaraan dan emansipasi budaya yang sederhana,gara -gara tetangga kita buat gereja kemudian ormas -ormas yang mengatas namakan agama kemudian menyegelnya..lha wong agama ko di atur Negara,biarlah setiap individu menentukan aturan kepercayaan dan keyakinannya sendiri,mau kelaminnya berbeda- beda ukuran itu privasi masing -masing warga negara,mau pakai celana dalam atau tidak itu juga personaliti,tak perlu negara ikut -ikutan ngatur-ngatur seberapa standar panjang kelamin warga negaranya ....

Agama itu kan privasi yah begitulah saya menyerupakannya...uruslah kelaminmu sendiri kami juga akan mengurus kelamin sendiri,tidak perlu saling mengintip,tak perlu tau apa yang di yakini untuk menyamankan posisis kelaminnya masing-masing. Pluralisme beragama lebih kepada saling menghargai (nguwongke) perbedaan -perbedaan sebagai bagian dari rahmat,toh Tuhan sendiri yang memperkaya khasanah perbedaan keyakinan manusia.

About Elsya Vera Indraswari

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment

Terimakasih telah berkunjung di Pesantren Seni Kaligrafi Al Quran, silahkan meninggalkan pesan, terima kasih


Top