PSKQ Modern, 21 Desember 2018
Mushaf Taskhent adalah Mushaf Usman bi 'Affan?
Dalam misi penahlukan Armenia, di sebuah kota di Azerbaijan, Khuzaifah
bin Yaman sebagai panglima perang, menyaksikan ada perselisihan antara
pasukan muslim dari Irak dan pasukan dari Syam dalam cara membaca
Al-Quran. Perselisihan ini terjadi karena diantara mereka berbeda dalam
membaca Al-Quran, pasukan dari Irak mengikuti bacaan yang diajarkan oleh sahabat Ibn Mas'ud, sementara pasukan Irak mengikuti bacaan Abu Dar'da.
Atas peristiwa ini Panglima Perang itu melapor ke Sayyidina Usman, ”
Selamatkanlah ummat ini sebelum mereka terlibat dalam perselisihan dalam
masalah Al-Qur’an sebagaimana perselisihan orang-orang Yahudi dan
Nashrani”.
Melihat situasi yang mengkwatirkan, akhirnya Sayidina
Usman membuat kebijakan untuk membentuk tim "pengumpulan" Al-Quran
dengan menunjuk Zaid bin Tsabit, sebagai pimpinan tim, beliau adalah
pencatat wahyu Nabi Muhammad Saw. Tugas tim ini adalah menyalin kembali
mushaf Al-Quran dengan menyatukan tulisan-tulisan yang ada diantara para
sahabat dan atas dasar memori hafalan para sahabat.
Salah satu
kebijakannya adalah agar mengacu kepada mushaf Abu Bakar yang ada
ditangan Hafshoh, putri Umar bin Khattab, serta menyatukan beberapa
varian bacaan (qira'at) dalam satu tulisan, terkecuali yang tidak bisa
dirangkum dalam satu kata, misalnya (al-Baqarah, 133) kata وسارعوا
menurut riwayat imam warsy سارعوا tanpa wawu, maka ditulis tersendiri
dalam satu mushaf dengan riwayat bacaan yg sama.
Menurut beberapa
riwayat, Sayidina Usman berhasil menulis 6 salinan mushaf kemudian
dikirim ke Mekah, Syam, Basrah, Kufah, Madinah, dan satu lagi mushaf
Imam, yang beliau simpan sendiri.
Dari sisi bentuk tulisan, mushaf
Al-Quran pada masa Usman masih belum menggunakan berbagai macam tanda
baca, baik penanda huruf yg dilambangkan dengan titik-titik ataupun
penanda harokat. Kaligrafi masih menggunakan Khot Hijazi, yakni bentuk
tulisan aksara Arab dengan garis-garis simetri.
Kembali ke pertanyaan di atas, apakah mushaf Tashkent merupakan salah satu dari keenam mushaf yang ditulis oleh Sayidina Usman?
Penulis: H. Saifuddin Elmi Bayt Quran

Terimakasih telah berkunjung di Pesantren Seni Kaligrafi Al Quran, silahkan meninggalkan pesan, terima kasih
0 Komentar